Uncategorized

Sadar…..Sadar…..

Jiwa setengah terisi setengah kosong itu kini sibuk meliuk liuk, matanya liar mencari cari sebagiannya yang kabur dan tak balik ke raga secara utuh, bertanya sana sini sambil mencari si penyebab hilangnya sebagianruh itu, awalnya si jiwa tidak mempermasalahkan apa yang terjadi, yang penting sudah bisa membantu si raga untuk menggerakkan tubuh dan melakukan aktivitas manusia pada umumnya, namun lama lama si jiwa tak mampu lagi menyokong raga yang banyak keinginan, yang banyak tuntutan dan merengek rengek ingin sesuatu diluar jangkauannya. Sementara si jiwa yang hanya berisi sebagian dan terbatas, dipompa tenaga dan pikirannya untuk memenuhi permintaan si raga.

Akhirnya si jiwa sibuk mencari kesana kemari sebagian jiwanya yang entah kemana kaburnya, demi memenuhi tuntutan raga yang tak bertepi.

Saat raga memuncak merengek sesuatu hal impossible, akhirnya setengah jiwa itu secara spontan mogok untuk menuruti semuatuntutan itu, ya , jiwa yang hanya setengah itu sudah lelah dan ingin menyendiri saja, tak peduli apa akibat yang diterima si raga.

Lalu tanpa daya , si raga bertanya mengapa aku didiamkan? bukankah kamu adalah pendampingku yang paling setia?

Aku terdiam karena aku merasa tak mampu untuk memenuhi tuntutanmu raga, perlukah aku pergi dari raga? perlukah aku terdiam dalam seribu bahasa, karena aku tak lagi mampu memenuhinya? perlukah aku berhenti membuatmu semakin bernilai? Tidak kah kau sadar bahwa apa yang telah kuperbuat mampu mewujudkan sebagian keinginanmu? semua impian telah kau dapatkan, hanya kau terlalu maruk dan tak mau menunggu jeda waktu sehingga membuatku semakin kabur dan tak berasa, ini karena ulahmu wahai raga!! Jikakepergianku seutuhnya bisa menghentikanmu membuatku lelah, aku akan pergi sekarang. Jawab di setengah jiwa dengan enteng.

Si raga tertegun , dan cepat cepat menahan si setengah jiwa agar tak buru buru beranjak. Tunggulah Jiwa, aku tak mau kau pergi sekarang, aku masih membutuhkanmu untuk membuat diriku semakin bernilai, dan aku berjanji mulai saat ini aku akan menyadari dan melakukan semua tindakan dengan benar dan bisa menghargai waktu serta karunia, juga bisa lebih menghargai keberadaan aku dan kamu.

Si setengah jiwa akhirnya tersenyum dan berkata , wahai raga kesadaranmu yang penuh itu, telah otomatis memulihkan diriku seutuhnya, mulai sekarang marilah kita melangkah bersama dengan kesadaran yang memenuhi jiwa, agar kita seiring sejalan.

Advertisements
Uncategorized

Gerhana Cokelat

Kenapa blognya salah satu dblogger bernama Julie ,ini dinamakan Gerhana Coklat? karena si empunya blog suka sekali sama makanan cokelat juga apa hubungannya sama gerhana? wah musti tanya ybs kalo ini ya, tetapi menurutku pasti ada filosofinya dibalik nama itu karena Julie suka sekali baca dan nulis. Jadi Julie selain punya blog di blogdetik juga di http://gerhanacoklat.wordpress.com , dan puisi serta prosanya dia bukukan dalam satu buku.

Nah, kali ini kita akan bahas dan bedah buku kumpulan puisi dan prosa yang berjudul GERHANA COKLAT ini, membaca buku ini sebagian bertema kisah cinta baik yang indah maupun kelam, jika kita membaca puisi atau prosanya yang indah, seakan terbawa ke alam romantika yang sedikit mampu membuat desiran aliran ditubuh mengalir deras.

Bagi yang sedang jatuh cinta, merasa bahagia, sedih juga kecewa karena cinta, bisa nikmati bukunya Julie ini, karena akan tereguk bersama perasaan sekaligus.

