Uncategorized

From Blogger To Parliament, Insya Allah……

Sebelumnya saya ingin menyampaikan, bahwa saya menuliskan tulisan ini, untuk menjawab sekaligus semua pertanyaan teman-teman terkait pencalonan saya sebagai Anggota Legislatif. Yang sekarang sudah ditetapkan sebagai Daftar Calon Tetap DPRD II Kota Tangerang Selatan.

Cita-cita saya semasa kecil berubah-ubah, dari menjadi pengusaha sampai dokter gigi. Pendidikan yang relevan untuk menjadi dokter gigi sempat ada langkah awal. SMA kelas 2 saya mengambil jurusan A2 Biologi. Kalau sekarang IPA. Lulus ingin sekali kuliah di kedokteran namun apa daya biaya untuk menempuh pendidikan tersebut setara dengan harga sebuah rumah tipe 21 saat itu.

Orangtua, terutama Opung Boru (Oma dari Bapak) yang tak berhenti memberi semangat supaya saya tetap kuliah walau bukan di kedokteran. Akhirnya saya menempuh pendidikan di STIKMI Bandung dengan jurusan Komputer Akuntasi. Sesuai pilihan keluarga, katanya masuk kuliah jurusan ini cepat dapat kerja. Saya manut saja, walau saat itu setengah hati. Karena pelajaran Akuntansi adalah pelajaran yang paling ingin saya jauhi. Trauma dengan pengalaman belajar Akuntansi di SMP yang harus bikin balance jurnal laporan keuangan, neraca 10 kolom dan ribetnya membuat buku besar.

Benar pepatah lama. Bahwa tak kenal maka tak sayang. Saya walau setengah hati, tetap mau kuliah sebaik mungkin dan saya paling rajin hadir di kampus. Tidak masuk kalau sedang benar-benar sakit. Kuliah di jurusan ini ternyata menantang dan saya lulus. Tak lama dari kelulusan, saya langsung kerja disebuah perusahaan elektronik di Bandung selama 1.1 Tahun. Merasa ingin punya tantangan, saya bertekad ingin menaklukan ibu kota.

Jalan hidup tak dapat disangka, alih-alih saya ingin menaklukan ibu kota, saya malah diterima di Lee Soon Seng Plastics Industries Sdn.Bhd, sebagai Akunting. Sebuah perusahaan yang memproduksi Plastik forming di Johor Malaysia. Untuk diterima kerja disini melalui perjuangan heroik dan alot. saya merasa bangga karena masuk ke perusahaan tersebut bukan dari bantuan orang dalam atau rekomendasi seseorang. Tetapi melalui serangkaian test, interview, general medical check-up. Dan meminta izin keluarga yang approval-nya lama dan tarik ulur mengingat saat itu saya masih belia, 23 Tahun. Tentu saja keluarga sangat keberatan mengizinkan saya kerja di negeri orang. Dengan kesungguhan dan kebulatan tekad saya, memberikan pengertian dengan logika yang bisa diterima, akhirnya keluarga luluh dan mengizinkan. Itupun dengan wejangan setiap hari sebelum berangkat. Saya bisa maklumi hal ini. Tentu saja berat melepas anak gadis yang masih belum cukup memahami kehidupan yang benar-benar fana dan keras.

Kembali ke tanah air tak membuat saya kerasan di Kota kelahiran saya Bandung. Jiwa saya masih diliputi semangat yang besar. Tahun 2002 sampai sekarang, saya bekerja di beberapa perushaan swasta di daerah Jakarta Barat. Salah satunya di sebuah Maskapai, yakni Adam Air. Saya selalu bekerja pada bagian yang berhubungan dengan financial disetiap pekerjaan pada perusahaan yang saya lamar. Sesuai latar belakang pendidikan dan pengalaman.

Tahun 2006 saya pindah kerja dan berkantor di Pamulang Tangerang Selatan. Tak sedikitpun terlintas bahwa saya akan lama bertempat tinggal serta mengais rezeki di daerah hasil pemekaran dari Kota Tangerang ini.

