Uncategorized

Safety Riding Campaign at SD Budi Mulia Ciledug

Walau perhelatan ultah dblogger dan rangkaian kegiatannya telah usai, namun petikan ilmu dan kesan saat saya kebagian tugas mewakili dblogger untuk kampanye safety riding dan bagi bagi helm pada hari keempat kampanye di 5 SD Jabodetabek, saya kebagian tugas di SD Budi Mulia Ciledug sangat menyenangkan.

Diberi tempat untuk kampanye diruangan studio musik milik SD Budi Mulia, yang keren , bersih dan ber ac, sepuluh murid berhasil diculik sesaat buat ikut kampanye safety riding dan responnya sangat interest serta mengundang rasa ingin tahu mereka.

Celetukan dan pertanyaan para siswa siswi yang mewakili SD Budi Mulia sangat mengundang tawa, katanya Dimitri salah satu siswa kelas IV, “Iya yang ngingetin pake helm cuma pak polisi, padahal kita juga anak anak punya kepala dan musti pake helm, memangnya ortu aja yang punya kepala?” hi..hi…pinter juga nih anak.

Memang masalah helm ini selalu disepelekan, dengan alasan dekatlah atau gak ada razia, ribet atau panas, takut rambut kusut atau lepek kalau pakai helm, padahal lebih dari itu keselamatan lah yang harus diingat, dan helm masa kini sudah fashionable, gambar dan corak bisa kita pilih sesuai selera, namun standar SNI itu yang lebih utama, dan menurut Pak Andri dari komunitas Koboi juga BMC, jika beli helm SNI lebih baik di toko toko besar biar lebih terpercaya, dan ciri logo SNI yang asli adalah logonya menyatu dengan bahal helm, bukan tempelan dari bahan lainnya.

Mendampingi team JDDC dan komunitas pengendara KOBOI yang support dalam serangkaian acara ultah dblogger, ini rekamannya :

helm-tupay

Anak anak SD Budi Mulia berpose pakai helm untuk dibawa pulang dan dipakai tentunya

buat-pak-guru

Kenang kenangan Helm standar SNI untuk Pak Guru

helm

Gak takut rambutnya rusak atau lepek karena helm, yang penting selamat yaaaa

kampanye1

Mba Fitria Hawa dari Marketplus, memberi penjelasan tentang guna pakai helm

simak1

Pak Andri sedang menjawab pertanyaan salah satu siswa tentang bahan baku helm dan bagaimana helm yang standar SNI yang asli, ternyata helm standar SNI bisa kita beli dengan ciri, logo SNI yang menyatu ke helm, bukan tempelan dari bahan lain, dan helm SNI itu jika tertimpa benturan saat kecelakaan akan retak dan harus retak untuk mengeluarkan energi yang besar dari kepala saat terbentur, bukan pecah namun retak, dan bahan helm SNI sudah dirancang dari tiga lapisan yang tidak akan membuat kepala kita langsung membentur jalan saat kecelakaan atau jatuh. Terima kasih Pak Andri sudah memberi ilmu dan informasi bermanfaat mengenai helm.

pake-helm

Pose dulu ah usai acara sama Salsabilla siswi kelas 6 SD, tingginya sama ya hi..hi…

safety-riding

Bersama safety riding 4th day team, ki-ka : Mas Andri Berlianto, Mba Fitria Hawa dkk.

Usai acara, Mba Fitria Hawa dan Pak Andri menyarankan kepada sepuluh siswa siswi yang ikut kampanye pada saat itu agar membagi pengalaman dan wawasannya setelah ikut menimba ilmu di Safety riding campaign, berbagi kepada orangtuanya, saudara, teman dan kerabatnya.

Dan mari kita biasakan memakai helm disaat berkendara sepeda motor, agar terhindar dari sesuatu yang tak diinginkan.