Puisi atau prosa Julie yang bertemaduka ditujukan untuk keluarga, sahabat dan kekasih mampu mendesak bulir air mata disudut kelopak mata untuk mengalir, jadi membaca buku ini perasaan emosi bisa teraduk aduk ketika membaca lembar demi lembar yang bertema beda serta suasana beda, asyik juga mengubah perasaan naik turun dari baca puisi dan prosa ini, dari sedih bisa loncat ke bahagia dan tiba tiba belok ke suasana romantis yang mampu membuat darah berdesir halus dan mengalir deras.

Salah satu puisinya yang paling kusuka dalam buku ini :

Senja Di Kota Hujan

Seketika lampu jalanan seperti padam, terganti sinar matanya

aku tertegun setengah sadar membuka mulut
namun tak terpatah sekata pun, padahal sejak
mula mula berdiri di sepanjang trotoar jalan,
aku telah bersiap dengan sejumlah kata.
misalnya “apa kabarmu?”

ia tergesa melangkah kearahku.meraih begitu saja
genggam tanganku. menundukan kepala
menyentuh lembaran bibirku.

dibawah payung hijau muda.
senja itu luruh di kota hujan
.

Bagi yang berminat untuk memiliki buku ini bisa kontak ke email Julia_hardy@yahoo.com

Kalau sudah memiliki buku ini, selamat berkelana dalam romantika cinta nya sang gerhana coklat.

Uncategorized

Ngobrol Kesan KotaTangerang

Terbentuknya Provinsi Banten yang mengakibatkan daerah Tangerang, Serang, Rangkas Bitung, Cilegon dan daerah paling barat dari Provinsi Jawa Barat, memisahkan diri dari Provinsi Jawa Barat. Melihat fenomena itu awalnya saya merasa bertanya tanya mengapa musti memisahkan diri dari Jawa Barat sedangkan dilihat dari segi kulturdan geografis adalah sama, namun lambat laun saya paham dari maksud terbentuknya provinsi Banten ini, yaitu untuk lebih memfokuskan pembangunan yang merata.

Setelah saya mendapatkan pekerjaan di daerah Tangerang dan tinggal selama lebih kurang 5 tahun , pemahaman tentang kenapa Tangerang itu dijadikan satu provinsi bersama daerah barat lainnya di Jawa barat, yang saya baca adalah : Karena Luas Tangerang begitu lebar dan banyak sekali daerah daerah yang potensi untuk dikembangkan yang selama ini agak terabaikan selama dibawah Provinsi Jawa Barat, sekarang saya rasa pembangunannya lebih terstruktur dan sudah punya anggaran tersendiri dari pemerintah melalui Provinsi Banten.

Saya menghabiskan masa kecil dan sekolah di Bandung, walau bisa belajar suatu wilayah dari peta, anggapan saya tentang Tangerang itu dulu hanya sebuah kota kecil bagian dari Jawa Barat, namun sekarang setelah tinggal di Tangerang, anggapannya berbalik 180 derajat, ternyata Tangerang itu Luaassssss…….., dulu kalau ada teman yang rumahnya di Tangerang daerah Ciledug, dan paman daerah Balaraja, saya selalu bilang mampir dong kerumah pamanku kan deket sama sama Tangerang, ha..ha..ha….kalau sekarang gak berani bilang gitu sebab dari Ciledug ke Balaraja itu bisa makan waktu 3 sampai 4 jam!!! Dari Ciputat ke Cikokol juga sama, terus belum lagi daerah daerah lainnya, dari Bintaro ke Ciledug kalau naik angkot bisa makan waktu setengah hari selain daerahnya jauh juga macetnya itu lho yang bikin lama, terus dari Serpong ke Tigaraksa bisa makan waktu 3 jam, welehhh….mungkin lain cerita kalau pakai sepeda motor ya, bisa nyalip kemacetan juga motong jalan kalau yang tau jalan, tapi kalau gak tau jalan bukannya malah dekat tapi malah gak nyampe nyampe ke tempat tujuan he..he…

Oh ya , saking luasnya Tangerang, ternyata Tangerang dibagi menjadi tiga bagian, yaitu Tangerang Utara , Tangerang Kota dan Tangerang Selatan.

