Uncategorized

Dokter muda yang cinta sastra

Gadis asal Tangse sebuah daerah di Nanggroe Aceh Darussalam, bernama Liza Fathiariani. Baru lulus dari Fakultas Kedokteran Unsyiah di awal Tahun 2012 ini namun dedikasinya terhadap masyarakat dengan melakukan tugas sebagai dokter sudah lebih dalam lagi.

Liza selain bertugas bekerja sebagai dokter dan melakukan pengobatan di daerahnya, sering melakukan penyuluhan ke berbagai sekolah, posyandu, organisasi bahkan kunjungan ke ruma -rumah. Tujuannya sudah pasti ingin memberikan edukasi dan pengetahuan kesehatan, diharapkannya bahwa masyarakat tak hanya tahu tentang solusi pengobatan saja.

Tapi masyarakat harus mengetahui juga cara menjaga kesehatan dengan upaya pencegahan.

Liza selain melakukan penyuluhan langsung tentang kesehatan juga memanfaatkan sosial media untuk membagi ilmu dan pengetahuan kesehatan yang dimilikinya, terutama Blog, semua itu dapat di simak di http://www.daratangse.blogdetik.com

Seorang dokter muda yang menyukai sastra, dari kecil hingga kini suka membuat puisi, cerpen dan artikel. Menurutnya, sastra itu indah dan segala ilmu pengetahuan dapat dengan mudah diserap jika ada penyampaian sastra didalamnya.

Karena sangat menyukai sastra, Liza bergabung dengan forum Lingkar Pena di Aceh. Putri dari pasangan Ibrahim (alm) dan Cut Mariani ini bercita-cita luhur ingin memajukan kesejahteraan kesehatan warga sampai ke pedalaman.

Untuk lebih detail mengenal sosok dokter muda ini, yuk kita simak obrolan bersamanya ;

1. Kenapa nama akun blognya bernama Daratangse?
“Daratangse itu artinya gadis Tangse. Awalnya terinpirasi dari sebuah lagu Aceh yang dinyanyikan Yakob Thailah, judulnya Dara di Tangse. Lagu itu menceritakan tentang kisah cinta seorang lelaki dengan dara Tangse dan cukup populer pada tahun 1999-2000. Jadi, teman-teman yang di berasal dari luar Tangse memanggil saya dengan sebutan dara Tangse. Waktu membuat akun di blogdetik tiba-tiba saja terpikir nama ini. Menarik juga kalau dijadikan akun.” Katanya sambil menambahkan icon senyum.

2. Sejak kecil punya cita-cita jadi dokter?
“Yup. Sejak kecil saya memang cita-cita menjadi dokter. Karena pekerjaan yang hebat di mata saya waktu itu adalah dokter dan guru. Pernah juga terpikir menjadi pembawa acara berita di televisi seperti Tengku Melinda. Kebetulan saat itu hanya ada siaran TVRI dan Tengku Melinda sering membaca berita dan ia terlihat sangat keren di mata saya.”

3. Setelah menjadi dokter , apa harapan Liza dalam pengabdian kepada masyarakat?
“Alhamdulillah sekarang saya telah menjadi dokter dan InsyaAllah bulan Mei akan melaksanakan internship di Rumah Sakit Kabupaten serta Puskesmas di daerah pedalaman. Sebuah amanah yang sangat besar. Harapan ke depan adalah seluruh masyarakat di Indonesia mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang memadai. Tidak ada lagi orang yang berkata; “saya tidak memiliki biaya untuk berobat ke rumah sakit.” Selain itu yang harus digaris bawahi adalah ketika kita berbicara tentang kesehatan maka bukanlah kuratif (pengobatan) penyakit saja yang berperan tetapi promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif. Promosi kesehatan sangat penting untuk memberikan pengetahuan bagi masyarakat tentang cara-cara hidup sehat sehingga penyakitpun dapat dicegah (preventif). Bukankah mencegah lebih baik dari pada mengobati? Hal inilah yang menurut saya masih belum begitu dipahami oleh masyarakat.”
4. Jika ditugaskan di daerah terpencil dalam waktu lama, apakah bersedia?

“InsyaAllah bersedia.”

5. Apa suka duka menjadi dokter?
“Setiap profesi pasti ada suka dan dukanya. Apalagi dokter yang setiap hari berhadapan dengan pasien yang beranekaragam. Sukanya adalah ketika melihat pasien sembuh, melihat pasien memiliki semangat yang tinggi untuk hidup meski sedang menderita penyakit yang berat, ketika advice kita bisa dipahami dan dijalankan oleh pasien, dan ketika pasien menjadikan saya tidak hanya sebagai konsultan penyakitnya tetapi juga rekannya.”

“Kalau duka adalah ketika melihat pasien meninggal. Sedih sekali rasanya apalagi kalau pasiennya meninggal dan saya belum melakukan apa-apa. Namun, semua itu membuat saya sadar bahwa saya hanya manusia yang diberikan Allah ilmu untuk mengobati orang yang sakit sedangkan selebihnya adalah kehendakNya. Semua itu menyadarkan saya bahwa sebagai manusia apapun profesinya tidak boleh sombong karena semua itu adalah milik Yang Kuasa.”

6. Punya ketertarikan dalam dunia sastra?
“Pastinya. Sejak kecil saya suka menulis puisi, kemudian waktu duduk di bangku SMP sampai sekarang saya mulai menulis cerpen. Saking sukanya di dunia sastra saya bergabung dengan Forum Lingkar Pena Aceh.”

