Uncategorized

Tidak Perlu Takut Dalam Kebaikan

Tersebutlah sebuah karakter bernama Hati kecil dan Hati besar, dua hati ini bercokol dalam sebuah lubuk dalam tubuh manusia. Saya beberapa hari ini mendengar pergulatan kata dan diskusi serius diantara mereka, saya nguping dan lekat-lekat menyimak apa yang mereka bicarakan. Ternyata yang menjadi bahan adu argumen diantara mereka tentang Menyampaikan Kebaikan Yang Tepat hmmm….sangat menarik, perlu saya simak lebih lanjut.

“Cil, memangnya kalau berbuat baik itu bebas ya? Bisa dilakukan di mana atau kapan pun? Atau harus lihat-lihat dulu?” Tanya si hati besar dengan penasaran.

Hati kecil dengan bijak menyambut pertanyaan hati besar “Kamu kenapa Sar, tiba-tiba menanyakan pertanyaan yang sebenarnya bisa dijawab sendiri? Ayo tenangkan dulu dan ceritakan duduk permasalahannya. Ada apa?” Tambahnya.

“Begini, aku tadinya berpikir bahwa segala kebaikan itu bebas-bebas saja, mau dilakukan dimana atau kapan pun, tetapi saat aku sudah melakukan hal itu, ada orang lain yang merasa keberadaannya terusik. Orang tersebut tidak mengungkapkan rasa tidak nyamannya secara langsung, tapi melalui tindakan yang kurasa adalah sebagai sindiran terhadapku.” Ujar hati besar dengan menunduk dalam-dalam. Sedih.

“Sar, kamu tak perlu merasa bersalah begitu, masa kebaikan harus disesali? Ayo ah senyum, menyampaikan suatu kebaikan itu memang sepatutnya tak perlu dibatasi, dihalangi atau dijegal. Kebaikan itu akan bermuara kepada banyaknya manfaat bagi semua pihak. Namanya kebaikan tentu saja akan menghasilkan sesuatu yang banyak diharapkan orang lain.” Hati kecil memberi penjelasan dan menghela napas sesaat.

Hati kecil melanjutkan, “Tak semua kebaikan yang kita lakukan bisa diterima semua pihak. Karena masing-masing punya idealsme, keinginan, kekuasaan, ambisi, eksistensi dan pengakuan yang besar dari pihak lainnya. Sehingga dapat membutakan apa yang ada disekitarnya, yang ada dibenaknya hanyalah “Ego” dan tak peduli dengan kebaikan yang bisa menjadi sumbangan energi positif bagi sekitarnya. Bahkan ketika kamu bermaksud berbuat baik, dianggapnya sebagai ancaman dari luar yang akan mengotori idealismenya itu. Jadi, sudah jelas melakukan kebaikan pun harus hati-hati dan jangan sampai malah melukai hati orang lain.” Kata hati kecil menjelaskan panjang lebar.

Hati besar terperangah, “Kok begitu, Cil ? Kalau begitu harus pilih-pilih dong?”

Segera dijawab hati kecil “Bukan demikian Sar, menyampaikan suatu perbuatan baik untuk orang lain tak perlu pilih-pilih, bisa kepada siapa saja. Tetapi, harus punya empathy dan membaca situasi. Jangan sampai apa yang disampaikan sia-sia. Artinya, kita harus jeli, jangan sampai orang yang punya prinsip ‘merasa sudah serba sempurna’ tak terusik oleh kita. Atau seperti peribahasa “Membuang garam ke laut” Kita harus bisa menjaga sikap dan santun dalam menyampaikan kebaikan itu.” Hati kecil memberikan penjelasan dengan seksama.

“Aku sekarang mengerti Cil, berarti harus ada sebuah kebaikan yang tak perlu disampaikan karena takut melukai orang lain, begitu kah Cil?” Tanya hati besar masih penasaran.

“Pandangan itu sama sekali tidak benar Sar, jangan sampai kita menunda-nunda atau mengurungkan perbuatan baik dalam bentuk apapun. Walau kita harus hati-hati karena jangan sampai ada pihak yang merasa terusik, bukan berarti kita tak patut menyampaikan semua kebaikan itu Sar. Artinya, kita tetap sampaikan kebaikan itu dengan cara yang tepat. Tidak menjadi pahlawan yang tidak diharapkan juga tidak memaksakan kehendak. Jika memang tidak diperkenankan, cari saja tempat lain atau berikan saja kebaikan itu kepada yang benar-benar memerlukannya. Kepada orang yang welcome dan punya kerendahan hatinya untuk menerima sudut pandang lain untuk saling melengkapi. Pokoknya kamu harus tetap semangat Sar!” Kata hati kecil berapi-api.