Paling enak menurut saya adalah semasa saya tinggal di Pamulang Tangerang Selatan, kalau mau ke Jakarta dekat sekali ke Lebak Bulus, ya boleh dikata Jakarta coret katanya ya, tetapi tinggal daerah Jakarta coret sangat membingungkan untuk alamat, urusan adm bank dll kadang ada yang masukin daerah Tangerang juga Jakarta Selatan jadi tidak begitu mutlak Tangerang kalau daerah Serpong, Ciputat ,Pamulang itu menurut saya he..he….

Dan untuk Tangerang Kota, disini sudah terlihat benar benar Tangerangnya, dari Mall ciri khasnya yang bernama Sabar Subur, supermarket wajib para ibu ibu di Kota itu yang belanja bulanan, selain lengkap juga murah, walau Carrefour dan Giant sudah menjamur juga namun Toko Sabar Subur tetap menjadi pilihan.

Di Kota Tangerang sudah banyak sekali pendatang dari berbagai daerah karena banyak kawasan industri juga pertokoan yang sebagian besar pekerjanya adalah pendatang, tak heran pula kalau di daerah Tangerang ini banyak sekali rumah kontrakan berjejer dengan berbagai ukuran dan variasi model, tak heran pula jika pendataan kurang , sering terjadi kriminalitas entah itu pendatang yang iseng niat mencuri, merampok atau hanya numpang lewat sambil berbuat onar juga banyak.

Penduduk asli daerah Tangerang sebagian adalah Betawi dan sebagian lagi Sunda, namun masa kini sudah didominasi dari berbagai daerah yang mulanya hanya merantau dan bekerja akhirnya meniti usaha dan berhasil punya property juga usaha disitu.

Itulah kesan saya tentang Kota Tangerang yang kini sudah menjadi tempat bermukim saya, walau bukan Jawa Barat lagi namun provinsi Banten pun masih menyisakan ciri Jawa Barat yaitu Bahasa dan budayanya tetap sama.

Uncategorized

Mantera Kata dari Hes & Wicak

8b5439df82582ddc63979b75aa9db0ef"manterakata2"

Ada buku kumpulan puisi yang tak biasa , dan dibuat betul betul dari hati , buku setebal 118 halaman ini berisi puisi karya Hes dan Wicak yang sebelumnya diterbitkan pada blog milik mereka http://manterakata.blogdetik.com dan http://manterakata.blogspot.comsejak Tahun 2004 silam.

Karya yang memikat dan mampu membuat pembaca berada pada situasi yang dipaparkan dalam puisi puisi itu, kala happy, sedih, marah atau sekedar gumaman yang menggambarkan besarnya perasaan terhadap sesuatu.

Dalam bait bait yang menyihir angan , puisi tersebut bukan sekedar puisi namun berisi curahan yang jujur dan bermakna dalam, tanpa sensor berlebih sehingga terkesan natural dan apa adanya, justru nilai lebihnya terletak pada kesan natural dan ekspresi yang benar benar dari hati dibuatnya.

Dalam buku kumpulan puisi ini ada sebagian yang bagaikan dialog, satu puisi ditanggapi puisi lain yang berhubungan dengan tema yang disampaikan, namun bukan pantun atau gurindam , berpuisi yang unik dan tak bosan menikmati bait demi baitnya.

Cuplikan puisi itu :

Rumah Ini Tempat Melepas Lelah

Biarkan Manteramantera
Memenuhi rumah, tempat hati berlabuh
Rumah sarat seni rumah sarat kenangan ~By Hes~

Kuharap Manjamu

malam ini kuhabiskan dengan tersenyum

Kuharap manjamu
mampir lagi malam ini
menggayuti mimpiku
seperti entah berapa tahun lalu

Kau ingat risik daun
yang mirip seraknya penyanyi jazz itu
atau ricik sungai kecil
yang mengingatkanmu pada masa kecil

sungguh, kuharap manjamu
melarikan aku malam ini ~ By Wicak~

Jika ingin lebih menikmati puisi lainnya , bisa memesan buku ini pada Hes di emailnya yaitu hes.hidayat@yahoo.com atau bisa lihat detailnya di nulisbuku.com

Uncategorized

Rumah Tanpa Jendela

rtjAkhir pekan kemarin , Sekar ingin nonton movie berjudul Rumah Tanpa Jendela, langsung saja saya iya kan sebab dilihat dari poster promo nya terlihat pas buat tontonan anak anak.

