Uncategorized

Cara Gali Wawasan Narkoba Untuk Orangtua

Menghindarkan anak dari pergaulan bebas termasuk dari bahaya narkoba, diperlukan beberapa hal yang harus dilakukan orangtua. Diantaranya :

Memperluas wawasan dari berbagai sumber

Orangtua wajib menggali ilmu dan wawasan lebih dalam lagi tentang pergaulan anak masa kini, termasuk perkembangan zaman dari waktu ke waktu yang selalu berkembang. Ketika kasus Raffi Ahmad yang menggunakan jenis narkoba Cathinone yang merupakan jenis narkoba baru, ini sebagai bukti bahwa narkoba setiap waktunya selalu ada penemuan yang menambah jenisnya. Tentu saja sangat meresahkan. Maraknya kemudahan informasi yang bisa didapat kapan saja melalui segala media. Membuat anak mudah menyerap informasi yang bertebaran. Tak semua anak punya kemampuan untuk menyaring mana yang baik dan benar. Mana yang merugikan dan mana yang menguntungkan. Terutama remaja yang punya rasa ingin tahunya masih bergejolak dan akibat rasa ingin tahunya yang tinggi, selalu ingin mencoba-coba apapun yang menurutnya perlu diketahui. Tak peduli hal itu berbahaya atau tidak.

Menggali informasi dan wawasan tentang narkoba dapat melalui berbagai cara. Melalui seminar, workshop, membaca, mendengar informasi dan mengakses berita dari berbagai media di internet, televisi, radio dan dari para pakar yang berbagi ilmunya dalam berbagai kesempatan. Poin-poin yang harus diserap informasi tentang narkoba ini adalah :

Mengetahui apa itu narkoba, mengetahui jenis-jenis narkoba yang banyak beredar di masyarakat, mengetahui apa saja alat-alat yang biasa dipakai para pemakai narkoba, mengetahui ciri tingkah laku pemakai narkoba dan cara pencegahan supaya anak tidak terpengaruh oleh narkoba. Informasi ini sudah saya bahas dalam artikel saya sebelumnya disini.

Orangtua harus mencari tahu apa saja alat yang biasa dipakai para pemakai narkoba, dari mulai bentuk fisiknya sampai fungsi alat tersebut. Khawatir ada anak yang membawa-bawa peralatan untuk narkoba ke rumah, orangtua kecolongan dan membiarkan hal itu terjadi karena dianggapnya alat peraga untuk mata pelajaran di sekolah. Bahaya kalau sampai orangtua tidak tahu. Jadi, orangtua harus mengetahui peralatan seperti Bong untuk menghisap, suntikan dan lain sebagainya. Jika tidak tahu sama sekali, dapat meminta informasi kepada pihak terkait yang dapat dipercaya.

Orangtua harus dapat menjadi role model dan narasumber bagi anak dalam mengetahui lebih dulu tentang seluk beluk narkoba. Agar dapat menjelaskan seccara spesifik tentang narkoba dan bahayanya kepada anak sehingga anak dapat mencerna lebih mudah dan lebih menerima nalarnya. Agar orangtua mendapatkan wawasan yang berkompetensi, walau bukan dari pendidikan formal, para orangtua dapat mendapatkan kompetensi tersebut dengan cara melakukan observasi langsung saat waktu luang ke beberapa titik yang rawan peredaran narkoba. Lalu menelaah bagaimana kondisi dan situasi warga di sana dalam menyikapi keadaan daerah yang rawan peredaran narkoba tersebut. Plus minusnya dapat dipelajari untuk antisipasi pencegahan supaya tidak terjadi pada keluarga.

Mengajak ngobrol para mantan pecandu narkoba yang sudah dinyatakan pulih dan ikhlas berbagi pengalaman, dapat dilakukan para orangtua. Biasanya dengan mendatangi komunitas mantan pecandu narkoba atau meminta rekomendasi dari BNN. Dengan berbincang ini, para orangtua jadi dapat mengetahui bagaimana kondisi ketika mengonsumsi serta bagaimana akibatnya jika memakai narkoba berdasarkan pengalaman para mantan pecandu narkoba. Ini adalah hal nyata yang dapat diceritakan kepada anak dan keluarga. Atau jika sempat, undang beberapa mantan pecandu yang sudah pulih ke rumah untuk sharing pengalaman bersama keluarga. Agar visualisasi dan sebab akibatnya jelas diketahui. Sehingga anak akan lebih mawas diri.