Hati besar mulai mengerti. “Aku sekarang benar-benar paham Cil, jadi sejatinya memang kebaikan itu tanpa batas dan tak patut dijegal, tujuan berhati-hati itu artinya jangan sampai kebaikan yang kita lakukan malah menjadi kemudharatan, betul kan Cil? Makasih ya Cil.” Kata hati besar puas dan tersenyum.

Hasil nguping perbincangan hati kecil dan hati besar, saya merasa terinspirasi. Apalagi paparan si hati kecil yang mendalam dan netral. Menyampaikan kebaikan ternyata tak serta-merta disampaikan, dengan dalih sudah yakin benar. Harus menimbang dan melihat kondisi, jangan sampai kebaikan yang kita sampaikan malah menjadi sesuatu yang kurang berkenan. Menyampaikan kebaikan memang kewajiban kita dan harus sebanyak-banyaknya dilakukan. Tetapi jangan sampai menjadi mubazir dan sia-sia.

Berbuat baik harus ditularkan dan tetap semangat walau ada hambatan atau olok-olok lebih baik abaikan dan anggap saja sebagai pemacu agar ada evaluasi serta bisa dijadikan pembelajaran mental.

Sesuatu yang kita anggap baik belum tentu dapat keterima dengan baik dan berkenan dihati orang lain. Maka berbuat baik selain keikhlasan juga perlu teknik, empathy dan sikap membawa diri yang tepat. Mudah-mudahan saya selalu diberikan petunjuk yang memudahkan jalan untuk berbuat baik yang tepat, amin.

Advertisements
Uncategorized

Sunday Sharing Bersama Blogdetik dan Detikinet

Sumber foto : Blogdetik.com
Sumber foto : Blogdetik.com

Ahamdulillah, akhirnya acara Sunday Sharing berjalan dengan lancar, berkat dukungan dari Blogdetik dan pasukannya, Mba Melyanti Setyorini, Mba Astri Kurnia, Bang Karel Anderson dan Mas Radi yang mungkin waktu liburannya terampas gara-gara acara ini. Pokoknya terima kasih banyak dan semoga kebaikannya dibalas dengan kemuliaan dari Allah SWT, amin ……

Acara yang tadinya hanya diniatkan untuk kopdar sambil sharing tentang Buzzer, jadinya sebuah workshop bertema “How to get earn and more benefit from online social media activity” bertempat di Gedung Aldevco Kantor detik.com lantai 4 IT Lounge.

Teman – teman Blogger yang hadir ada lebih kurang 43 orang dari berbagai platform blog. Saya mengisi materi tentang bagaimana optimalisasikan semua akun sosial media yang dipunyai agar punya nilai lebih secara moril maupun materil. Poin -poin penting seperti memperkaya konten, perluas relasi serta memerhatikan aspek etika bersosial media saya bahas di sana. Merupakan apresiasi bagi saya, bahwa saat itu saya bisa berkolaborasi dengan Mas Ardhi dari redaksi @detikinet yang kut mengisi materi di acara Sunday Sharing. Mas Ardhi melengkapi materi yang saya sampaikan, dengan mengulas tentang bagaimana membuat review produk agar tidak terjebak advertorial. Terima kasih Mas Ardhi sudah berkolaborasi di acara ini. ini adalah materi yang saya bagi bisa diunduh :

Silakan unduh dan ini FREE MATERI di sini

Selain acara sharing, kami pun seseruan dengan games yang dipandu oleh Bang Karel, seperti biasa, sangat kocak dan bkin sakit perut karena ketawa terus. Teman-teman yang dikerjain untuk berparodi menjadi saya juga mau saja hihihi….mereka Riri, Pedro, Edrida dan Hanum. Juara satu dapat hadiah banyak, Hanum gak sia – sia datang dari Semarang gondol banyak hadiah. Terima kasih hadiah dari Asri, Riski Fitriasari, Nathan, Mba Putri, Tomi, Mas Radi, Mba Astri dan Mangga dari Bang Karel untuk Hanum sang Juara 1. Hadiahnya banyak dan unik.

