Uncategorized

Mudik Asyik A la Saya dan Ngablogburit OTO

Setiap individu yang punya kampung halaman sebagian besar akan melakukan ritual mudik. Mudik akan terasa lebih menyenangkan jika kita melakukan banyak persiapan dari jauh hari.

Saya setiap lebaran akan pulang ke Bandung ke rumah orangtua saya. Disana juga banyak kerabat, hal ini adalah sangat dirindukan.

Agar momen mudik terasa lebih bermakna, maka saya suka menikmati mudik mulai dari perjalanan. Sebelum perjalanan, saya punya beberapa persiapan untuk mudik. Diantaranya :

1. Persiapan kondisi badan agar tetap fit

Persiapan ini tentu saja sangat utama, karena jika badan sakit, kita tidak akan bisa kemana mana. Sekalipun untuk mudik. Maka selama puasa harus dijaga asupan makanannya. Juga istirahat yang cukup.

2. Persiapan barang bawaan.

Kumpulkan pakaian sekeluarga untuk sehari-hari, untuk silaturahim, pakaian sembahyang dan untuk bepergian jauh. Termasuk pakaian dalam dan semua perlenkapannya. Packing dengan rapi,

Mainan anak, device dan buku ringan perlu dibawa secukupnya. Jangan lupa obat-obatan yang perlu dibawa untuk di perjalanan.

Tips dari saya, jika mau packing semua barang bawaan wajib, harus di daftar dalam catatan. Setelah terkumpul, nanti di check list satu per satu. Hal ini untuk mencegah adanya barang penting yang ketinggalan.

3. Yang terakhir adalah mengecek kondisi kendaraan yang akan dipakai untuk mudik. Pastikan semuanya oke, mulai dari mesin, transmisi, piranti rem, kelistrikan, kaki-kaki, wiper, roda dan ban. Lakukan general check terhadap kendaraan lebih baik.

Untuk tips mudik aman dan mengasyikan, saya memperoleh tips bermanfaat dari acara NgablogBurit di Garda Aula Kantor Garda OTO yang terletak di Jl.Cilandak – Lebak Bulus Jakarta. Bareng Blogdetik dan para Blogger kami berkumpul untuk menyimak paparan tips mudik dengan kendaraan pribadi. Pembicara adalah dari Garda OTO dan RDC.

Kesimpulan dari acara ini, adalah selain harus memerhatikan seluruh kondisi mesin kendaraan sebelum berangkat mudik, ada beberapa tips lainnya. Yakni :

Perhatikan manajemen kelelahan : Kita harus mengenali jam biologis kita, kapan biasanya mengantuk dan jam waspada. Harus rajin berolah raga, tidur selama 10-45 menit sebelum berangkat mudik, istirahat setiap 3 jam atau 240 km, pertahankan jam makan di perjalanan seperti jam makan di rumah, tidak menggunakan alkohol atau obat-obatan yang bisa memengaruhi kemampuan mengemudi dan hindari mendengarkan musik dengan beat yang monoton.

Buat Rencana Perjalanan : Dapatkan referensi perjalanan sebanyak mungkin terhadap rute yang akan diambil. Seleksi rute terbaik, tercepat dan teraman.Tentukan target waktu mengemudi, dan waktu istirahat di dalam lokasi rute yang dipilih.

Jika semuanya sudah disiapkan perjalanan mudikpun akan terasa asyik dan nyaman. Dan jangan lupa biar lebih tenang lagi, asuransikan kendaraan anda dengan memilih asuransi yang tepat dan benar-benar terpercaya. Garda OTO pun memberikan tips memilih asuransi kendaraan yang benar dan memberikan penjelasan apa saja hak-hak pembeli asuransi dengan detail. Beruntung saya ikut acara ini. Pengetahuan bertambah.