Advertisements
Uncategorized

Diary Seorang Dblogger

Dear diary,

Setelah dua tahun bergabung dan terlibat bersama teman teman dblogger, berbaur dengan berbagai canda tawa serta saling berbagi suka duka, semua membaur dan pada tanggal 23 Januari 2011 kemarin, aku tak mampu untuk menahan bulir airmata yang mendesak ingin keluar, ya wujud perasaan yang bahagia tiada tara, bahwa diacara puncak ini, dblogger mampu melakukan sesuatu yang bermanfaat dan semua terealisasi begitu nyata.

Rasa haru itu bukan hanya terwujudnya rasa gembira dan keriangan pada saat acara, namun saat 17 Komunitas dan Blogger perorangan yang ikut hadir dan berkontribusi pada acara Community sharing, berbagi pengalaman dan ikut menyatu dengan semua yang hadir, rasanya wujud Bhineka Tunggal Ika itu benar benar nyata di Gandaria Citty pada tanggal 23 Januari 2011 itu, bagaimana tidak? Dari Makasar, Surabaya, Semarang, Bandung, Magelang, Gresik, Banten, dan lain lain datang dan saling bertatap muka juga berbagi.

Oh ya Diary, aku pun sangat merasa surprise saat teman teman Blogger yang sudah lama tak jumpa juga mereka sudah jarang update ngeblog malah sudah tinggal diluar Kota Jakarta, juga yang masih di Jakarta semua datang, jadi reuni juga nih dan saat usai acara ketika harus berpisah, perasaan sedih itu hinggap, namun tak lama karena kami semua berkomitmen tetap menjalin komunikasi dan tetap pererat persahabatan.

Rangkaian acara Blogger safety riding, Pembagian helm, lomba nulis dan acara puncak telah selesai, namun semangat untuk bersatu, berkarya dan saling mengikat berbaur dengan komunitas darimanapun tidak akan pernah berakhir, persahabatan dan saling menautkan ikatan bathin antar komunitas dan Blogger untuk berkarya memajukan dan mencerdaskan bangsa serta generasi mendatang adalah hal yang terpenting dan sebuah esensi.

Walau sebagai pribadi, namun aku musti ucapin terima kasih nih diary sama berbagai pihak yang telah membantu dblogger.

Terima kasih banyak untuk eyang, sebagai ketua panitia, semua teman teman panitia yang sebagian sampai begadang selama beberapa hari, Blogdetik, creative fabian, marketplus, JDDC, Bluebird Group, Adira dan semua sponsor yang telah terlibat pada acara dblogger, juga terima kasih banyak atas kehadiran teman teman komunitas juga semua teman Blogger atas waktunya juga kontribusinya.

Dan buat Dblogger senior yang tak sempat hadir namun memberi kontribusi secara lain aku ucapin Big Thanks buat Idana, Depz, Deliana, Dayu, Moulin, Thopo, Mellbondz, Lies Surya, Dina Yuniar dan yang lainnya yang tak bisa saya sebutkan satu persatu.

Oh ya diary, aku semakin spechless karena sisa sisa moment tanggal 23 itu masih menempel dalam relung kalbu, aku sudahi saja cerita ini ya diary, soalnya aku juga korupsi jam kerja nih curhatnya he..he….

Berikut ini sebagian foto yang berhasil di jepret, sebagian yang lain bisa dilihat di FACEBOOK

23012011

23012011034

bareng-raditya-dika

narsiscom-ditengah-acara

23012011020

23012011013

23012011028

23012011030

23012011057

Uncategorized

Kita ke Acara Ultah Dblogger 2nd yukk…..

Teman teman, hidup dan berteman dengan banyak orang, berbagai komunitas dan lain bahasa, budaya adalah sangat menyenangkan, entak komunitas apapun itu, kita bisa sharing berbagai hal, dari mulai aktivitas online, menulis, bedah buku atau nongkrong bareng saat kopdar, buka itu saja lho, ada banyak hal hal berguna yang bikin kita berbuat sesuatu yang berarti buat diri sendiri maupun orang lain.