Dunia membaca dan menulis adalah hobby yang tak akan pernah mati buat saya. Sehingga disela bekerja di Kantor, saya selalu mengakses berita di media online. Sampai akhirnya saya mengembangkan hobby menulis dengan menulis Blog. Seiring berjalannya waktu, menulis di blog menimbulkan warna tersendiri. Selain kegiatan menulis juga membuat banyak bertambah teman baik secara maya maupun nyata. Sebagai Blogger, selalu mendapat undangan baik untuk acara charity, relawan dan launching suatu produk. Dari sana relasi bertambah dan bertambah. Sempat menjadi salah satu penggagas detik Blogger Community (dBlogger), pengurus Komunitas Gerakan Berbagi , terlibat dalam kepengurusan di Assosiasi Blogger Reporter Indonesia, sebagai Sekretaris. Co-Founder dari media www.dariperempuan.com dan komunitas yang saya ikuti adalah Komunitas Kami Anak Bangsa disana saya sebagai Humas. Semua kegiatan didalamnya banyak misi untuk berbagi terhadap sesama baik secara moril maupun materil. Dengan berbagai kegiatan dan diskusi yang ada nilai sosialnya.

Tahun 2011 saya bertemu Politikus sekaligus publik figur Wanda Hamidah di acara workshop tentang kanker payudara di sebuah Mall di Jakarta Selatan. Sayapun bergabung dengan Komunitas Jakarta Bergerak yang dimotori oleh Wanda Hamidah dan tim-nya. Dari Komunitas ini saya lebih merasakan aksi nyata karena sering turun kepada masyarakat dalam kegiatan charity atau kegiatan kemanusiaan lainnya. Sosok Wanda Hamidah menjadi sahabat sekaligus pemberi inspirasi. Banyak nilai positif yang saya dapat darinya. Wanda satu umur dengan saya maka sejak kecil saya sudah mengetahui kiprahnya sebagai model dan bercita-cita menjadi politikus. Saya masih ingat betul idolanya semasa SMP adalah Yasser Arafat. Presiden Palestina yang terkenal gigih dan tegas tapi berpihak kepada rakyatnya. Cita-cita Wanda sudah tercapai melalui aktivis PAN (Partai Amanat Nasional) yang mengusungnya menjadi Anggota DPRD DKI. Pandangan politiknya tidak eksklusif atau terlalu fanatik. Sama siapapun mau bersinergi selagi satu tujuan untuk kebaikan. Itu yang saya salut darinya. Akhirnya sayapun ikut terlibat dalam beberapa kegiatannya yang berlangsung sampai sekarang.

Dari sini yang mendorong saya untuk kecemplung dalam dunia politik. Dunia yang menuai banyak kontroversi, sikap apatis dari masyarakat dan kurang mendapatkan kepercayaan. Tak terlintas sedikitpun saya akan masuk lebih jauh didalamnya kalau tak menemukan inspirasi dari seorang Wanda Hamidah. Melihat aksi sosial dan sikap berbagi Wanda terhadap masyarakat yang dampaknya dirasakan langsung, membuat saya tergerak untuk melakukan hal yang sama. Pada dasarnya saya sangat suka kegiatan sosial seperti pada kegiatan Blogger. Maka sayapun melangkah pasti untuk maju menuju parlemen. Februari 2013, saya yang dasarnya adalah seorang Kader Partai Gerindra, meyakinkan diri mengisi formulir Calon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat II Untuk Kota Tangerang Selatan. Karena di kota inilah saya tinggal.Saya tak peduli, walau asal saya dari Bandung Jawa Barat, niat memajukan Tangerang Selatan pun adalah kewajiban saya karena masih satu tanah air. Dan saya penganut falsafah Dimana Bumi dipijak disitu langit dijunjung.