Sekilas cerita dari Ngablogburit OTO, di Garda Aula terasa hangat dan ramai. Kami para blogger berbagi suka cita menyambut waktu berbuka puasa. Selain mendengarkan penjelasan dari Narasumber perwakilan Garda OTO dan RDC. Kami menyaksikan beberapa performance dari komunitas dBlogger, hiburan musik dan games seru. Berikut foto-fotonya


Musik Performance
Musik Performance

Bersama dBlogger Cmmunity
Bersama dBlogger Cmmunity
Advertisements
Uncategorized

Berbuka Puasa Bersama Mengembalikan Kehangatan Keluarga

Bulan Ramadhan terasa ada yang kurang tanpa buka puasa bersama. Baik bersama keluarga, teman kerja atau teman lama. Kadang berbuka puasa bersama sering dijadikan ajang kesempatan untuk melakukan reuni keluarga yang sudah lama tak bertemu atau reuni bersama teman-teman lama. Ini yang disebut salah satu hikmah puasa mungkin ya.

Tanpa disadari teman lama berkumpul lagi, keluarga yang sudah lama tak bersapa mulai berdatangan silaturahim untuk memenuhi undangan buka puasa di rumah salah satu kerabat.

Saya sendiri sangat merasakan manfaat dari buka puasa bersama. Ini adalah kisah nyata beberapa tahun lalu. Dalam satu keluarga pasti antar anggota keluarga suka ada yang cekcok dan tidak akur. Masalah biasanya datang dari hal sepele. Saya sudah berusaha untuk tetap bersikap biasa walau sepupu saya terlihat kurang bersahabat. Semestinya sepupu saya yang di posisi adik, karena dia adalah anak dari adiknya orangtua saya. Berlaku hormat terhadap kakaknya, mau memaafkan. Tapi ini tidak, dihubungi pun tidak mau angkat telepon apalagi balas sms.

Di moment Ramadhan tahun lalu di hari ke lima Bulan Ramadhan, adalah hari yang sangat bersejarah bagi saya, karena saya yang tidak biasa berlama-lama untuk tidak bertegur sapa sama siapapun, maka saya berinisiatif mengundangnya untuk berbuka puasa bersama. Adik sepupu saya yang tinggal satu kota dengan saya, pasti sempatlah dia berkunjung. Pikir saya. Dengan modus Sekar ingin bertemu adik sepupunya, sambil buka puasa bersama. Mampu meluluhkan hati adik sepupu saya ini untuk kembali menjalin silaturahim keluarga.

Akhirnya adik sepupu saya datang bersama keluarganya ke rumah saya untuk bersama-sama berbuka puasa. Rasanya indah sekali hidup dalam kedamaian. Betapa puasa saat itu mendapatkan hikmah yang tak terkira karena di momen buka puasa bersama itu hati saya plong dan kehangatan keluarga dengan sepupu kembali lagi.

Selain hikmah diatas, berbuka puasa bersama sangat baik untuk dilakukan. Jika dalam satu keluarga setiap anggota keluarganya jarang berkumpul, disaat berbuka puasa, biasanya selalu mengusahakan untuk pulang cepat dari beraktivitas. Karena ingin segera berkumpul di rumah untuk berbuka puasa bersama. Momen langka yang banyak diimpikan ini akan terwujud disaat buka puasa bersama di rumah atau disuatu tempat.

Apa alasannya berbuka puasa bersama itu bermanfaat? Karena disaat kebersamaan itu, akan tercipta obrolan ringan yang akan berkelanjutan sampai selesai berbuka puasa. Orangtua yang tak tahu banyak aktivitas sehari-hari anaknya diluar sekolah jadi tahu, anak yang awalnya cenderung menutup diri, tapi karena disaat buka puasa bersama suasananya memancing untuk membuka obrolan, anak jadi merasa enak ngobrol dan berbagi dengan keluarga. Pulang beraktivitas yang biasanya mampir-mampir dulu ke tempat lain, akan cepat-cepat pulang langsung ke rumah dengan berbagai cara. Agar bisa terkejar untuk berbuka puasa bersama. Dengan berbuka puasa bersama, kebersamaan dengan keluarga akan selalu terwujud.

Uncategorized

Berbagi Resep Takjil Lezat Menyehatkan

Sejak remaja saya terbiasa membuat takjil sendiri di rumah bersama keluarga. Sampai sekarang diusahakan untuk menu berbuka puasa harus selalu dibuat di rumah. Karena selama puasa kita sudah sudah mengalami detoksifikasi alami didalam tubuh. Maka jangan sampai makanan yang masuk diawal berbuka adalah makanan yang tidak tepat. Misalnya, makanan yang mengandung banyak zat kimia, seperti sirup dengan pewarnanya, kolak dengan pemanis buatan, gorengan yang minyaknya berlebih atau camilan tidak sehat lainnya. Karena kalau sampai makanan yang kurang tepat masuk disaat berbuka puasa, pasti akan sia-sia proses detoksifikasi saat seharian kita berpuasa.