7. Apa harapan Liza terhadap dunia kedokteran masa kini?
“Ilmu kedokteran adalah ilmu yang terus menerus berkembang. Sangat banyak penelitian terbaru yang dilakukan para ahli terhadap penyakit dan pengobatannya. Kemudian, pemerintah pun saat ini berusaha agar distribusi dokter merata di semua daerah. Salah satunya adalah dengan menerapkan program internship ke rumah sakit dan puskesmas selama satu tahun untuk para dokter yang baru lulus. Menurut saya ini program yang sangat bagus, sehingga tidak ada lagi daerah-daerah yang kekurangan dokter. Dokter pada hakikatnya adalah orang yang memberikan pelayanan kesehatan, jadi sudah sepatutnya kita memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat sesuai dengan kode etik yang berlaku. Selain itu saya juga berharap pendidikan kedokteran semakin murah dan berkualitas.”

8. Bagaimana cara Liza sosialisasikan ilmu yang dipunyai kepada masyarakat luas?
“Dengan memberikan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat misalnya ketika posyandu atau saat melakukan kunjungan rumah (home visit). Juga memberikan penyuluhan kepada siswa-siswi mulai dari TK sampai SMA dengan mengunjungi sekolah mereka. Saya juga memanfaatkan social media seperti blog sebagai salah satu sarana untuk mensosialisasikan kesehatan.

9. Apakah Liza sudah mempunyai pencapaian dalam hidup? Dalam arti kepuasan dalam mengabdikan diri kepada masyarakat?
“Kalau ditanya tentang kepuasan, sebagai manusia tentunya rasa puas itu sangat sulit dicapai. Apalagi bagi seorang muslim, pencapaian dalam hidup adalah ketika ia syahid di jalanNya. Begitu juga dengan saya. Saya sering membuat resolusi dalam hidup, resolusi yang pada akhirnya akan dievaluasi. Lulus dan menjadi dokter pada awal tahun 2012 adalah salah satu resolusi saya. Alhamdulillah berkat doa dan usaha hal itu tercapai. Sampai saat ini saya merasa apa yang saya lakukan untuk masyarakat masih sangat kurang. Dengan profesi saya sebagai dokter, saya ingin terus berbenah diri agar dapat memberikan yang terbaik untuk mereka.”

10. Apa pesan Liza terhadap generasi muda sekarang?
“Pesan untuk generasi muda sekarang adalah janganlah lalai dengan teknologi. Teknologi ada untuk memudahkan pekerjaan kita. Tetapi jika kita lalai, maka hakikat teknologi yang seharusnya menjadi alat bantu malah menjadi boomerang. Rajin-rajinlah belajar dan jagalah attitude. Tanpa attitude semuanya adalah nonsense.”

11. Apa pendapat Liza tentang generasi muda masa kini?
“Generasi muda masa kini sangat hebat. Mereka mampu melakukan berbagai inovasi dan menghasilkan banyak prestasi. Namun, tidak sedikit juga di antara mereka yang pekerjaannya hanya nongkrong di warung kopi tanpa melakukan sesuatu yang berarti. Banyak juga yang terjurumus ke narkoba. Padahal di pundak para pemudalah bergantung negara ini.”

Bio Data :

Nama : Liza Fathiariani

T.Tgl Lahir : Tangse, 6 Februari 1988
Pendidikan : TK Cut Nyak Dhien Tangse, SDN 1 Tangse, MTsS Jeumala Amal Lueng Putu, SMA N 2 Modal Bangsa, Fak. Kedokteran Unsyiah
Tokoh idola : Nabi Muhammad SAW, Umar RA
Warna kesukaan : Coklat, hijau, biru, dan pink
Hobby : Menulis, membaca, bersepeda
Nama kedua Ortu : Ibrahim (almarhum) dan Cut Mariani

Motto/Pandangan hidup : Khairunnas anfauhum linnas, sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat untuk orang lain.

Twitter : @Fatheeya

Advertisements
Uncategorized

Komunitas adalah Rumah dan Keluargaku

Pengalaman bergabung dalam sebuah komunitas, berawal dari ngeblog di Blogdetik, saat itu merasa sreg dengan beberapa blogger terhadap postingannya, selain saling komentar juga add Yahoo Messenger, yang kenal pertama kali adalah Julie, Eyang, Aribicara, Depz, Dina Yuniar, Ella, Rizky dan Husin.

Berlanjut pada acara kopdar di Cilandak Town Square dan beberapa tempat di Jakarta, seiring berjalannya waktu, teman-teman pun bertambah menjadi puluhan bahkan ratusan, bukan hanya yang berdomilsili di Jakarta saja, tapi dari seluruh Indonesia.

Akhirnya terbentuklah komunitas detik Blogger (dBlogger) yang berdiri pada 11 Januari 2009 di Solaria Slipi Jaya.

Awalnya kami hanya terpatok kegiatan menulis, arisan dan kopdar saja dalam komunitas itu, maklum masih belajar dan saling memahami karakter masing-masing dan berlanjut melakukan kegiatan sosial dalam Gerakan Berbagi.

Pertemanan semakin berwarna dan penuh corak, karena dengan berkomunitas saya bisa lebih mengenal karakter teman yang berbeda dan lebih luas, bahkan tujuan dari anggota komunitas bermacam-macam, ada yang volunteer, ada yang ingin sekedar tahu, ada yang ingin eksis juga ada yang hanya ikut-ikutan saja, tapi tujuannya sama yaitu ingin menumbuhkan silaturahmi.