Rasa tidak percaya diri sempat menyeruak, karena saya yang bukan siapa-siapa dan saya yang hanya seorang karyawan swasta dan freelancer menulis, seorang single parent dari satu anak dan sama sekali tak punya latar belakang ilmu politik. Karena saya tak ada passion kesana. Berani-beraninya menyalonkan diri mejadi Anggota Legislatif. Setelah saya melalui serangkaian test dan seleksi, dari 117 pendaftar untuk Dapil Pamulang Tangerang Selatan yang terpilih hanya 12 orang. Terrmasuk saya. Alhamdulillah, tak menyangka sama sekali.Dan saya tercatat sebagai Daftar Calon Sementara Caleg DPRD II Kota Tangerang Selatan. Saya sempat ingin mundur! Tetapi Sekretaris Gerindra DPC Tangsel menyemangati dan mendorong saya untuk tidak setengah-setengah semangatnya. Dukungan keluarga dan sahabatpun sangat berpengaruh dalam mengurungkan keinginan saya untuk mundur. Akhirnya saya tetap maju walau hati masih kurang yakin tetapi tak disangka, Wanda Hamidah pun menyemangati. Impossible is nothing Ani! Katanya.

Hati kecil saya tergugah kembali. Karena saya sadar, bahwa berjuang untuk menjangkau kalangan lebih luas dan menyentuh tempat yang belum tersentuh untuk dibenahi adalah tidak mudah. Tak cukup hanya niat dan bergerak disitu-situ saja. Motivasi saya terjun ke dunia yang tak ada dalam wish list hidup saya ini awalnya tergerak hati melihat realita kehidupan bangsa yang ironis dengan kekayaan juga sumber daya manusianya. Cita-cita saya tak muluk-muluk. Berdasarkan hasil riset dan terhadap apa yang saya temui ketika melakukan liputan untuk media dan blog, saya menemukan banyak hal yang menjadi PR. Ingin bangsa ini merasakan langsung kekayaannya sendiri. Dan untuk menuju kesana diperlukan otoritas. Ibarat ketika saya ingin menjangkau suatu pulau untuk bersih-bersih disana, membutuhkan kapal untuk berlayarnya dan perlu perangkat kebersihan untuk mengerjakannya. Tak bisa mengandalkan panca indera semata. Demikian juga dengan niat berjuang untuk menjangkau masyarakat yang belum tersentuh kesejahteraannya, diperlukan kapal layar dengan menaiki kendaraan partai politik dan mendapatkan perangkat otoritas untuk mewujudkan kebijakan. Itu saja motivasi saya.

Saya yang tak ada latar belakang politik juga menyadari, bahwa kelak akan banyak pro, kontra, dan segala hal yang akan menimbulkan tantangan berat, sikap apatis masyarakat dan lain-lain. Saya sadar dan saya tahu itu. Tetapi saya siap menghadapinya, selagi berniat baik kenapa harus takut? Dan tugas saya untuk awal-awal ini adalah harus bisa meyakinkan kepercayaan masyarakat. Bahwa pemerintahan tak semuanya seperti yang dipikirkan kebanyakan. Masih ada disana yang murni berniat baik dan tulus.

Begitulah teman-teman, motivasi saya mengapa saya maju menjadi calon anggota legislatif untuk Pemilu 2014 nanti. Mudah-mudahan bisa menjawab pertanyaan teman-teman semua ya. Karena selama ini saya memang tak suka dan tak ada arah untuk politik tetapi melihat kondisi dan semangat saya untuk berkontribusi untuk lebih banyak orang, maka saya meyakinkan diri untuk maju. Dengan catatan, saya tak terlalu berambisi kuat. Jika terpilih saya bersyukur, tida terpilihpun saya tetap bersyukur. Karena mungkin seumpamanya saya tidak terpilih. Itu adalah hal terbaik juga buat saya. Mungkin masih ada cara lain untuk berjuang. Fight Never Ending

Bismillahirrahmannirahim……saya siap melangkah dan tak bisa memberikan janji tetapi niat saya tulus dan semua ide, pemikiran serta kemampuan saya Ready to Use Untuk digerakkan dalam mencapai upaya perjuangan demi kepentingan orang banyak. Mohon dukungan teman-teman semuanya, bahwa sekarang saya telah tercatat di Daftar Calon Tetap (DCT) Anggota Legislatif DPRD II Kota Tangerang Selatan. (Dapil VI Pamulang). Semoga Ridho Allah SWT Menyertai.