Memang tak salah dengan feeling saya, film keluarga berdurasi satu setengah jam ini memberikan setetes embun di padang pasir yang gersang, disaat film film Indonesia dibanjiri oleh film film horor yang bermuatan mistik, seksual dan kriminal, sungguh memprihatinkan.

Film Rumah Tanpa Jendela adalah film musikal karya Aditya Gumay, yang dahulu adalah seorang pendiri Lenong Bocah yang tayang di RCTI pada pertengahan 90an, dalam film ini ada Rara yang anak seorang pemulung yang tinggal di tempat kumuh, bersahabat dengan Aldo anak seorang pengusaha namun punya kelainan dengan fisiknya, ada sedikit syarafnya yang terganggu , namun Aldo anaknya baik dan cukup cerdas, dia pandai melukis.

Rara biarpun tinggal di pemukiman kumuh yang banyak sampah dan rumahnya pun terbuat dari sisa sia puing dan kardus, tinggal bersama ayah dan neneknya, namun Rara anak yang cerdas dan punya cita cita yang tinggi. Rara bermimpi ingin mempuyai rumah yang punya banyak jendela besar.

Dalam alur cerita ini memang agak terkesan klasik tema nya, sudah biasa tema film dengan persahabatan antara dua status sosial yang berbeda, tapi jangan salah dalam film ini, banyak pesan moral baik bagi anak anak maupun orang dewasa.

Karena dalam film ini dipaparkan bahwa persahabatan dapat terjalin satu sama lain dengan bisa menerima kelebihan dan kekurangan masing masing, serta tidak menghalangi si sahabat untuk tetap menjadi dirinya sendiri selagi tidak melanggar aturan.

Pesan moral dari persahabatan antara kakak Aldo bernama Dini yang selalu dihasut oleh temannya untuk menyembunyikan Aldo yang punya kelainan fisik jika ada pacarnya, merupakan contoh persahabatan yang kurang baik, karena kebenaran hakiki disingkirkan dan tidak mau mengakui kenyataan hidup yang telah digariskannya, untung pacarnya Dini bisa cepat mengetahui gelagat Dini yang menuruti sahabatnya, sehingga dia bisa memberi pengertian yang tepat dan bisa menerima Aldo juga.

Dan cerita persahabatan antara Rara dan Aldo, ketika Aldo merasa terpojok terus dari kakaknya bernama Dini, dan diomeli ibunya karena mengajak berenang teman temannya yang anak jalanan, Aldo sempat kabur ke tempat Rara, namun Rara walaupun orang liar, selalu mengingatkan Aldo untuk pulang dan merasa kasihan sama keluarga Aldo yang mencari carinya, begitupun Aldo yang selalu merangkul teman2nya untuk memberi buku buku serta mengajak bermain serta mengundang makan makan dirumahnya tanpa memandang rendah.

Dalam Film ini kehadiran seorang nenek yang baru datang dari Medan, dalam keluarga Aldo yang tadinya individual menjadi bersatu karena ada pengendali dan pengingat yang betul betul tepat diarahkan pada anak cucunya.

Jika pada mau nonton movie, tonton saja film ini bersama keluarga karena selain filmnya cukup bagus, hasil dari penjualan tiket movie ini 100% akan disumbangkan kepada anak jalanan.

Saya jadi menarik kesimpulan bahwa dalam film ini banyak memberi pesan moral tentang arti persahabatan sesungguhnya ;

“Bahwa seorang sahabat yang baik adalah seorang yang tak segan menegur atau mengingatkan dikala salah dan tak pernah menghalangi untuk menjadi diri kita sendiri selagi tak menyimpang”