Menjadi mitra suatu instansi, seperti mengajak para orangtua teman-teman anaknya untuk bersatu melakukan berbagai upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Lalu menggandeng guru anak di sekolah dan organisasi anti narkoba di dekat tempat tinggal. Bisa saling memberi masukan, tukar pikiran, tukar informasi dan diskusi berkala sampai tercipta solusi. Ini perlu dilakukan jika mampu. Mengingat pengedar narkoba ada dimana-mana bahkan sangat dekat dengan kita. Upaya yang ketat dan kontinyu akan memberikan dampak yang signifikan untuk meminimalisir peredaran narkoba terhadap generasi muda. Karena hal ini sudah merupakan tanggung jawab semua pihak. Diupayakan agar semuanya dapat turun langsung dalam mengatasi hal ini, terutama para orangtua dan keluarga.

Dokumentasikan semua informasi mengenai narkoba di rumah. Jika didapat dari situs internet, para orangtua dapat print out materinya atau menyyimpan dalam CD atau bookmark situsnya. Jika mendapat informasi dari surat kabar, majalah dan lain-lain, dapat dibuat kliping atau dikoleksi dalam satu lemari bersama buku-buku lainnya. Dengan demikian, sewaktu-waktu diperlukan, akan berguna.

Setelah para orangtua memperoleh cukup informasi, wawasan dan link untuk masalah bahaya penyalahgunaan narkoba ini, sebaiknya ada tindak lanjutnya. Dengan pengetahuan yang cukup tersebut, orangtua dapat memberikan edukasi berupa diskusi ringan di rumah untuk membahas masalah ini. Tak hanya dengan keluarga inti, misalnya ketika ada arisan atau kumpulan keluarga, ajak juga sepupu, keponakan dan semua keluarga besar yang hadir untuk berdiskusi ringan yang dikemas mengasyikkan. Jadi semua tertarik mengikuti diskusi ini. Libatkan semua anggota keluarga untuk bersuara dan beri kepercayaan kepada mereka untuk beropini sehingga diketahui bagaimana respon dan tingkat keputusan mereka terhadap sikap dalam menghadapi bahaya narkoba ini.

Setiap opini yang diutarakan anak atau anggota keluarga,jangan dihadang atau cepat dikoreksi jika salah, biarkan mereka beropini sampai selesai dan puas mengutarakannya. Setelah itu orangtua menjelaskan dengan sistematis, mudah dimengerti dan disertai data serta contoh nyata yang telah terjadi. Sebab akibatnya harus dipaparkan secara logis dan tidak menimbulkan kesamaran yang akan membuat anak ragu terhadap penjelasan orangtua.

Dengan dominasi peran orangtua dalam mencegah penyalahgunaan narkoba ini, akan membantu pemerintah dalam program Indonesia Bebas Narkoba di Tahun 2015 dengan mengusung program-program Indonesia Bergegas pada Badan Narkotika Nasional.

Advertisements
Uncategorized

Blogger Bicara Lingkungan

Cafe Demang Jakarta, 16 Maret 2014 – Diskusi blogger rutin yang diadakan Blogdetik untuk kali ini dikemas dalam tema “Blogger Bcara Lingkungan” dihadiri oleh 100 Blogger, artis yang peduli lingkungan, mereka adalah Nugie, Melanie Subono dan Davina. Serta WWF-Indonesia dengan ikon panda nya yang super besar.

Sangat menarik acara ini, mengingat issue tentang asap di Riau sedang marak saat ini. Maka sebagai bentuk solidaritas kami yang hadir, semua peserta, MC dan panitia memakai masker selama acara. Sebagai bentuuk empathy terhadap saudara-saudara di Riau yang tengah terganggu asap akibat kebakaran hutan.

Sebelum acara, kami yang hadir makan siang dulu dan berbincang-binccang dengan teman blogger yanng hadir. Semua begitu berbaur, termasuk para artis dan narasumberdari WWF-Indonesia semua duduk berbaur bersama. Mereka tidak duduk di atas panggung seperti biasanya. Jadi kami berdiskusi lebih akrab dan leluasa.