Saat kopdar bukan hanya fun fun atau ha ha hi hi gak jelas namun suka terselip misi dan idea buat berbuat sesuatu yang berguna bagi diri maupun orang lain, untuk komunitas manapun tentunya ya 🙂

Dan kebetulan saya sudah dua tahun ini bergabung dengan komunitas Blogger detik (Dblogger) , banyak cerita dan kegiatan positif , seperti :

1. Gerakan Berbagi : Kegiatan untuk mengumpulkan donasi bagi kaum dhuafa dan orang yang membutuhkan uluran tangan kita setiap bulannya, dan bagi yang ingin menjadi donatur tetap, bisa transfer ke rek Gerakan Berbagi sebesar Sepuluh Ribu Rupiah per bulannya, dan setiap bulan akan disalurkan pada yang berhak.

2. Arisan Blogger : Sudah Berjalan dua tahun juga, arisan ini dikocok secara online karena yang ikut serta bukan hanya Blogger Jabodetabek namun dari seluruh Indonesia, dimaksudkan untuk memupuk kepercayaan dan mengikat tali silaturahim.

3. Event Menulis, Dari blogger, Oleh Blogger dan untuk blogger.

4. Acara Kopdar, bisa dilakukan jika ada waktu luang, hal ini menambah kedekatan emosional juga saling lebih mengenal satu sama lain sampai tercipta sebuah persaudaraan sesama blogger.

Dblogger yang didirikan pada Tanggal 11 Januari 2009, dalam acara ulang tahunnya yang kedua ini, mengadakan rangkaian acara yang disponsori oleh Marketplus dan Blogdetik. Acaranya yaitu :

1. Kampanye Safety Riding di 5 SD daerah Jabodetabek dan bagi bagi helm standar SNI, sudah berlangsung dari Tanggal 17 Januari sampai 22 Januari

2. Lomba posting menulis tema safety riding

3. Dan untuk acara puncak yang akan diadakan bersama komunitas komunitas dan Blogger Blogger yang akan mengadakan Community Sharing serta perayaan ulang tahun Dblogger dengan dimeriahkan oleh band band ibukota serta talkshow bersama Raditya Dika pada

bloggerreaction

Tanggal 23 Januari 2011 , Jam 13.00 Di Gandaria Citty Mall Outdoor (Dekat Mall Pondok Indah Jakarta Selatan)

Silahkan bagi yang mau hadir, siapapun boleh, bahkan yang tidak punya blog pun boleh datang lho, acara ini gratis. Caranya hanya kirim email berisi nama, alamat URL dan no HP, ke dblogger.community@gmail.com

Kenapa harus daftar? karena bagi yang mendaftar akan mendapatkan merchandise gratis dblogger.

Maka dari itu ayoooo daftar dan ajak semua teman, saudara atau siapa saja.

Acara ini dipersembahkan oleh : Dblogger dan Marketplus

Uncategorized

Rindu Tontonan Bermutu

Kangen banget sama tontonan televisi yang bermutu , inspiratif juga bermuatan edukasi dan moral, tentunya patut ditonton siapapun, karena saat ini banyak sekali tontonan yang sangat tidak bermanfaat, ada beberapa tayangan reality show yang kadang tidak masuk akal, menjual kemiskinan, tayangan perjodohan yang nota bene adalah bohongan, sinetron yang menampilkan ABG konsumtif juga bukannya mikirin pelajaran atau masa depannya , yang ada malah mikirin pacaran juga shopping, saya sampai khawatir anak saya terbawa bawa seperti itu.

Tontonan yang saya kangeni itu adalah :

1. Sinetron Rumah Masa Depan , bagi yang merasa angkatan SD di pertengahan Tahun 80an, pasti tau Sinetron ini, tokoh yang saya ingat adalah artis yang sekarang jadi artis pantomim Septian Dwi Cahyo sebagai Bayu, seorang lelaki ABG yang patuh dan berbakti kepada orangtua, juga pemeran utama bernama Gerhana, anak dari keluarga sederhana namun cerdas dan ulet, dalam sinetron ini setiap episode nya selalu menampilkan kisah kisah berbeda namun berseri, tema yang diangkat tak jauh dari kehidupan kita sehari hari, seputar sosial , kisah guru dan murid yang harmonis, bertetangga yang baik, dan bagaimana menyikapi orang yang jahat, dulu sinetron ini tayang setiap hari minggu siang, pas kalau lagi ngumpul bersama keluarga nonton sinetron ini begitu nikmat sambil minum teh atau makan makanan yang dibuat ibu dirumah.