Satu hal yang saya camkan, pesan salah satu sahabat blogger Mataharitimoer Ni, kelak kamu harus tetap jadi diri kamu sendiri seperti yang sekarang ini.Of Course Kang MT.

Advertisements
Uncategorized

The Winner of FNE5th

Alhamdulillah berakhir sudah sukuran ulang tahun Blog Fight Never Ending yang ke 5. Terima kasih banyak atas semua partisipasi teman-teman dalam memeriahkannya. Tentu saja perayaan ini bukan sekadar pesta atau memperingati. Tetapi lebih dari pada itu. Tema yang saya angkat kali ini berhubungan dengan bagaimana cara teman-teman meningkatkan value menulis blog dengan cara sendiri dan pemikiran sendiri. Yang dapat dibagikan kepada semua teman Blogger yang membaca.

Tentu saja semua partisipasi teman-teman sangat bermanfaat. Bukan saja menyenangkan hati saya sebagai penyelenggara, tapi buat Blogsphere. Karena apa yang dituliskan teman-teman adalah tips bermanfaat.

17 Postingan terpilih akan mendapatkan tanda terima kasih berikut ini :

Pemenang 5 Merchandise dari Blogdetik :

1. Yuniarinukti Tulisan : Ngeblog di Blogdetik itu Super

2. Dipo Dwijaya, Tulisan : 9 Cara Meningkatkan Value Blog Agar Lebih Bermakna

3. Lianny Hendrawati, Tulisan : Meningkatkan Value Blog

4. Artha Amalia, Tulisan : Cara Mudah Meningkatkan Value Blog

5. Chairul Umam, Tulisan : Value Blog jadi Bermanfaat itu gimana sih?

Pemenang 3 Voucher Taxi Bluebird @100.000 + Merchandise Internet Sehat :

1. Imawan Anshari, Tulisan : Cara Meningkatkan Value Blog

2. Jay Boana, Tulisan : Blogmu Adalah Cerminan Pribadimu

3. Tayusani Yuza, Tulisan : Menyadari Blog Bukan Untuk Sekadar Curhat

Pemenang 3 Voucher XL @100.000

1. Kang Didno, Tulisan : Meningkatkan Value Blog Agar Lebih Bermakna

2. Liza Fathiariani, Tulisan : Saling Berbagi, jadikan Blog Lebih Bermakna

3. Nurul Huda, Tulisan : Agar Blog Mempunyai Value

Pemenang 5 Anti Virus 2012 Norton by Symantec dari internet Sehat

1. Rahmi Aziza, Tulisan : Pertama kali Serius Nulis ya di Blogdetik

2. Alfan Renata , Tulisan : Komunitas adalah Wahana Berbagi

3. Husin peng, Tulisan : http://husinpeng.blogdetik.com/?p=294

4. Justinus Sejati Djiwandoro, Tulisan ; Tips Penting Agar Blog Semakin Bermakna

5. Lili By, Tulisan : Kenapa Blogdetik

Pemenang 1 USB Card dan Merchandise

1. Indriyanti, Tulisan : http://indrinoor.blogdetik.com/2013/08/01/halo-dunia/

Terima kasih untuk semua kontestan yang telah berpartisipasi dan jika belum sempat mendapatkan hadiah, bisa ikut di rogram lainnya. Yang penting tetap semangat menulis ya teman-teman J

Terima kasih untuk para sponsor : Blogdetik, Bluebird Group, XL123 dan Internet Sehat semoga sukses.