Duo MC Karel Anderson dan Radi serta Blogger Narsis:P
Duo MC Karel Anderson dan Radi serta Blogger Narsis:P

Acara dimulai, dipandu oleh MC yang sudah tak asing lagi, yakni Karel Anderson yang ditemani Radi. Unik sekali, bermasker sambil memandu acara. Opini pertama dibagikan oleh Anda Wardhana, musisi yang juga aktivis lingkungaan. Menurut Anda, Indonesia yang kekayaan alamnya sudah banyak diakuisisi pihak asing tambah terpuruk oleh keadaan lingkungan yang ekosistemnya tak seimbang. Ini adalah sebab dari pengerukan lahan sumber daya alam yang jor-joran. Anda mengajak kita semua untuk memulihkan keadaan lingkungan dengan menjadi pengawas dan pelaku penjaga lingkungan dimanapun kita berada.

Melanie Subono dan Nugie
Melanie Subono dan Nugie

Lalu Davina, seorang Model serta aktif peduli terhadap lingkungan dengan menjadi pemerhati satwa menambahkan bahwa pola hidup masyarakat yang kesehariannya tidak menyadari bahwa banyak yang telah menggunakan plastik secara boros, air bersih yang dihambur-hamburkan dan tak memaatikan listrik ketika tidak digunakan. “Ini memang terdengar klise di telinga kita ya teman-teman, tapi apakah kalian sadar bahwa halyang dianggap remeh ini punya dampak besar dimasa datang, apa susahnya kita melakukan apapun yang dapat dikerjakan untuk kebaikan lingkungan.” Kata Davina.

“Saya biasanya akan berbekal tas buat belanja dari rumah, sedang belanja atau tdak, tas itu akan selalu ada di mobil atau tas saya. Jadi saya tak pernah boros plastik, ini bisa meminimalisir pencemaran lingkungan oleh limbah yang susah didaur ulang.” Tambah Davina lagi.

Memang benar apa yang dikatakan Davina, hal-halyang dianggap klise itu seharusnya tidak disepelekan, dengan kita memulainya serta menjalankan dari hal terkecil, akan ada dampak yang bisa mengurangi segala risiko kerusakan lingkungan. Saya sangat setuju, apa susahnya kita membawa tas plastik, gelas tumbler dan kotak tempat ddaging atau ikan dari rumah ketika berbelanja. Sehingga tak harus menyampah styrofoam, gelas plastik sekali buang dan tas keresek dari pedagang atau supermarket.

Melanie Subono mengamini apa yang dikatakan Davina. Melanie yang juga Blogger, sangat menganjurkan bagi para Blogger untuk membagikan pengalaman dan informasi seputar lingkungan. Karena dari membagikan apapun tentang upaya menjaga lingkungan, bukan hal yang mustahil pembaca akan ada yang tergerak untuk ikut menjaga lingkungan karena melihat saran dan informasi yang kita bagikan. “Tetapi apa yang kita tulis harus konsisten dengan apa yang kita lakukan. Lihat dulu, apakah kita sudah melakukan apa yang dituuliskan atau hanya sekadar wacana. Jadi kita harus jadi role model buat pembaca blog kita juga untuk menjaga lingkungan.” Ungkap Melanie memberi saran kepada para Blogger yang hadir.

Nugie, Musisi dan penggiat lingkungan memberi pendapat, bahwa kita sebagai penduduk bumi adalah merupakan pekerja di bumi ini untuk menjaga apa yang dikaruniakan Nya. “Alam tidak salah, alam itu adalah karunia yang keberadaannya sudah disesuaikan dengan tatanan yang aada di bumi. Jadi, yang harus diperhatikan adalah bagaimana pola hidup manusia yang berperan terhadap lingkungan sekitarnya.” Kata Nugie.

Lalu, ada beberapa Blogger yang ikut sharing pengalaman. Seperti Pak Dian Kelana, yang berbagi informasi bahwa di tempat tinggalnya di Tomang, sudah ada pengelolaan sampah terpadu. Sampah basah dan kering yang dipisah lalu diolah sesuai jenis sampahnya. Pak Dian ikut berkontribusi mengelola website kegiatan tersebut. Beda lagi dengan Bang Aswi, Blogger Bandung yang hobi naik sepeda ini, selalu menerapkan pola hidup sehat dengan bersepeda dan bergabung dengan komunitas untuk sama-sama menjaga lingkungan dengan komunitas sepedanya.