Pesan moral dari sinetron ini begitu banyak, ajaibnya sampai saya sudah ibu ibu begini, masih menempel pesan moral baik yang disampaikan pada sinetron serial itu.

2. Serial Keluarga Cemara, kalau sinetron ini, tayang sekitar pertengahan tahun 90an, saya sudah SMA ya waktu itu, sinetron ini begitu bersahaja, kehidupan satu keluarga terdiri dari abah (adi kurdi), emak(novia kolopaking), Euis (Ceria Hade), Ara (Anisa Fujianti), dan Agil ( Pudji Lestari), dalam keterbatasan hidupnya yang tak luput dari kesusahan dan cobaan bertubi tubi, namun keluarga ini mampu menghadapinya dengan kekuatan moral yang diajarkan si abah dan emak kepada tiga anaknya yang masih dibawah umur, perjalanan hidup yang dilakoni apa adanya namun bermakna luas dan sangat memberi arti kepada siapapun baik keluarga, tetangga maupun para guru anak anaknya, walau hidup serba terbatas namun selalu berseri karena cinta kasih dan kekompakan keluarga cemara ini, nilai nilai luhur tak pernah luput diterapkan walau situasi mendesak namun tak menghalalkan segala cara juga tak memerlukan belas kasih orang lain, dulu sinetron ini tayang setiap sore Really miss it………………

3. Serial Si Doel Anak Betawi, Salah satu pemainnya sekarang sudah jadi wakil Bupati Tangerang (Rano Karno), sinetron ini juga tayang pada pertengahan 90an, sempat ditayang ulang di akhir 90an, sinetron berbau komedi dengan akting lucu Mandra, dan Alm Benyamin serta Alm Basuki, membuat sinetron ini menghibur tak pernah habis, dan kisah inspiratif si Doel yang anak Betawi asli, tak kalah bersahaja saat lulus kuliah dan menyandang gelar sarjana, dapat memberi contoh orang orang disekitarnya, dengan kesederhanaannya, mengundang banyak simpati teman temannya dari kalangan manapun, termasuk temannya dari kalangan jetset, sinetron ini mampu membangkitkan semangat bahwa untuk diterima dalam pergaulan apapun bukanlah dari harta, gelar atau status, namun dari pola pikir, prinsip, wawasan dan kecerdasan emosi. Kalau jam tayang udah mau habis, rasanya beraaatttt banget he..he…waktu itu.

4. Flora dan Fauna, tayangan yang bermuatan wawasan tentang tumbuhan dan hewan, tayangan ini sudah lama sekali tak terdengar, diganti sama infotainment, hipnotis2an sambil mengumbar aib, dan tayangan ngerjain orang sampai marah betulan.

5. Tayangan lainnya paling serial luar kayak Mission Impossible sama MacGyver he..he..he…

Teman2 kangen sama tayangan apa yang bermutu dan layak tonton untuk konsumsi seluruh keluarga nih?

Uncategorized

Memahami Etika itu?

Tata krama pada beberapa lingkungan yang saya rasakan pada kehidupan sekarang, sangat gamang dan penuh pertentangan dengan hati nurani, karena apa? pertanyaan saya mengenai etika itu apakah harus dinamis juga seiring berjalannya waktu? menjadi kabur dan terkadang apa yang salah dibenarkan karena mengikut kebanyakan orang, padahal menurut saya etika itu untuk segala jaman, hanya orang orangnya saja yang mudah berubah atau suka membenarkan yang salah agar kepentingannya tercapai.