Saya sendiri apa tujuan ikut berkomunitas? Tentu ingin tambah banyak teman, wawasan dan menjaring relasi yang lebih luas, selain itu ingin menyalurkan kemampuan yang dipunyai agar bermanfaat untuk orang banyak.

walau saya yakin didalam komunitas yang saya ikuti banyak orang hebat tapi tak menyurutkan untuk tetap berbagi kemampuan dalam segala hal, terlepas ada yang mendukung dan tidak, jika niat sudah ditetapkan insya Allah ada manfaatnya.

Dari berkomunitas, nyali untuk unjuk kemampuan serta keberanian melakukan sesuatu pada orang banyak lebih terasa dan lebih bisa tampil berani, karena tak dipungkiri, jika tanpa dukungan dan tanpa teman, melakukan apapun terasa kurang semangat dan kurang asyik, jika rame akan lebih percaya diri untuk kegiatan tertentu pastinya.

Dari acara kopdar dan kegiatan yang semakin banyak di komunitas, semakin berpeluang untuk mengembangkan diri, terus terang ada saatnya kita memerlukan eksistensi dalam kebersamaan untuk mempublikasikan karya kita, maka dengan berkomunitaslah jalan yang tepat untuk mengembangkan diri.

Apa yang patut dilakukan dalam komunitas? Tentunya kita tak boleh egois dan hanya ingin menuruti pendapat pribadi, walau dirasa pendapat pribadi kita itu baik dan benar, tetap harus mendengarkan aspirasi orang lain karena siapa tahu dari aspirasi orang lain itu banyak hal baru yang bisa melengkapi opini dan ide kita.

Dan dalam komunitas tentunya kita bebas tanpa hambatan untuk menyumbang informasi, pikiran, ide dan gagasan untuk melakukan kegiatan, dengan catatan dirundingkan bersama dan bersepakat dengan anggota lainnya.

Saya menganut prinsip loyalitas yang independen terhadap komunitas, artinya tetap berdedikasi dan setia dalam komunitas tetapi tak menutup kemungkinan untuk bergabung dalam komunitas lain dan segala hal yang berkaitan kegiatan senada diluar komunitas yang pertama saya ikuti.

Tujuan dari anutan saya itu tentu untuk memajukan komunitas yang pertama saya ikuti juga, yaitu mencari hal baru dan hal yang meluas dalam segala hal untuk diberikan pada komunitas, contohnya jika ada acara atau event di komunitas lain, saya share dalam komunitas agar semua ikut mencicipi dunia luar komunitas, agar update dan luas dalam bersosialisasi.

Foto bersama komunitas ;

Senangnya bisa kopdar dirumah petinggi detik.com Pak Budiono (Feb 2009)

Ultah dBlogger ke 3 (Januari 2012)

Nobar Teater Mystery of Batavia (Mei 2011)

Komunitas adalah tempat kedua setelah rumah yang membuat kita selalu ingin singgah dalam kondisi apapun, bercengkrama dan membicarakan segala hal disana dengan penuh antusias dan lapang. Akhirnya melahirkan sebuah ide segar untuk melakukan kegiatan bermanfaat.

Uncategorized

Multi Wisata ke Taman Hutan Ir.H Juanda Bandung

Jika ke Bandung, jangan lupa sempatkan satu hari saja untuk menikmati wisata yang beragam dalam satu lingkup tempat saja, hemat waktu, energi dan banyak hal bisa didapatkan, bagaimana caranya?

Diawali mengunjungi Taman Wisata Air Terjun Maribaya di daerah Ledeng, sekitar 2 jam perjalanan dari pusat kota ke lokasi, bisa menggunakan angkutan umum menuju terminal Ledeng dan dilanjut angkutan khusus menuju lokasi wisata, tak mahal biayanya karena relatif dekat.

Di wisata air terjun Maribaya terdapat beberapa air terjun cantik dan gagah, ada yang curam dan indah namanya terkenal dengan curug omas, dan beberapa air terjun yang tersebar di sekitar lokasi, bisa membuat kita menelusuri nya atau kita bisa turun ke sungai sambil menikmati guyuran air terjun itu.

Disekitar air terjun ada hutan pinus dan tumbuhan lainnya, makanan pun bisa dibeli dengan harga murah, ada yang belum coba nasi hitam? ada disini satu bungkus hanya Rp.4000,- dan terdapat saung-saung atau gazebo untuk beristirahat.

Pemandangan yang luar biasa ini tentu cuacanya dingin sekali, jika ada yang tak kuat menahan dingin, bisa membawa jaket.

Setelah puas menikmati air terjun di Maribaya, dilanjutkan ke Taman Hutan Ir.H.Juanda yang terletak di Utara Bandung, yang terkenal dengan Taman Dago Pakar, Hutan pinus dan beberapa jenis tumbuhan menyemarakkan pariwisata lokal ini, dari Maribaya tak perlu naik angkutan umum lagi, cukup jalan kaki menyusuri jalan kecil yang telah disediakan, jalan kecil yang telah dibubuhi paving block, sengaja untuk wisatawan yang singgah di Maribaya melanjutkan ke Dago Pakar, bisa sambil joging atau jalan santai rame-rame pasti sangat seru, sepanjang jalan kesana tersedia toilet umum dan tempat istirahat. Lama perjalanan lebih kurang 2 jam.

Sesampainya Taman Hutan Ir.H Juanda, ada gua peninggalan Jaman Belanda dan Jepang, konon ini adalah gua tempat pusat pertahanan mereka, kita bisa memasuki gua dengan bebas.

Ditempat yang sama, ada Monumen Ir.H Juanda juga prasasti dan museum peninggalan sejarah Ir. H Juanda. Bisa menambah banyak pengetahuan dan sejarah.

Jadi, dijamin tak rugi jika berkunjung ke Dago dan Maribaya, karena bisa menikmati sekaligus beberapa wisata yang menarik dan bermuatan wawasan sejarah.