Peserta yang hadir banyak yang memberi pendapat dan opini dalam diskusi ini, jadi terasa hidup dan menambah banyak wawasan.

Bahkan nyerempet ke pemimpin yang diharapkan lebih peduli lingkungan. Bahkan para calon pemimpin yang akan majuu di Pemilu 2014 harus mau mengusung masalah lingkungan. Karena ini adalah masalah krusial yang harus sangat diperhatikan.

Akhir acara, pembagian door prize dan foto bersama. Benar-benar acara yang menginspirasi dan membangkitkan pola hidup uuntuklebih peduli lagi terhadap lingkungan sekitarnya.

Uncategorized

Masak Bersama Chef Kong’s Dan Lock&Lock

Sabtu, 15 Maret 2104 – Saya dan beberapa teman dari Komunitas Emak Blogger mengikuti acara Demo masak sehat bersama Lock&Lock yang dipandu oleh Chef Kong’s di Hypermart Kemang Village Jakarta Selatan.

Chef Kongs sedang beraksi memanggang udang
Chef Kong

Walau saya terlambat hadir karena mencari lokasi yang kurang strategis oleh angkutan umum, saya tetap tak ketinggalan semua moment yang ada dalam acara tersebut. Sesampai di tempat acara, memasak menu pertama sudah dimulai, terlihat Mak Vema sedang membantu Chef Kong’s memasak menu pertama. Ikan Tim Jahe.

Demo masak ini mengasyikkan, karena selain dihadiri Komunitas Emak Blogger, juga dihadiri pengunjung Hypermart yang sedang berbelanja. Dan memasak dengan menggunakan produk terbaru dari Lock&Lock.

Berikut adalah 3 Menu yang dimasak oleh Chef Kong’s yang dibantu oleh teman-teman KEB :

AYAM TIM JAHE Feat LOCK&LOCK GLASS

Menu pertama ini dibuat oleh Chef Kong’s dibantu Mak Vema. Berikut Bahan yang digunakan : Ikan Dori 1 ekor, Jahe 3 ruas jari iris tpis, Bawang Putih cincang 3 siung, 3 butir bawang merah iris tipis, 1 buuah tomat, 1 sdt Minyak Wijen, 1 sdt Kecap Ikan, Garam dan Lada. Cara membuatnya, tumis bumbu hingga harum lalu tambahkan air, garam dan lada lalu tim ikan selama beberapa menit. Cukup praktis dan hasilnya cukup sempurna. Karena menggunakan produk Lock&Lock Glass yang ringan mengandung Borosealicate sehingga tahan sampai suhu 400 derajat celcius pada Microwave dan tahan terhadap perubahan suhu ekstrim.

Kelebihan lain dari Lock&Lock Glass adalah tidak terlalu banyak menyerap gelombang elektromagnetik sehingga permukaan Heat Resistant Glass tidak terlalu panas.

KUE KELAPA Feat E-Cook Deco

Menu kedua membuat Kue Kelapa, Chef Kong’s dibantu oleh Mak Ety Budiharjo. Bahan yang digunakan adalah : Tepung Beras 100 gr, Kelapa parut 50 gr, Telur 1 Butir, Santan 50 ml, Air 100 ml dan Cokelat meses secukupnya. Cara membuatnya semua bahan dicampur dan dimasak dalam Fry Pan E-Cook Deco yang bentuknya seperti Teflon namun berbeda dengan Teflon. E-Cook Deco ini anti lengket walau memasak tanpa minyak. Jadi sangat menyehatkan. Memasak menggunakan E-Cook Deco ini bisa menggunakan sutil besi karena kuat dan tidak merusak lapisan dalam pemakaian yang tidak ekstrim.

GRILLED UDANG SAUS MAYONAISE TIMUN Feat E-Cook Ceramic

Mak Tuning Rahayu membantu Chef Kong’s pada menu ketiga. Membuat udang bakar dengan sausnya. Bahannya terdiri dari : Udang Pancet ukuran besar 5 ekor, Garam,Lada, Gula dan Jeruk Lemon. Sedangkan sausnya adalah Mayonaise 2 sdm, Irisan Timun dari 1/2 buah, Yoghurt plain 1 cup.