Beberapa contoh kasus yang saya jumpai dan saya alami sendiri :

1. Ketika saya memasuki lingkungan rumah yang baru saya tempati, dengan semangat saya langsung datangi tetangga tetangga baru untuk berkenalan juga berbincang sedikit, karena MCB listrik dirumah saya belum turu dari developer, maka ada satu tetangga yang menawarkan jasa untuk mengurus MCB itu sampai terpasang, oh saya dengan senang hati dong meng iya kan dan dalam hati saya sudah ada niat untuk memberi imbalan yang pantas jika memang sudah beres, tetapi saya menjadi ilfil ketika si tetangga itu menyampaikan dengan raut muka agak malu malu kucing, ” Tetapi mba, untuk mengurusi itu pasti ada ongkosnya, jadi mba kapan bisa kasih ongkosnya itu.” welehhh…saya sampai tertegun karena tidak menyangka penampilan pria yang rapi, bersih, dan kelihatan berpendidikan dengan to the point menyampaikan hal itu, akhirnya saya memutuskan menghubungi pihak developer saja untuk pemasangan MCB itu.

2. Ketika dibagi raport di sekolah anak saya, sudah sekalian untuk membeli buku dan LKS untuk tahun ajaran baru, salah satu orangtua murid curhat kepada saya ketika ia ingin fotocopy saja untuk LKS nya karena jatuhnya mungkin lebih murah walau beda hanya sedikit, terus ibu guru wali kelasnya langsung bilang, kalau LKS fotocopy tidak akan masuk nilai, ck..ck..ck…sampai segitunya si ibu guru, padahal jaman saya sekolah dulu masih bisa pakai buku paket yang turun temurun atau mencatat jika tidak punya buku atau LKS, saya jadi tidak mengerti apakah tujuan sekolah itu hanya untuk beli buku tanpa harus memahami isinya, apapun dan gimanapun bentuk buku atau syllabus itu, yang penting kan sesuai kurikulum kan? akhirnya ibu temannya anak saya itu terpaksa membeli.

3. Pada sidang tilang dikantor pengadilan, tiga orang hakim didepan membacakan tuntutan dan sejumlah biaya yang harus dibayarkan, karena saya sudah membayar dimuka sesuai kwitansi yang saya terima di loket, tetapi masih ada kelebihan bayar, lalu si Hakim yang satu bilang, ibu sudah bisa ambil motornya dan mengambil kembalian di kasir, tetapi whattt??? saya sampai tertegun lagi ketika melihat panitera berbisik sesuatu sama si hakim itu, tidak tahu apa yang mereka diskusikan, dan si hakim mengangguk tanpa melihat saya, panitera itu langsung bilang ” Ayo mba, saya antar ke kasir untuk ambil kembaliannya.” wueheheh……dalam hati saya mereka ini harus layani antrian yang mau disidang bela belain antar saya ke kasir buat ngambil kembalian yang tidak seberapa??? dan ditengah jalan menuju kasir si panitera bilang ” Mba karena ada biaya administrasi lain, maka kembalian ini saya akan bagi bagi dengan hakim ya.” aduhhhh maaakkkkk…….saya sampai ngenes, bukan apa apa, apakah gaji seorang yang bekerja di pengadilan itu gajinya kecil banget atau kenapa? atau mungkin mereka sudah biasa menerima sogokan, ketika saya lurus lurus saja belaga pilon soal tips, mereka habis akal supaya saya tergerak untuk memberi. Itu pengalaman paling menggelikan dan sungguh tak masuk akal, he..he….ternyata bekerja di suatu badan yang bergengsi begitu masih saja terkotori oleh pegawai yang kurang memahami nilai diri dan etika, sangat tidak menjaga citra.