Kekurangan pada sarana wisata disini adalah kurangnya sosialisasi dengan pihak sekolah, instansi dan masyarakat, karena potensi wisata bermuatan ilmu pengetahuan alam dan sejarah ini akan sangat bermanfaat bagi semua masyarakat berbagai kalangan dan berbagai daerah, bukan hanya untuk masyarakat Bandung saja.

Dengan berwisata kesana, setiap orang akan menikmati keindahan alam, mempelajari tekstur alam raya yang bisa tercipta keseimbangan antara daratan dan perairan serta membuat kita tertantang untuk bisa lebih melestarikan hutan.

Selain itu bisa belajar menelaah sejarah dan peradaban masa lalu dari keberadaan Gua Belanda dan Gua Jepang disana.

Dari Museum dan monumen Ir.H Juanda pun bisa dipetik banyak inspirasi, melalui sejarah mantan Perdana Menteri Indonesia ke 10 ini, banyak hal yang patut kita teladani, berbagai sumbangan dan dedikasi terhadap bangsa dan negara di masa lalu sangat maksimal, sampai mengeluarkan Deklarasi Djuanda yang berpengaruh.

Di tempat wisata ini juga kurang tersedianya tempat sampah, sehingga pengunjung banyak yang membuang sampah sembarangan, sangat disayangkan taman hutan yang asri dikotori oleh plastik, bungkus makanan ringan juga botol dan gelas plastik, padahal banyak juga wisatawan asing yang datang, kebersihan kurang diperhatikan.

Pengelolaan wisata ini ada baiknya di eksplorasi untuk edukasi alam dan sejarah, sehingga promosi yang bertajuk edukasi wisata yang bisa menikmati keindahan dan panorama disana, juga lebih ditekankan setiap pengunjung dapat memetik manfaat dan inspirasi sepulang dari sana.

Beberapa foto yang saya pinjam mengenai wisata ini :

Air Terjun Maribaya (Foto By: Hartmind)

Akses Jalan dari Maribaya ke Taman Hutan Ir.H.Juanda dengan jalan kaki (Foto By Google)

Gua Jepang (Foto By Korantekno)

Museum Peninggalan Ir.H.Juanda (Foto By: Tahura)

Dengan memposting dan promosikan obyek wisata ini di Blog juga akan berpengaruh supaya banyak dikenal disemua kalangan masyarakat dan didaerah manapun sebab sayang sekali jika wisata berpotensi ini terabaikan, banyak hal yang bisa dinikmati, dipetik manfaatnya selain untuk refreshing.

Uncategorized

Narsis di Gathering Indosat mobile

Senin 19 Maret 2012,

Pekerjaan di kantor sudah pasti tengah sibuk-sibuknya, sudah klise untuk predikat Hari Senin bagi para pekerja, untunglah aku sudah merapikan pekerjaan yang memang perlu follow up di Senin seperti biasanya, karena mendapat undangan gathering dari Indosat mobile pada Hari Jumat.

Jadilah aku berangkat ke Grand Indonesia Sudirman, tepatnya di Restoran Palalada, datang lebih awal, supaya bisa leluasa jeprat jepret dulu narsis di atribut-atribut Indosat dan bernarsis ria bersama teman-teman blogger yang hadir saat itu.

Kalau sudah rame agak jaim juga mau narsis foto sana sini, bukannya ikut menyimak dengan seksama paparan dari pihak Indosat dan meliput dengan fokus, malah narsis sendiri, kan malu sama teman-teman wartawan dari media lain, hi.hi.hi itulah bedanya blogger dan wartawan, blogger diutamakan narsisnya dulu baru liputan ha.ha.ha alasan sederhana saja, karena butuh penguat bahan cerita untuk artikel di blog.

Gathering Indosat Mobile bukan sekedar gathering atau mengupas press release tentang produk Indosat yang sedang dipromosikan. Namun ada beberapa hal yang membuat peserta gathering mengais hal-hal positif, baik blogger maupun wartawan yang hadir, yaitu mendapatkan kenalan baru, teman baru, ngumpul lagi bersama teman lama dan bisa bertukar informasi bermanfaat satu sama lain.

Dalam gathering tadi siang, Indosat tak henti-hentinya mengeluarkan inovasi baru terhadap produk dan layanannya, tentu saja tujuannya untuk memberi kemudahan dan apresiasi yang tinggi terhadap para pelanggan setia Indosat dimanapun berada.

Setelah Bulan Maret lalu, Indosat meluncurkan Indosat Senyum, yaitu program loyalty & retention yang berbasis pada poin yang dimiliki oleh seluruh pelanggan Indosat. yang berlaku bagi pelanggan prabayar maupun pascabayar. Untuk layanan ini bisa dilihat detailnya di http://www.indosat.com/AplikasiSenyum

Untuk mempermudah pemenuhan kebutuhan setiap segmen pelanggan, Indosat juga membagi segmen pelanggan untuk kalangan anak muda dan profesional (Karyawan, pengusaha).

Untuk anak muda, kisaran usia 13-25 tahun, ada IM3 yang menyediakan satu paket IM3 seru anti galau yang bisa sms dan internet murah serta bisa gratis FB dan Social network sepuasnya. Info lengkapnya ada disini http://www.indosat.com/IM3

Adapun Indosat memberikan fasilitas yang lebih leluasa dengan meluncurkan paket Indosat Internet yang didukung oleh jaringan berkualitas 3,5G Indosat. Berlaku untuk pelanggan prabayar juga pascabayar.