Membuat takjil sendiri tidak susah dan tidak mahal, asal ada kemauan dan bisa luangkan waktu untuk membuatnya. Bahan baku untuk Takjil biasanya saya memilih bahan yang alami. Bukan bahan olahan yang biasa dijual di supermarket. Misalnya, Singkong, Ubi jalar, talas, pisang, kolang kaling, Jagung, terigu, gula merah atau gula pasir, santan yang mendadak diparut dari kelapa yang baru dikupas, air kelapa dan buah-buahan segar.

Saya mau berbagi resep takjil favorit saya yang selalu ada di setiap Bulan Ramadhan. Takjil ini resep uji coba saya sendiri ketika saya masih SMA. Namanya Kolak Talas

Resep Kolak Talas :

Bahan : 500 gr Talas (Rebus, potong dadu) , Irisan nangka matang secukupnya, 500 ml air , santan cair dari 1 butir kelapa, gula merah atau gula pasir secukupnya, garam sdt, 2 lembar daun pandan diikat.

Saus : Santan kental dari 1 butir kelapa.

Cara membuat : Didihkan air, masukkan talas yang telah direbus. Masukan gula , santan cair, garam dan daun pandan. Didihkan sampai agak mengental. Lalu angkat. Siap dihidangkan dengan santan kental dan irisan nangka matang.

Menurut saya, Kolak Talas ini cocok sebagai Takjil karena bahannya sangat alami dan mengandung karbohidrat. Irisan nangkanya akan menyegarkan setelah seharian berpuasa. Mengonsumsi makanan ini akan tahan lapar sampai kita selesai Shalat Tarawih. Jadi masih bisa konsentrasi ibadah sebelum makan besar. Karena biasanya saya dan keluarga akan berbuka makan besar kalau tidak sesudah Shalat Maghrib, pasti sesudah Tarawih. Jadi energi yang diperlukan dalam masa sebelum makan besar, harus ada.

Selain Takjil Kolak Talas, saya juga punya resep Minuman Takjil Favorit. Yaitu Es Kacang Merah.

Ini dia resep Es Kacang Merah

Bahan : 250 gr Kacang merah direndam dan direbus sampai empuk, 250 gr gula merah, 500 ml air, 250 ml perasan jeruk manis, 250 ml santan, es serut secukupnya.

Cara membuat : Campurkan semua bahan, aduk rata lalu diatasnya dikasih es serut.

Es Kacang Merah sehat sebagai minuman, karena menurut saya tak ada campuran bahan kimia yang masuk kedalam tubuh saat awal buka puasa, kacang merah yang mengandung asam folat, vitamin E selain gurih, manis juga menyegarkan.

Untuk sirup, saya lebih memilih sari buah asli yang di blender atau diparut, atau dimakan langsung. Pokoknya untuk Takjil saya memilih makanan alami tapi enak.

Prinsip saya, memilih Takjil jangan Cuma berpikir ingin makanan spesial yang mahal dan enak saja. Tapi harus dipertimbangkan unsur gizi dan pengaruhnya terhadap kesehatan juga. Kita memang tidak salah memanjakan lidah disaat Bulan istimewa Ramadhan. Tetapi harus berpikir panjang terhadap kesehatan selanjutnya yang berjangka panjang.

Maka, segala bahan makanan alami harus pandai-pandai kita siasati agar berdampak positif untuk tubuh dan tetap lezat serta nikmat disantap saat awal berbuka puasa.

Uncategorized

Meriahkan 5 Tahun Saya Ngeblog di Blogdetik Yuk!

7 Juli 2008, pertama kali memencet tuts-tuts keyboard di www.anny.blogdetik.com dengan penuh rasa percaya diri dan tak begitu banyak harapan macam-macam terhadapnya. Karena sudah mejeng saja tulisan di sana, senangnya minta ampun. Serasa diwadahi fasilitas bagi saya yang suka menulis sejak kecil.