4. Suatu hari di acara launching mitra perusahaan tempat saya bekerja, saya menghadiri acara itu ditemani anak saya Sekar, disana banyak sekali bertemu relasi juga customer, ada yang mendekati saya dan menyapa dengan sumringah ” Ibu, senangnya bisa bertemu disini, oh ya untuk pengajuan kerjasama apakah sudah disampaikan pada pimpinan ibu, kapan kira kira acc nya bu?” setelah bla..bla..bla…bicara, si customer itu menyodorkan amplop, saya langsung bertanya untuk apa ini? dia bilang sebagai ucapan terima kasih sudah dibantu, saya langsung jawab , “maaf bu itu memang sudah kewajiban saya bekerja buat customer dan itu memang sudah pekerjaan yang harus saya lakukan.” tanpa menyerah si customer menuju sasaran kepada sekar, sekar melihat mata saya , dimatanya terpancar sikap meminta pendapat, saya langsung menggelengkan kepala tanda sekar tidak boleh menerimanya.

Anak sekecil Sekar wajar merasa heran dan penasaran mengapa bunda gak mau terima pemberian orang? saya lalu jelaskan dengan bahasa yang dapat dipahami anak usia 6 tahun, alhamdulilah Sekar pun mengerti.

5. Di depan sekolahan SMA saat saya nunggu metromini ke arah senayan, ada beberapa siswi dengan pakaian seragam yang sangat jauh dari wibawa atau rapi, rok sepaha, kemeja ketat, buku cuma sebiji digenggam, dulu mana bisa begitu, udah disetrap kali kalau rok diatas lutut sedikit juga, sekolah cuma bawa buku tulis satu biji? dan sambil cengar cengir gerombolan siswi itu nyegat avanza yang melintas, sambil menggoda dan dua orang diantaranya naik sambil tertawa tanda menang, temannya yang tidak naik teriak ” Gue cari yang lebih keren dari mangsa Lo!” alamakkkkk……saya menatap prihatin anak anak siswi itu, mau jadi apa anak anak ini? kalaupun mereka anak pintar dan berduit, lalu bagaimana dengan nasib moral dan bekal ilmu untuk dia kelak dikemudian hari? sungguh miris hati ini.

Melihat beberapa contoh kasus tersebut saya merasa banyak pertentangan hati nurani karena manusia diajarkan dan diterapkan untuk mempunyai nilai nilai luhur untuk menjaga diri juga lingkungan atau citra sesuatu yang patut dijaga dari pelecehan atau sikap yang tidak pada tempatnya terjadi.

Saya masih membekas pelajaran PMP (Pendidikan Moral Pancasila) yang diajarkan di sekolah, pelajaran PMP sangat mengajarkan etika dalam keseharian, baik di lingkungan sekolah, rumah, masyarakat juga tempat tempat umum, juga mengajarkan tata krama untuk orang dewasa, sebaya dan bawah umur, semua dibahas dalam satu paket pelajaran dalam bahasa yang ringan, tepat dan tidak berat, namun dapat menempel di memori seorang murid untuk bermoral sampai murid itu tua, kalau sekarang PKN, saya rasa bahasanya terlalu berat dan banyak istilah kenegaraan yang harus dipelajari oleh anak kelas 1 sampai kelas 4 SD.

Tetapi belajar moral dan etika tak harus mengandalkan dari sekolah atau sebuah institusi saja, sudah kewajiban dan keharusan juga jika kita sebagai orangtua menanamkan nilai dasar moral pada anak anak kita, lebih mantap tentunya dengan praktek, menerapkan dalam kehidupan sehari harinya ketika bersikap di lingkungan, pada orang lain juga saat berinteraksi ditempat umum.

Jangan biarkan generasi muda dan generasi yang akan datang menjadi generasi yang cacat moral, tipis iman dan tidak menghargai nilai luhur sebab suatu saat jika jadi pemimpin atau bekerja pada suatu instansi maupun pemerintahan, tidak akan menghalalkan segala cara juga tidak melakukan tindakan yang merampas segala hal yang bukan haknya.

Generasi yang kita harapkan adalah generasi yang patut dicontoh, diteladani, bermoral luhur, beriman dan bisa memajukan bangsanya dengan cara yang patut.