Lebih efektif lagi, tadi Pak Insan dari Indosat menjelaskan layanan baru dari Indosat. Untuk segmen karyawan dan wirausahawan, yang setiap saat membutuhkan sarana informasi tak terbata.Terkadang seorang karyawan memerlukan koneksi internet pada saat tertentu dan sms serta telepon diluar jam kerja untuk keperluan pekerjaan dan tidak ada jatah dari perusahaan untuk pulsa yang terpakai, maka Indosat meluncurkan Paket Lengkap Indosat Mobile.” Jelas Pak Insan.

Sangat excited dengan paket lengkap ini, bagaimana tidak? Layanan Nelpon, sms dan internet bisa dinikmati barengan dalam waktu 24 jam. Bisa digunakan kapanpun mulai jam 00.00-24.00. Dengan paket lengkap 24 Jam ini, bisa mendapat semua manfaat hanya sekali bayar. Informasi lengkap ada disini http://www.indosat.com/kartuindosat

Gathering yang menyenangkan dan sarat informasi bermanfaat, kami pun dimanjakan dengan keramahan para penerima tamu didepan, menikmati coffee break yang lengkap, bisa milih mau teh, kopi atau juice, makanan ringan pun beragam dan sangat menyemarakan suasana, sambil ngobrol, menyimak acara dan mempelajari press release.

Ditengah acara, ada lomba live tweet, ada beberapa teman media yang beruntung mendapat voucher pulsa Indosat dalam jumlah yang lumayan. Ketika nama Indah Juli dan Julia dipanggil dan termasuk sebagai pemenang lomba live tweet, sontak satu meja yang dihuni para blogger narsis bergemuruh kegirangan, karena kita pun kecipratan hasil mereka menang lomba itu ha.ha.ha…..heboh sekali saat itu, sampai-sampai host acara tersebut bertanya, kenapa heboh? Biasa ini blogger memang selalu heboh dimanapun, malu-maluin ya. Biar malu-maluin tapi jadi seru kan itu acara 😀

Di akhir acara diumumkan juga pemenang door prize Blackberry Apollo, yang memenangkannya adalah seorang wartawan dari sebuah media terkenal di ibu kota, mantap nian dia, udah jadi peserta pertama yang hadir dan mendapat voucher 400.000,- dapat Blackberry Apollo pula, itulah ganjaran bagi seorang media yang tepat waktu, rezeki menghampiri terus.

Penutupnya, makan siang dong dengan menu lengkap yang semuanya berkadar kalori dan lemak tinggi tapi diimbangi dengan sayuran, salad dan buah, dessert nya pun semuanya nikmat, dimulai dari bubur pacar, puding dan buah potong.

Acara gathering benar-benar menyenangkan dan memberi manfaat yang luas, selain banyak kenalan baru, tambah informasi dan bisa narsis tentunya, narsis bisa mendukung eksistensi seorang blogger tapi harus dibarengi karya nyata juga.

Ini foto-foto nya ;

Bersama Mas Adi Wkf, Babeh Helmi, Unggul Sagena, Indah Julie, Marthauli

Launching Paket Lengkap Indosat Mobile

Staff dan manajemen Indosat

Coffee break

Suasana gathering Indosat mobile

Ini dia Paket Lengkap Indosatmobile, aku diapit Julie dan Fitri

Press Release

Gathering yang selalu mengikat erat tali persahabatan lintas komunitas, lintas platform dan lintas profesi. Terima kasih Indosat.


Uncategorized

Problema Gizi jangan Hilangkan Generasi Bangsa

Di negara kita sedang menghadapi double burden, permasalahan ganda antara kekurangan gizi dan kelebihan gizi/obesitas pada anak-anak.

Dengan gizi yang seimbang, tentu akan membuat anak tumbuh dengan baik dan sehat, sehingga menimbulkan generasi yang cerah dan dapat membuahkan karya besar untuk negeri ini di masa yang akan datang, juga menjadi calon pemimpin berkualitas.

Permasalahan yang pelik tentang gizi di Indonesia, selain karena kurangnya pemahaman tentang wawasan gizi pada masyarakat, juga kebiasaan orangtua yang cenderung ingin mudahnya saja dalam menyajikan makanan untuk anak-anaknya, apalagi bagi orangtua yang dua-duanya bekerja, dan kebiasaan jajan pada anak yang kurang terkontrol saat diluar.

Contohnya, ketika orangtua bekerja atau sedang malas memasak, tinggal pencet telepon, makanan pun dipesan, siap saji, atau ketika jalan-jalan ke mall dan ke pusat kota, sudah pasti akan mengonsumsi makanan fastfood yang mayoritas memiliki kandungan lemak dan energi tinggi.

Dan hal tersebut dapat menyebabkan obesitas pada anak, jika hal ini terjadi, akan memicu penyakit berat dimasa mendatang, disaat anak tumbuh dewasa, seperti jantung, stroke, kanker, diabetes dan lain-lain.

Masalah gizi sudah bukan lagi masalah pribadi, tapi sudah menjadi masalah global bagi kita semua, hal ini perlu perhatian khusus agar kita tak kehilangan generasi karena masalah gizi, kita harus proaktif melakukan upaya pencegahan dan penyelesaiannya.

Diperlukan kolaborasi yang kompak antara masyarakat, pemerintah dan organisasi yang relevan untuk sosialisasikan penerapan gizi seimbang terhadap anak.

Dari rumah, orangtua dan keluarga harus bisa membiasakan pola makan teratur pada anak, menurut Dr.dr.Damayanti Rusli Sjarif SpA (K), seorang pakar dokter anak menjelaskan bahwa faktor dasar yang memengaruhi obesitas pada anak, ada dua, yaitu faktor genetik dan lingkungan.