Cara membuatnya, bersihkan udang dengan cara membelah atasnya, keluarkan kotorannya lalu rendam dalam bumbu dan perasan jeruk lemon. Bakar dalam E-Cook Cceramic dan dibolak balik sampai matang. Lalu semua bahan saus dicampur, bubuhkan di atas udang yang telah matang.

Mak Ety Budiharjo dan Mak Tuning Rahayu sedang beraksi bersama MC
Mak Ety Budiharjo dan Mak Tuning Rahayu sedang beraksi bersama MC
Grilled Udang Saus Mayonaise Timun

Sessi icip - icip masakan
Sessi icip - icip masakan

Selesai acara memasak, semua peserta menyicipi semua hidangan yang telah tersaji. Tim Ikan Jahe nya sangat gurih dan ikan terasa empuk, apalagi kalau pakai nasi pasti lebih enak. Terus Kue Kelapanya manis gurih dan Udangnya sangat guurih manis dan segar. Pokoknya asyik dan kenyang.

Ini hadiah yang saya dapat
Ini hadiah yang saya dapat

Disela acara, ada berbagai pertanyaan Quiz yang dilontarkan oleh Chef Kong’s. Semua begitu bersemangat dan ramai sekali. Karena hadiah-hadiah dari produk Lock&Lock dibagikan bagi yang bisa menjawab pertanyaan secara spesifik. Mulai dari tempat minum, kotak makanan sampai produk uuntuk memasak. Bagaimana tidak antuusias, bukan? Semua Emak Blogger yang hadir dan beberapa pengunjung ikut berpartisipasi dalam Quiz dan mendapat hadiah yang super itu.

Oh ya, Lock&Lock ini adalah produk berupa container, tempat minum plasticware dan pada Tahun 2013 meluncurkan produk untuk memasak dan pemanggang. Produk buatan Korea ini dijual bebas di supermarket – supermarket besar seperti Carrefour, Hypermart, Giant, Yogya dan Hero yang tersebar di seluruh Indonesia. Menurut Mba Annisa, Marcomm dari Lock&Lock Indonesia, jika ingin mendapatkan varian produk yang lengkap, bisa mengunjungi Lock&Lock Store yang berada di Central Park, Mall Artha Gading dan Paris Van Java, Bandung.

Selesai Quiz, ada Grand prize berupa Fry Pan E-Cook By Lock&Lock, untuk mendapatkan hadiah utama ini, Chef Kong’s meminta siapa saja yang dapat menjelaskan semua presentasi yang telah diberikan Chef Kong’s dari awal acara sampai akhir. Mak Tuning Rahayu berhasil melakukan tantangan ini dengan sempurna. Mulai menjelaskan memasak apa sampai menggunakan apa. Serta menyebutkan berbagai kelebihan dari semua produk Lock&Lock yang digunakan untuk memasak menu-menu pada saat itu. Dan hadiahpun jatuh ke tangan Mak Tuning.

Mak Tuning Rahayu mendapat Grand Prize, Fry Pan E-Cook
Mak Tuning Rahayu mendapat Grand Prize, Fry Pan E-Cook

Acara ditutup dengan foto bersama dan pembagian produk Lock&Lock Glass untuk semua member KEB. Terima kasih Lock&Lock dan terima kasih untuk KEB atas kesempatan saya dapat hadir di acara ini.

Uncategorized

Lindungi Pelajar Dan Mahasiswa Dari Narkoba

Melihat kepolosan pelajar yang beranjak ABG, membuat para predator narkoba yang ada disekitarnya memanfaatkan anak tak berdosa untuk ikut menghisap barang haram tersebut. Biasanya menyasar anak-anak yang jauh dari pengawasan orangtuanya. Biasanya dengan modus membujuk anak tersebut dengan memberikan permen yang sudah dicampur narkoba dan stiker lebar hologram wangi yang jika dicium akan terhisap wanginya. Konon, wangi dari stiker hologram tersebut adalah mengandung narkoba. Sehingga si anak bisa ketagihan untuk menghisapnya. Segala cara dilakukan untuk menarik perhatian pelajar sehingga kepolosan pelajar dimanfaatkan oleh predator narkoba yang tak bertanggung jawab tersebut.