Selamat bagi para pemenang, mohon kirimkan konfirmasi beserta nama asli, alamat lengkap dan no hp ke aniberta77@hotmail.com dengan Subject Pemenang FNE5th. Hadiah akan dikirimkan setelah lebaran. Mengingat sudah masuk masa cuti dan jasa kurir terbatas waktunya. Ditunggu kabarnya setelah barang terkirim.

Terima kasih

Uncategorized

ngaBlogburit, Ilmu dan Inspirasi dari Teman Untuk Teman

All About ngaBlogburit 2013 Ini adalah sebuah tema yang sebenarnya ingin saya ceritakan namun beda format bahasa tapi tetap sehati ya. *Senyum

Saya sangat bangga menjadi bagian dari Blogdetik walau hanya sebagai seorang Blogger. Saya bisa merasakan berbagai manfaat yang tak terhitung sejak awal saya ngeblog disini sampai sekarang. Diantaranya bisa merasakan kemasan kreatif yang dibuat oleh Blogdetik. Dari mulai Blogger Bicara, Blogger Kartinian dan program rutin Ramadhan ngaBlogburit yang setiap tahun ada.

Khusus untuk ngaBlogburit saya benar-benar angkat topi. Dengan ngablogburit berarti selama Ramadhan peserta yang ikut, akan selalu update blognya karena konsisten menuliskan tema yang dilempar admin setiap harinya.

Manfaat ngaBlogburit

Bagi yang pernah menang ngaBlogburit, adalah bonus ekstra buat mereka. Sebab lebih dari sekadar menang dengan ikut serta menuliskan setiap tema yang dilempar admin dari Senin sampai Jumat dengan otomatis, peserta bisa mendapatkan benefit sebagai berikut :

1. Blognya akan selalu update rutin, tentu akan menambah nilai bagi blog yang selalu update tersebut, traffic bertambah, memancing kreativitas dan penyemangat untuk update secara continue.

2. Mengisi waktu luang dengan hal positif, karena menulis tema yang ada hubungannya dengan Ramadhan. Pasti isinya ada nilai ibadah dan kebaikannya.

3. Bisa berbagi, dengan menuliskan berbagai tema Ramadhan yang dilempar admin setiap harinya, otomatis kita akan berbagi tips dan inspirasi dari pengalaman pribadi atau opini terhadap kejadian yang kita saksikan di lingkungan sekitar kita.

4. Mengingatkan keutamaan Ramadhan, dengan berbagai tulisan yang dibagikan para peserta bagi pembacanya, sehingga pembaca bisa menelaah lagi arti Ramadhan dan segera melakukan keutamaan Ramadhan dengan lebih bijak lagi.

5. Peserta yang ikut program ngaBlogburit pada setiap tema yang dilempar pada jam 15.00 dan paling lambat submit postingan pada pukul 18.00 adalah suatu tantangan buat penulisnya. Karena dituntut berpikir cepat dalam mengolah pikiran yang dituangkan menjadi satu postingan sesuai tema yang dilempar admin. Jika terlatih, maka dengan sendirinya kreativitas blogger akan terasah.

Poin-poin diatas adalah review dan pendapat saya tentang ngaBlogburit secara keseluruhan. Dan khusus program ngaBlogburit 2013 saya mempunyai kesan tersendiri. Sejujurnya saya inginn sekali mengikuti program ini setiap hari. Namun apa daya, saya baru mengikuti lima kali, enam dengan yang sekarang. Tidak dapat mengikuti setiap hari karena saya akhir-akhir ini selalu ada tugas kerja keluar pada jam dimana tema mulai dilemparkan. Dan selalu bentrok dengan kegiatan yang waktunya bersamaan. Tetapi hal tersebut tak menjadi penghalang buat saya agar tetap bisa mengambil manfaat dari semua postingan yang ditulis teman-teman. Saya masih dapat membacanya dan mengambil inspirasinya.