Penanganan dan Pencegahan kurang gizi dan kelebihan gizi ;

  1. Dapatkan informasi pengetahuan gizi dari berbagai sumber, sekarang sudah banyak tersedia gratis, melalui internet juga media cetak.
  2. Peranan orangtua dirumah yang selalu menyediakan menu makanan sehat bergizi seimbang, menerapkan pola makan yg teratur dan mengurangi kebiasaan jajan diluar serta konsumsi makanan dari delivery order atau fastfood yang mengandung kadar lemak dan kalori tinggi.
  3. Posyandu disetiap daerah lebih aktif lagi dalam mengontrol berat badab serta kesehatan anak melalui kartu KMS yang ditindaklanjuti dengan suatu instansi yang relevan.
  4. Aktivitas fisik anak harus lebih dibiasakan cukup setiap harinya.
  5. Perhatian nutrisi yang masuk untuk ibu hamilpun harus lebih diperhatikan.

Masukan nutrisi untuk ibu hamil sangat berpengaruh terhadap kesehatan anak dimasa mendatang, seperti kutipan Dr,Jacques Bindels – Regional Scientific and R&D Director Asia Pasifik Region, Danone Baby Nutrition, menjelaskan bahwa pemenuhan gizi sejak dini dengan kesehatan dikemudian hari, sebagai tanda bahwa masukan gizi bagi anak-anak bisa dimulai sejak dalam bentuk janin, oleh karena itu perlu nutrisi yang tepat dalam setiap fase kehidupan terutama dalam 360 minggu pertama dalam kehidupan.
Dr.Bindels melanjutkan, bahwa konsumsi nutrisi dengan komposisi yang tepat sesuai tahap usia dan kebutuhan dapat memberi dampak signifikan terhadap kualitas kesehatan seseorang dimasa depan.

Mari kita sama-sama memperhatikan gizi untuk anak-anak kita, atau anak-anak saudara dan anak-anak teman kita, keponakan atau siapa saja, agar kita tak kehilangan generasi penerus di masa yang akan datang, supaya anak-anak kita tetap sehat hingga dewasa dan memberi sumbang karya untuk negeri tercinta ini.

Dan menciptakan anak yang cerdas, sehat dan kelak menjadi generasi yang berkualitas dan menjadi pemimpin yang hebat.

Uncategorized

Wanita dimata seorang Muslimah Beauty 2011

Seorang Mahasiswi S2 Jurusan International Political Economy di Nanyang Technological University, Singapore. Bernama Dika Restiyani yang akrab dipanggil Resty.

Dengan segudang aktivitas yang dijalaninya, mampu mengemban amanah sebagai duta fashion muslimah, sejak dinobatkan menjadi pemenang di ajang kontes kecantikan Muslimah Beauty 2011, pada September 2011 lalu.

Sosoknya yang smart , cantik, mandiri dan punya prinsip yang kuat dalam menjalani hidupnya dengan motto hidup “Orang yang paling bahagia adalah orang yang bersyukur dan ikhlas. Orang yang paling kaya adalah orang yang paling banyak berbagi dan bermanfaat bagi orang banyak.”

Selain cantik secara fisik, penyuka warna ungu, krem dan pink ini punya talenta dalam bidang modelling juga mandiri, dengan jiwa bisnis yang dipunyai, Resty tergerak hatinya untuk merintis dan mengembangkan usaha pembuatan boneka home industry yang melibatka ibu-ibu rumah tangga disekitar rumahnya agar lebih kreatif.

Berikut cuplikan obrolan bersama Dika Restiyani, Muslimah Beauty 2011.

Apa motivasi mengikuti kontes Muslimah Beauty 2011?

Ingin membahagiakan orangtua dan membuktikan bahwa wanita Muslimah juga bisa berprestasi dan cantik ,dapat dinobatkan sebagai ratu kecantikan tanpa harus menanggalkan jilbabnya. Justru jilbab ini lah yang membuat seorang wanita Muslimah semakin terlihat cantik karena keindahan akhlaknya. Im very proud of my hijab and never feel ashamed to show that hijab empowers me as a woman.

Sebelum ikut kontes ini, apakah pernah ikut perlombaan sejenis? Sudah terbiasakan dengan dunia entertainment?

Sebelumnya saya pernah ikut beauty pageant lain nya yang pada umumnya beauty pageant tersebut pesertanya wanita yang tidak berhijab, namun alhamdulilah saya lolos sampai seleksi akhir dan pada seleksi akhir tersebut diminta untuk menanggalkan jilbab oleh juri, tapi alhamdulilah saya menolak karena bagi saya jilbab adalah komitmen saya kepada Allah. Tidak apa-apa saya kalah di mata juri, yang penting saya menang di mata Allah. Saya tidak terlalu terbiasa dengan dunia entertainment, karena jujur aslinya saya seorang kutu buku, atau yang biasa disebut geek..(disertai senyuman) Saya suka sekali belajar dan membaca berbagai buku terkait bidang ekonomi dan politik. Di sisi lain saya juga suka fashion, namun tidak pernah menyangka bisa sampai panggung Paris untuk fashion show dan photo shoot tanpa harus menanggalkan jilbabku. Allahu AkbarAllah Maha Besar..Hanya Kuasa Allah yang mampu mewujudkannya. Its like a miracle!

Selain masih kuliah di Singapura, sejak kapan menggeluti usaha pembuatan boneka?