Sikap saya yang saat itu polos dan tak menyangka tahun demi tanuh berganti, saya mendapatkan banyak berkah dari Allah SWT dari jalan menuis Blog. Khususnya di Blogdetik. Saya memang punya banyak akun lain selain Blogdetik. Tetapi merupakan sejarah, saya bisa ngeblog dengan full itu awalnya dari Blogdetik, akun lain lahir berawal dari menulis di Blogdetik. Jadi sangat mausiawi saya selalu merayakan ulangtahun Blog yang ini setiap tahunnya. Karena merupakan cikal bakal kelahiran blog-blog saya yang lainnya.

Tanpa disadari saya telah menuai berkah, otomatis saya ingin meningkatkan value blog saya agar lebih punya nilai positif bagi para pembacanya. Bukan hanya saya saja yang bisa dapat berkah tapi diharapkan pembaca juga bisa mendapatkan sesuatu bermanfaat dari tulisan blog yang saya tayangkan. Walau akhir-akhir ini saya kurang update, bukan berarti saya sengaja. Karena pekerjaan saya yang sekarang lebih menguras tenaga dan pikiran. By The Way, bukan berarti saya tak ada upaya, saya sedang berusaha menyeimbangkan lagi antara pekerjaan dan ngeblog, agar selaras. Karena jujur saja, dengan ngeblog itu, inspirasi kehidupan dari segala sudut pasti akan selalu datang. Dan Chance for the future pun terbentang luas. Percaya deh, saya punya rahasia besar berkat ngeblog ini saya bisa lolos ke tahap karir yang selama ini tak pernah saya impikan, kalau sudah waktunya nanti saya buka rahasia besar ini ya, hehehe sabarrrr…….

Saya ingin berbagi pengalaman sedikit ya, buat meningkatkan value blog agar lebih bermakna. Diantaranya;

1. Update paling tidak dalam sebulan ada postingan baru 2 atau 3 post.

2. Isi postingan dengan hal bermanfaat, kurangi postingan curhat yang kurang penting, kalaupun mau curhat harus tetap punya nilai dan pesan moral serta hal menarik.

3. Kalaupun kita sedang posting dalam posisi menjadi Buzzer suatu Brand, kemaslah tulisan dengan elegan dan diselipkan tips bermanfaat atau opini membangun terhadap sisi kehidupan yang ada hubungannya dengan brand yang kita promosikan. Jadi, walaupun sedang nge-buzz tetap memberikan manfaat bagi pembaca.

4. Blogwalking

5. Selalu menerima kritikan membangun dengan hati senang.

6. Share tulisan yang telah dipublish di semua akun sosial media yang kita punya.

7. Sempatkan ikut acara Offline atau kopdar, walau tak sering, sesekali saja. Agar teman maya adalah teman nyata.

8. Berbagi kepada orang lain, mau mengajarkan menulis blog terhadap siapa saja yang ingin belajar, jangan pelit dan perhitungan.

9. Harus selalu mau belajar dan belajar baik sendiri maupun dari orang lain

10. Rendah hati dan tidak pernah lupa pada semua pihak yang telah membesarkan kita.

Pasti teman-teman semua punya tips tersendiri bagaimana meningkatkan value blognya kan? Dalam kesempatan ini. Saya ingin berbagi kebahagiaan kepada teman-teman pengguna Blogdetik. Saya mengharapkan partisipasi teman-teman ya untuk memeriahkan ultah blog saya yang ke 5 ini. Caranya adalah. Ikutan posting dengan tema :

Cara Meningkatkan Value Blog agar Bermakna

Teknisnya adalah :

1. Posting tulisan harus di akun Blogdetik, jika belum punya akun blogdetik, bisa daftar disini

2. Dalam postingan selipkan satu saja link ke http://anny.blogdetik.com

Kirim Nama asli, alamat rumah (kali aja menang , buat kirim hadiah), no hp, email dan URL postingan yang diikutsertakan ke aniberta77@hotmail.com dengan subject FIGHT NEVER ENDING 5th

Kalau punya twitter, twit postingannya sambil mention ke @aniRingo dan @Blogdetik pakai hashtag #FNE5th

Pengumuman pemenang Tanggal 3 Agustus 2013

Hadiah : Merchandise dari Blogdetik, USB Card , Anti Virus, Pulsa dari XL, Voucher Bluebird dan masih ada dari sponsor lain. Akan diberitahukan kemudian. Hadiah akan dikirim setelah lebaran.