Lebih parah lagi, pelajar remaja seusia sekolah menengah diperdaya dengan gratifikasi narkoba pada awalnya, lalu selanjutnya disuruh beli sendiri. Remaja yang punya rasa ingin tahu yang besar terhadap sesuatu akan berusaha dengan segala cara untuk mendapatkan apa yang diinginkannya. Termasuk meminta kepada orangtuanya.Tak peduli bagaimana kondisi orangtuanya yang bagaimana. Yang jelas, saat mereka putuus zat (sakaw) setelah mengonsumsi narkoba tersebut, akan cenderung menghalalkan segala cara.

Menurut data dari BNN, tersangka narkoba berdasarkan kelompok usia dibawah 19 Tahun, di Tahun 2012 ada 8,965 Orang atau 5,12% dari jumlah semua usia yang terdata. Ini jumlah yang sangat mencengangkan dan diperlukan lebih galak lagi sosialisasi anti narkoba ke semua lapisan masyarakat.

Lain lagi dengan para mahasiswa yang menjadi korban penyalahgunaan narkoba, mereka akan direkrut sebagian untuk membantu pengedaran narkoba tersebut dalam suatu sindikat yang telah terorganisir. Biasanya yang disasar adalah mahasiswa yang labil dan mahasiswa dari luar pulau yang jauh dari orangtuanya. Karena mahasiswa yang jauh dari orangtuanya hidup di perantauan dengan mengandalkan uang kiriman per bulan dari orangtuanya. Jika orangtuanya berkecukupan, si mahasiswa tidak akan bermasalah. Jika kekurangan cenderung pas-pasan, mahasiswa akan mencari cara lain untuk memenuhi kebutuhan hidupnya selama diperantauan. Saat predator narkoba mengincar mahasiswa perantau, akan diiming-imingi dengan harus mengedarkan narkoba dengan imbalan yang besar tetapi risiko ditanggung sendiri.

Contoh nyata, Tahun 2008 teman kuliah saya di Bandung berasal dari Sumatera Utara, awalnya sangat baik dan rajin kuliah. Menginjak semester ke tiga, dia membuka usaha percetakan di dekat rumah kost-nya. Usaha percetakannya menurut saya biasa saja. Tak begiu ramai konsumen. Tetapi dia sangat royal terhadap semua teman. Bahkan tak meminta kiriman uang dari orangtuanya di Sumatera Utara. Dia mengabarkan kepada orangtuanya bahwa kesuksesannya membuka percetakan membuat dia tak mau meminta biaya kuliah lagi dari orangtua. Waktu berjalan terus sampai akhirnya, dia memutuskan berhenti kuliah saat masuk semester ke empat. Alasannya, usaha percetakannya tak mau terbengkalai jadi mau fokus usaha katanya. Sejak itu saya tak pernah lagi mendengar kabarnya, pernah bertemu satu kali di halte bus dekat kost-nya yang tak jauh dari kampus, dia sangat kurus dan tirus. Seperti sakit tetapi tetap ceria. Setelah itu kami tak pernah bertemu lagi.

Tiga bulan dari terakhir saya bertemu di halte bus, saya mendapat kabar dari sahabatnya yang masih sekampus dengan saya, katanya teman saya yang buka percetakan ini meninggalkarena Overdosis Narkoba.Masih disemayamkan di rumah sakit tempatnya dirawat. Di sana ada beberapa kerabat dan orangtuanya, menurut mereka teman saya meninggal karena terlalu banyak narkoba. Selidik punya selidik, ternyata usaha percetakan yang dibangunnya bukanlah usaha yang sebenarnya, itu hanya sebagai penutup alias kedok saja bahwa dia punyya usaha percetakan padahal yang dilakukannya adalah usaha sebagai pengedar narkoba dengan jaringan sindikat yang sudah terorganisir. Pantas saja, keheranan saya terjawab. Usaha percetakan yang sepi bisa mendatangkan omzet besar? Ruupanya inilah jawabannya. Sangat kasihan orangtuanya, menguliahkan anaknya susah payah dan jauh-jauh,malah tersandung narkoba, bukan gelar sarjana yang didapat, malahan tinggal nama saja.