Bisnis boneka sudah saya mulai sejak kelas 2 SMA. Dulu sekolah di SMAN 81, kelas akselerasi atau percepatan yang ditargetkan lulus dalam waktu 2 tahun. Saat itu saya belajar melulu, karena agak jenuh akhirnya saya coba-coba belajar membuat boneka dari buku, kemudian banyak teman yang pesan dan beli. Akhirnya karena banyak orderan, saya datang ke perkampungan di dekat rumah dan mentraining Ibu-Ibu rumah tangga untuk belajar menjahit boneka. Awalnya 38 orang Ibu-Ibu datang ke rumah saya dan belajar bersama, namun yang telaten dan sabar dalam membuat boneka ada 12 orang dan akhirnya saya pekerjakan menjadi karyawan saya.

Untuk kalangan mana saja pasarnya?

Untuk berbagai kalangan. Mayoritas pelajar dan Mahasiswa. Mulai dari SD sampai anak kuliahan. Tapi ada juga orderan untuk skala besar dari perusahaan-perusahaan dan untuk souvenir acara keluarga.

Apa misi dan visi dalam mengemban amanah sebagai Muslimah Beauty 2011?

Menjadikan Muslimah Beauty sebagai bentuk apresiasi & pengakuan eksistensi muslimah berhijab, berbakat namun tetap percaya diri. Sebagai ikon baru ajang pencarian bakat muslimah yang cerdas spiritual, emosi dan intelektual. Sebagai duta Muslimah dunia dalam menyampaikan informasi seputar perkembangan dunia Islam global.

Apa harapan Resty terhadap generasi muda khususnya Muslimah Indonesia saat ini?

Saya berharap teman-teman muslimah benar-benar berjilbab karena Allah. Karena sesungguhnya, perintah berjilbab adalah salah satu bentuk kasih sayang Allah terhadap wanita Muslimah. Bahwa Allah memuliakan kita dengan perintah menutup aurat, agar kita selalu terjaga dan terhormat bagi Nya dan seluruh ciptaan Nya. InsyaAllah Cantiknya seorang muslimah ada pada kerendahan hatinya dan keindahan akhlaknya. Percuma saja cantik kalau sombong, tidak akan terpancar kecantikan hatinya. Cantik itu adalah ketika kita bisa berarti bagi orang banyak.

Apa pendapat Resty tentang dunia fashion muslim di Indonesia?

Alhamdulilah perkembangan industri fashion saat ini tergolong sangat pesat, terutama di Indonesia. Terbukti saat pameran di Le Bourget Paris, International Fair of the Muslim World, baju muslim rancangan designer tanah air lah yang menjadi favorit masyarakat Perancis. Alhamdulilah suatu kehormatan besar bagi saya untuk dapat fashion show di runway Paris dan photoshoot disana. Subhanallah antusiasme masyarakat Perancis yang sangat luar biasa. Saya juga sempat meet and greet dengan masyarakat Perancis sebagai Muslimah Beauty, adalah hal yang tidak disangka-sangka bahwa Muslimah Beauty mendapat sambutan yang sangat luar biasa dan saya pun harus meladeni ribuan orang untuk berfoto bersama. Allahu Akbar

Selain menjadi duta fashion melalui Muslimah Beauty, aksi apakah yang dilakukan selama menyandang gelar tersebut?

Baru-baru ini mengadakan program Masjidku Rumahku di masjid Baiturrahman/masjid Perahu di daerah Casablanca. Program ini adalah program membersihkan masjid bareng warga. Selain itu kami dari Yayasan Muslimah Beauty juga menggalang dana untuk pemugaran masjid dan juga mengganti mukena dan alat sholat dengan yang baru, memasang papan edukasi dan doa harian di sekitar masjid yang dibingkai dengan indah dan rapi. Kami juga mengecat tembok sepanjang lorong menuju masjid yang tadinya banyak coretan graffiti bertuliskan kata-kata kotor dan menggantinya dengan kaligrafi Asma Ul Husna. InsyaAllah dengan adanya program ini, keindahan masjid akan sangat terlihat dan kebersihan nya membuat orang nyaman untuk beribadah di dalam nya. Ini adalah salah satu bentuk konkrit penerapan salah satu nilai dalam Agama Islam, yaitu Kebersihan adalah sebagian dari iman.

Apa pendapat Resty jika Perempuan menjadi pemimpin?

Perempuan dapat menjadi pemimpin dimanapun dia berada, memimpin majelis talim bagi wanita misalnya. Namun kita sebagai wanita juga musti ingat bahwa wanita dan pria punya peran masing-masing, jadi harus saling menghargai. Bagi saya, pria adalah imam bagi wanita. Sekuat dan sehebat apapun seorang wanita, tetap membutuhkan pria sebagai imam nya. Karena jihad seorang wanita ada dalam rumah tangga. Begitu pula dengan pria, sehebat apapun seorang pria, dia akan tetap membutuhkan kelembutan seorang wanita dalam hidupnya. Karena memang seperti itulah kodrat nya Allah menciptakan pria dan wanita untuk membutuhkan satu sama lain. Kuncinya adalah saling menghargai, tanpa ada yang memandang rendah antara satu dengan yang lain nya.

Apa arti kemandirian bagi wanita menurut Resty?

Bagi saya, seorang wanita harus mampu mandiri dalam menjalankan hidup. Karena hidup tidak selamanya sempurna, dengan jalan cerita yang kita inginkan. Mandiri adalah selalu memulai segalanya dari nol, dari awal, dan mempelajarinya tahap demi tahap. Sejak kecil saya selalu memulai bisnis, meskipun hanya kecil-kecilan. Mulai dari SD suka menuliskan lyric lagu, dibayar Rp 250 perak. Lalu menjual kertas surat, jepit rambut, stiker, sandwich. Saya memulai bisnis sejak SD dan dari tahun ke tahun selalu berjualan. Meskipun orangtua saya berkecukupan dan tidak kurang suatu apapun dalam memeuhi segala kebutuhan saya, namun saya ingin mandiri dengan menambah uang saku sendiri. Hal itu saya lakukan karena saya tidak ingin menyusahkan orangtua, karena saya sangat menyayangi orangtua saya. Bahkan sampai kuliah pun saya cari yang gratisan, alias beasiswa, meskipun orangtua mampu membiayai. Itu salah satu wujud rasa sayang saya terhadap Ayah (Mohamad Arifin) dan Ibu (Mayoga Ekawati). Subhanallah, saya sangat bersyukur dikaruniai orangtua yang sangat luar biasa.