Jumlah pemenang akan dipilih sebanyak-banyaknya. Jadi buruan teman-teman ikutan ya, tapi saya tidak menjanjikan hadiah yang super keren, kesediaan teman-teman untuk memeriahkan hari jadi blog ini adalah suatu apresiasi yang paling berharga buat saya.

Terima kasih buat sahabat2 saya di Blogdetik, Julia Hardy, Fransisca Asri, Eyang Anjari, serta semua sahabat di dBlogger. Dan Buat Blogdetik tentunya. Karena dukungan semuanya blog ini tetap survive.

Uncategorized

Ngabuburit Adalah Pemanis Puasa

Pada Bulan Puasa kita harus menahan lapar, haus dan hawa nafsu. Perbanyak ibadah dan perbuatan baik dengan sesama. Tetapi sejatinya amalan ini harus dilakukan kapan saja. Tak hanya di Bulan Puasa. Pada bulan ini, yang menunaikan ibadah puasa juga tak berarti mengurangi aktivitas rutinnya. Yang bekerja tetap bekerja, yang sekolah tetap sekolah. Rutinitas tetap berjalan walau jam kerja atau jam sekolah di Bulan Puasa sedikit dikurangi.

Masa berbuka puasa adalah masa yang paling dinanti bagi yang menunaikannya. Seseorang bisa melakukan apapun untuk membuat waktu bergulir cepat menuju saatnya berbuka puasa. Ada yang mempelajari Al Quran, berdiskusi tentang ayatnya, mendengarkan Tausiyah, Jalan-jalan, atau melakukan sesuatu yang mengasyikkan lainnya. Maka muncullah istilah Ngabuburit yang berasal dari Bahasa Sunda artinya Menanti senja tiba. Istilah ini kemudian populer bukan hanya dikalangan masyarakat Jawa Barat saja. Setiap ada yang mau mengisi waktu disela menanti berbuka puasa, akan bilang Mau Ngabuburit

Apakah penting Ngabuburit di Bulan Ramadhan?

Saya berpendapat Ngabuburit itu bisa dibilang penting atau tidak. Tergantung dari essensi Ngabuburit itu sendiri. Sebaiknya disaat menunaikan puasa keikhlasan adalah menjadi hal utama dalam menjalankannya, dalam arti, kita harus bisa melaksanakan puasa sebaik mungkin tanpa beban. Isi hari puasa dengan berbagai kegiatan bermanfaat yang bermanfaat serta ada nilai ibadahnya. Jadi arti Ngabuburit disini adalah memanfaatkan waktu menjelang berbuka puasa dengan melakukan hal yang bermanfaat. Bukan sengaja membunuh waktu, dengan cara yang tak lazim. Melakukan kegiatan yang tak ada nilai ibadahnya. Jangan sampai punya pikiran asal hati senang cepat menuju senja dengan melupakan apa yang penting dilakukan pada hari itu.

Ngabuburit hanyalah sebagai seni dan pemanis menjelang berbuka puasa. Melakukan hal menyenangkan tetapi tetap ada nilai ibadahnya. Seperti membaca bacaan bermanfaat, jalan-jalan cari angin sambil ngobrol obrolan bermutu bersama orang lain atau menulis hal-hal yang bermanfaat di Blog. Dengan berbagi manfaat untuk orang lain, sudah pasti ada nilai ibadahnya.

Kesimpulannya, Ngabuburit itu penting sebagai pemanis dan seni dalam menjalankan ibadah puasa agar lebih bermakna, berkesan, ada penyegaran dan punya manfaat.

Selamat Ngabuburit

Uncategorized

Siapa Buzzer, Apa Yang Dilakukannya?