Terkait kasus ini, semua pihak baik keluarga, teman, guru dan seluruh masyarakat sudah seharusnya mulai melakukan aksi perlindungan terhadap anak-anak, remaja yang merupakan pelajar dan mahasiswa dari jeratan narkoba. Jangan biarkan mereka terjerumus dalam narkoba serta lama hidup dalam kematian. Mereka bisa hidup dalam kematian yang panjang. Karena hidup hanya untuk menggunakan narkoba saja.

Caranya, selain sosialisasi anti narkoba, orangtua dan keluarga harus dapat menjadi partner terdekat pelajar dan mahasiswa. Selalu mengontrol segala kegiatan dan apapun yang dilakukannya dengan upaya pendekatan sebagai sahabat. Jangan sekali-kali mengawasi seperti satpam karena anak akan menjadi tertutup dan enggan terbuka. Beri perhatian dan kasih sayang yang tulus. Dengan pembekalan agama, moral dan etika yang mengena serta mudah dicerna agar anak mempunyai fondasi kuat untuk menyaring pengaruh negatif yang akan menghampirinya dimanapun.

Bagi mahasiswa yang dari perantauan, sebaiknya orangtua dan keluarganya selalu memantau dari jauh tentang kegiatan si mahasiswa ini, bisa dengan melakukan komunikasi yang sering, baik via telepon,sms, sosial media dan lain sebagainya. Kunjungan rutin ke tempat si mahasiswa menuntut ilmu pun diperlukan agar kegiatan yang diikutinya dapat diketahui. Beri perhatian ekstra sebagai wujud kasih sayang, dengan wujud kasih sayang yang kuat maka mahasiswa akan punya usaha untuk mewujudkan harapan orangtuanya menjadi lulusan terbaik dan dapat menghindari pengaruh negatif, salah satunya narkoba.

Orangtua dari pelajar dan mahasiswa seharusnya ada komunikasi juga dengan guru atau dosen serta institusi tempat kegiatan pelajar dan mahasiswa terebut, agar perkembangan dan informasi mereka dapat dievaluasi. Jika mahasiswa perantau jauh dari orangtua, bisa didelegasikan kepada saudaranya yang tinggal ditempat mahasiswa menuntut ilmu, jika tidak ada saudara, bisa menitipkan kepada ibu kost, sahabat orangtua atau pihak sekolah. Segala sesuatu jika dikomunikasikan pasti ada solusinya.

Badan Narkotika Nasional (BNN) sedang gencar melakukan sosialisasi anti narkoba melalui program Indonesia Bergegas, mari kita sama-sama sukseskan program ini agar Indonesia tercapai targetnya untuk Indonesia bebas narkoba di Tahun 2015.

Dengan menghindarkan pelajar dan mahasiswa dari jeratan narkoba, maka generasi penerus bangsa yang akan membesarkan nama Bangsa Indonesia akan terselamatkan. Usia produktif di negeri ini tida akan hancur dan lost generation tidak akan terjadi. Mari kita bahu membahu bersama, terutama dari orangtua dan keluarga serta lingkungan yang lebih berpengaruh dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Uncategorized

Kekuatan Memaafkan Dari Hati

Manusia hidup yang punya perasaan semuanya pasti sudah pernah merasakan disakiti hati. Baik oleh perlakuan orang lain secara langsung maupun tidak langsung. Yang tidak langsung biasanya melalui sindiran atau perlakuan tidak menyenangkan lainnya.

Menyikapi perasaan sakit hati, ada yang easy going ada juga yang pendendam. Yang easy going biasanya mudah memaafkan dan berperilaku seperti biasa lagi tanpa ada dendam atau unek-unek sedikitpun. Lain lagi dengan yang tipe pendendam, ia akan cenderung menyimpan rasa sakit hatinya dalam jangka waktu lama bahkan sampai tak bernyawa lagi.

Hidup memang selalu ada yang pro dan kontra. Tak semua orang akan merasa suka dan dekat dengan kita. Sebagai manusia yang demokratis sebaiknya tak harus memaksakan orang lain untuk selalu pro kepada kita atau selalu mendukung dan menyukai tindakan kita. Orang lain merasa tidak suka dengan kita, itu hak mereka. Yang penting kita harus selalu introspeksi diri dan evaluasi banyak terhadap perbuatan perbuatan kita sendiri. Kenapa orang lain sampai tidak menyukai diri kita?