Inspirasi Paling Mengena dari Postingan di ngaBlogburit 2013

Dari postingan-postingan teman-teman di ngaBlogburit 2013 saya sangat terkesan dengan tulisan Belinda Buka Bersama Jangan Lupa Ibadahnya yang mengingatkan kita bahwa saab buka puasa bersama jangan sampai lupa ibadahnya, apalagi jika bukber gratis lantas tak ada tempat shalat, harus dipertimbangkan lagi. Sebab ibadah adalah lebih utama dari sekadar cari kenyang. Lalu saya terkesan juga dengan tulisan Solihudin Ngabuburit itu Indonesia Banget yang berpendapat bahwa Ngabuburit itu Indonesia banget, dengan mengutip quotation peulis buku Dr Yusuf Qardlawi memberikan penerangan bahwa ibadah itu bukan dari jenis amalnya tetapi dari pemanfaatan waktunya. Jadi tradisi ngabuburit Indonesia sudah menjadi ciri khas yang berlanjut menjadi tradisi Ramadhan. Berarti ngabuburit harus disikapi dengan baik agar punya makna dan value nya. Keren sekali dan jadi pengingat juga.

Disamping itu ada tulisan Danieldh yang berjudul Layakkah kita dapatkan THR Dari tulisan ini saya merasa arus berevaluasi diri, saat mengharap THR besar dari bos atau dari mana saja. Harus ditelaah dengan kinerja dan kontribusi kita yang telah diberikan pada si pemberi THR atau institusi pemberi THR. Dari berapapun THR yang didapatkan, harus benar-benar disyukuri dengan penuh. Disamping itu, untuk kedepannya sudah pasti kalau pekerja akan mendapatkan THR jadi dalam bekerja harus benar-benar melakukan yang terbaik karena relevan dengan tunjangan yang diberikan. Bagi anak-anak yang mengharap THR dari orangtua juga harus belajar lebih rajin lagi dan berbudi pekerti. Sangat inspiratif sekali tulisan ini. Dapat menjadi renungan kita yang selalu berharap lebih.

Banyak sekali tulisan inspiratif dari ngaBlogburit 2013. Tidak dapat saya tuliskan disini satu per satu. Dari semua tulisan yang saya baca jadi seolah mendapat siraman rohani walau dalam keterbatasan waktu. Ketika diperjalanan, saya suka membacanya di gadget. Hitung-hitung dapat tausiyah bermanfaat, walau bukan dari ustadz tapi isinya sangat menyentuh dan berilmu.

Suka Duka ikutan ngaBlogburit 2013

Saya senang jika pas waktunya bisa ikutan, karena bisa berbagi tips dan inspirasi, apalagi saya berkesempatan untuk ikut ngaBlogburit Offline di Garda Oto. Seru dan sangat kekeluargaan. Dukanya ketika saya selesai menuliskan draft, ada sedikit gangguan saat posting, sehingga deg-degan takut terlewat batas waktunnya. Berpacu dengan waktu dari pukul 15.00 sampai 18.00 itu sangat membuat grogi dan salah tingkah. Jika sedang tak banyak kerja masih tenang. Jika harus disambil kerja, membuat senewen. Tapi disinilah tantangannya. Jika bisa melewatinya dengan baik dan menghasilkan tulisan sesuai tema, akan terasa puas walaupun belum memenangkan sebagai juara. Yang penting sudah berbagi manfaat dan dapat melewati tantangan-tantangan yang ada dari program ini. Walau terbilang kecil tantangannya tak bisa disepelekan lho, karena menulis sesuai tema dengan waktu singkat, walau bercerita pengalaman pribadi tetap saja survey kecil harus dilakukan. Supaya tulisan ada ilmu dan maknanya.

Program ngaBlogburit memberikan pelatihan menulis kreatif dan cepat secara tidak langsung. Dan menuai banyak ilmu bagi para penulis maupun pembacanya. Jadi ngaBlgburit sangat bermanfaat. Untuk tahun depan semoga ngaBlogburit terus diadakan. Terima kasih kepada Blogdetik yang sudah kreatif mengadakan ngaBlogburit, dan ngaBlogburit 2013 buat saya adalah asupan ilmu yang tak saya dapat dibangku kuliah atau institusi lainnya.