Era sosial media saat ini bukan hanya merupakan alat komunikasi antar individu di dunia maya, lebih dari itu. Sekarang sudah menjadi andalan untuk menyebar informasi yang penyebarannya cepat. Karena melalui sosial media, semua informasi tersebut bisa digaungkan dengan mudah, misalnya ditulis di status facebook, akan muncul di timeline dan mengundang para komentator yang akan terjadi dialog. Jika pasang status di twitter, maka akan ada yang me-reply atau re-twit sehingga keterbacaannya akan semakin meluas. Yang memberi informasi tersebut disebut Buzzer.

Informasi yang dituliskan akan berupa ajakan secara tidak langsung. Mengemukakan User Experience dalam menggunakan suatu produk atau jasanya kepada orang lain. Hal ini ada yang dilakukannya karena merasa puas dengan produk atau jasa yang ia pakai. Ada juga yang merupakan pesanan dari sebuah perusahaan atau pemakai jasa Buzzer. Jadi Buzzer tak identik dengan berbayar. Siapapun bisa menjadi Buzzer saat menginformasikan suatu produk/jasa dalam sebuah sosial media.

Dalam acara ngOpi detikinet dan Blogger Bicara bertema Lika Liku Buzzer, dengan narasumber Dian Adi Prasetyo @Didut seorang pecinta sosial media dan Blogger, Lucy Wiryono @Lucywiryono pemilik Steak Holycow dan Kemas M Fadhli @Podelz. Bertempat di Anomali Coffee Plaza Indonesia.

Biasanya keberadaan para Buzzer dianggap pengganggu yang memenuhi timeline dengan kicauan yang tak diharapkan sebagian follower, maka hal ini sangat menarik untuk dibahas dan didiskusikan.

Menurut @Didut, menjadi Buzzer harus punya nilai jual dan konten yang sesuai. Jadi tak hanya mengandalkan berkicau di twitter saja. Karakter dan sikap seorang Buzzer juga sangat memengaruhi pandangan para followers. @Didut juga membagi pengalaman saat menerima tawaran untuk menjadi Buzzer suatu produk yang tak sesuai buatnya. Ia tak merasa punya User Experience terhadapnya. Maka @Didut memberikan job tersebut kepada temannya. Anggap saja hal ini sebagai memperluas networking dan memberi pekerjaan kepada teman. Ujar @Didut.

Sementara Lucy Wiryono, sebagai pemilik @Steakholycow yang punya banyak teman dan teman-temannya dengan sukarela tanpa diminta mengicaukan pengalamannya makan steak di @Steakholycow. Begitu cepat menyebar dari satu mulut ke mulut yang lain. Hal ini sangat menguntungkan Lucy karena tanpa dibayar mereka sudah spontan memberikan testimoni makan steak ditempatnya. Jadi menurut Lucy, menjadi Buzzer siapapun bisa, ketika seseorang menyuarakan sesuatu itu sudah dianggap sedang Buzzing.

Sekarang sudah banyak perusahaan melirik para pengguna sosial media. Menurut @Podelz, mereka akan bersaing dengan ketat termasuk dengan para pemilik brand di twitter. Buzzer juga sudah merambah dunia blog, dengan job review nya. Syarat utama seorang Buzzer adalah harus tahu dan pengalaman menggunakan barang atau jasa yang dipromosikannya. Paling tidak Buzzer itu tahu apa yang dipromosikannya. Kata @Podelz.

Tanggung jawab seorang Buzzer berat, terutama secara moral. Karena secara tidak langsung, Buzzer sudah menjadi Brand Ambassador dari produk yang dipromosikannya. Profesi Buzzer kian tinggi potensinya seiring terus bertambahnya pegiat sosial media. Tambah @Podelz.

Jadi kesimpulan dari diskusi #Ngopinet ini adalah, Syarat menjadi seorang Buzzer itu harus punya citra yang baik, melalui sikap dan perilakunya di sosial media, sedikitnya punya pengalaman dalam menggunakan barang atau jasa yang dipromosikannya, sesuai konten, tidak nyinnyir dan panndai menngolah kata-kata promosi menjadi soft selling. Tetapi Buzzer tak identik dengan berbayar, ketika seorang teman meminta tolong untuk promosikan barang dagangannya, maka tolonglah dia.

Ayo kita menjadi Buzzer yang beretika dan raihlah potensi ini sebaik-baiknya.