Saya sendiri mempunyai pandangan yang beda dengan angggapan kebanyakan orang tentang hal memaafkan. Saya orangnya paling gak tahan kalau lama-lama bersinggungan. Saya sering dikatakan teman-teman, terlalu gampang luluh dan baik kembali kepada orang-orang yang telah menyakiti saya. Malah tak segan untuk membantunya jika diminta bantuan.

Why Not? Hei….hidup ini Cuma sekali, jangan biarkan diri kita dikuasai ego yang sama sekali tak menguntungkan dengan selalu menyimpan rasa dendam terhadap orang lain. Memang untuk melakukan ikhlas memaafkan orang lain itu tak mudah. Tetapi bukan berarti diri kita dibiarkan begitu saja dikuasai ego, gengsi dan seolah paling merasa benar.

Banyak sekali hikmah dari memaafkan orang lain yang telah menyakiti atau berbuat hal yang tak menyenangkan terhadap kita. Diantaranya :

1. Ruang gerak kita akan leluasa saat berada dimana saja. Karena dengan demikian, kita tak khawatir dengan kehadiran siapapun disana, biasanya jika kita mengetahui ada orang yang tak kita sukai, akan merusak mood dan menjadi tidak nyaman.

2. Citra diri kita tak akan ada keburukan dimata orang lain, karena hampir tak pernah ada masalah dengan orang lain. Kalaupun pernah bermasalah tetapi jika sudah saling memaafkan, hal itu dapat diminimalisir.

3. Tak membatasi hubungan silaturahim, rezeki tak terhambat.Karena dengan menjaga hubungan baik dengan banyak orang, akan membuka pintu kesempatan dalam berbagai hal lebih banyaklagi.

4. Dengan memaafkan orang lain juga akan meringankan beban sikap mereka.Sehingga tak selalu berada dalam posisi merasa bersalah terus.

Bagaimanakah agar bisa tulus memaafkan dari hati? Saya ada tips yang barangkali dapat bermanfaat berikut ini:

* Ketika akan memaafkan seseorang, saat hati susah memaafkan, kita bisa menelaah sikap orang yang telah menyakiti hati kita. Cari tahu penyebabnya mengapa orang tersebut bersikap tidak menyenangkan. Karena dengan menelaah kembali, semua yang menjadi tanda tanya akan terurai. Sehingga hati kita bisa terbuka untuk melihat lebih positif sebab akibatnya. Dengan sikap terbukanya pikiran, akan memudahkan kita untuk membuka pintu maaf.

*Menyadari kapasitas berpikir orang yang telah berbuat hal tidak menyenangkan kita, dalam arti kita harus memaklumi mungkin orang tersebut punya background cara berpikir yang berbeda dan mungkin saja terlahir dari lingkungan yang tidak sehat. Dengan kita memaafkannya, barangkali saja ia dapat berpikir terbuka dan mau belajar untuk lebih baik lagi.

* Saat kita sulit memaafkan seseorang, sebaiknya bercermin lebih dalam lagi. Bahwa diri kita pun senantiasa tak luput dari kesalahan. Sangat sombong jika tak mau memaafkan orang lain. Dan sikap ini akan menular ke hal lainnya, selain sulit melakukan hubungan baik dengan banyak orang, akan selalu negatif dalam memberikan sudut pandang kepada orang lain yang punya beda pemikiran.

* Memaafkan seseorang tak harus selalu dengan kata-kata, bisa dengan perbuatan. Misalnya mendukung kegiatan positifnya, membantu apa saja yang bisa kita lakukan dan melakukan hal lainnya yang dapat membuatnya senang dan memberikan tanda bahwa perdamaian telah terjadi.

Jadi, banyak sekali yang bisa didapat ketika kita dapat memaafkan seseorang tulus ikhlas. Selain dapat memperluas hubungan baik dengan semua orang, dapat juga melatih kesabaran dan keterbukaan hati agar selalu bersikap positif dan menelaah segala hal yang bertentangan sampai mendekati kebenaran.