Apa Pesan buat para muslimah di seluruh Indonesia dari seorang Muslimah Beauty 2011?

Jilbab bukanlah halangan untuk berprestasi. Bermimpilah setinggi mungkin, kejarlah mimpi itu, dan berdoalah, biarkan Allah yang menentukan yang terbaik untuk kita. Kunci dari segala kemenangan adalah hati yang IKHLAS.

Obrolan pun ditutup dengan senyuman optimis yang menyiratkan masa depan Muslimah Indonesia yang maju dan dinamis.

Bio Data

Nama : Dika Restiyani
Tanggal Lahir : 18 Januari 1988
Pendidikan : Sedang menempuh S2 di Nanyang Technological University, Singapore
Tokoh Idola : Nabi Muhammad SAW
Hobby : Bisnis, belajar, fashion, modeling, menulis, membaca, menyanyi, menggambar.
Twitter : @blissful_resty
Blog : http://dikarestiyani.blogdetik.com

ACHIEVEMENT
Winner of Muslimah Beauty 2011
1st place, winner of National Marketing Competition (Java & Bali) in Atma Jaya.
Winner of Bakrie University Award. 2009.
None DKI Jakarta 2010 Finalist from East Jakarta.
Winner of the Best Handy Craft Creation in Malam Bakat & Kreatifitas Mahasiswa (MBAKMI), 2009.
Third place winner of ALSA National English Paper Presentation Competition in University of Indonesia. Jakarta. 2008

Uncategorized

Satpam diri

Saat kita sedang sendirian di rumah, di kantor atau dimanapun, dan mendapatkan situasi ditempat kita berada, ada beberapa pekerjaan yang harus dilakukan, misalnya kondisi rumah yang berantakan, kantor yang semrawut dengan dokumen yang bercecer, atau ketika berada disuatu tempat yang memerlukan perhatian kita.

Atau ketika dirumah, rumput di halaman depan dan belakang sudah meninggi, kamar mandi licin karena tidak dibersihkan, selama ini hanya mengandalkan pembantu atau saudara atau orangtua, sedangkan dirumah hanya ada kita.

Apa yang akan kita lakukan pada saat situasi demikian? mengerjakan sesuatu yang sebetulnya bukan pekerjaan kita atau tanggung jawab kita pada saat itu? atau membiarkannya saja, sampai orang lain melakukannya, padahal kita sendiri sedang sempat dan sedang tak banyak sesuatu yang menyibukkan.

Kebanyakan dari kita, lebih memilih berdiam diri dan mengacuhkan segala hal dihadapan kita yang harus dibereskan, dengan dalih itu bukan pekerjaanku, atau itu kan tanggung jawabnya si anu, ngapain aku musti repot-repot mengerjakan, sementara keadaan disekitarnya, begitu berantakan dan mengganggu, dan kita hanya diam, menunggu orang lain berbuat, dan saat itu keegoisan begitu kuatnya.

Memang tak akan ada yang menegur atau menghukum kita karena tak mengerjakan semua itu, karena semua tahu, itu bukan kerjaan kita, tapi dalam hati kecil kita pasti ada pemberontakan, bisa jadi pikiran, otak dan tindakan fisik tak akan kompak, hati kecil ingin melakukannya tapi fisik malas dan otak kita bermain keegoan.

Apa salahnya, jika memang kita sedang sempat dan mampu mengerjakan sesuatu yang bukan pekerjaan kita tapi dalam satu tempat yang kita berada didalamnya, lakukan saja sesuatu yang menuntut penyelesaian saat itu, karena dampaknya pasti akan kita rasakan juga, selain tempatnya menjadi rapi, bersih, juga bisa bantu teman kita.

Bukan berarti ingin membuat orang lain jadi keenakan dan akhirnya jadi tak bertanggung jawab, tapi ini masalah memunculkan kesadaran diri sendiri, agar bisa melatih kepekaan nurani dalam melakukan kebaikan yang diterapkan saat tak diketahui orang lain. Masalah dampak bagi orang lain tentunya kita bisa beri contoh yang baik dan suatu saat mereka pun akan melakukan hal yang sama.

Dampaknya pasti positif bagi diri sendiri maupun orang lain, disaat tak ada pengawas dalam kehidupan kita didunia (Kalau secara Ghaib Malaikat yang mengawasi) jika kita tak sedang di awasi oleh atasan di kantor, atau oleh orangtua kita dirumah, oleh suami atau istri, atau oleh pemimpin kita, ada baiknya kita punya self kontrol atau satpam dari diri sendiri. Untuk selalu melakukan sesuatu yang dianggap perlu saat kita berada pada situasi urgent dihadapan kita, tanpa memandang bahwa itu adalah bukan kerjaanku atau bukan tanggung jawabku.

Melalukan sesuatu berdasarkan kesadaran diri dan punya pengawasan dari diri sendiri, menimbulkan kedisiplinan yang otomatis tertanam dalam diri, terpatri dalam sanubari untuk tidak lalai dan punya empaty tinggi.