Semoga apa yang saya dan Mas Ardhi sampaikan di acara ini, akan membekas di hati teman – teman yang hadir. Semoga bermanfaat dan saya mohon maaf atas segala kekurangannya.

Sekali lagi untuk Blogdetik terima kasih atas semuanya sehingga acara ini dapat berjalan dengan baik. Untuk Fransisca Asri big thanks ya sudah mau jadi MC di acara ini, you’re my bestiest *peluk

Ucapan terima kasih untuk idBlognetwork dan Bluebirdgroup atas support hadiah voucher belanja dan voucher taksinya. Serta Buku Sang Burung Biru sebagai door Prize.

Buat teman -teman semua yang hadir terima kasih banyak sudah bersedia hadir meramaikan acara #SundaySharing You’re awesome pokoknya!

POSTINGAN TERKAIT :

1. Tomy : http://t.co/srJuxBYcUf

2. Irwan Efendi : http://t.co/ISmcIkhka6

3. Sri Sugiarti : http://t.co/iloRRNySxA

4. Putrri Karrtika : http://t.co/VUAp5Fq45g

5. Nanang Permana : http://t.co/eAIZCxl1Wr

6. Nathan : http://t.co/vXWF7AzRvv

7. Agus Salim : http://t.co/m25qE1aO2u

8. Dewi Sulistyawati : http://t.co/pY1w5L7uiA

9. Irpan rispandi : http://t.co/obJZtVYmCE

10. Melly : http://t.co/EUzHpKtLsy

11. Imawan Aanshari : http://t.co/yCPNuSDDFI

12. Hanum Hpsari : http://t.co/ELHGcMaKhs

13. Haya Alya Zaki : http://t.co/UZNurEicK2

14. Dwina Yusuf : http://t.co/5klDLesmkd

15. Chairul Umam : http://t.co/HdhR922324

16. Riski Fitriasari : http://t.co/hzFWcQKnPt

17. Rangga : http://t.co/b6mFN5UJJt

18. Riri :http://riri-restiani.blogspot.com/2013/11/tips-dan-trik-mendulang-rupiah-di-blog.html

19. Fitri : http://rayafr.blogdetik.com/2013/11/19/ngepet-online-bisa-dapat-duit/

FOTO-FOTO seru untuk acara ini silakan diintip DI DOKUMENTASI FB BLOGDETIK

Uncategorized

Bebestar 2 Wadah Ekspresi Bakat Anak

K-ka : Ade Umiyana Savitri, Prita Pratiwi, MC
K-ka : Ade Umiyana Savitri, Prita Pratiwi, MC

Orangtua mana yang tak ingin anaknya punya bakat bersinar dan menuai banyak prestasi. Yang akan bermanfaat untuk bekal dikemudian hari. Banyak orangtua yang belum mengetahui bagaimana memupuk rasa percaya diri pada anak untuk bisa tampil di depan banyak orang. Baik untuk menampilkan kemampuannya atau sekadar berani berbicara di depan orang banyak. Hal ini perlu stimulasi namun tanpa paksaan. Upaya stimulasi bakat dan menumbuhkan rasa percaya diri itu diperlukan wadah yang tepat.

Sebagai dukungan dalam meningkatkan kualitas generasi penerus untuk sekarang dan esok (Early Life Nutrition) , maka PT Nutricia Indonesia Sejahtera melalui Bebelac menghadirkan kembali ajang Bebestar 2, setelah sukses dengan Bebestar 1. Kompetisi bagi anak Indonesia dari usia 1 sampai 6 tahun yang bertujuan sebagai wadah bagi orangtua untuk menyalurkan bakat anaknya yang masih terpendam atau sudah mulai terlihat.

Melalui kompetisi ini semua anak Indonesia punya kesempatan untuk berekspresi dengan cara mendaftar dan mengirimkan video penampilan anak mereka dari seluruh Indonesia.

Dalam press conference Bebestar 2 di Gandaria City, Ade Umiyana Savitri mengatakan bahwa proses Bebestar 2 ini diawali dengan pendaftaran di 117 kota, dilanjutkan tahap audisi di 30 kota, saat ini sudah terpilih 15 Bebestar terbaik dari masing-masing kota yang akan tampil di masing-masing region. Tercatat dari seluruh Indonesia 41.666 video bakat anak yang masuk di pendaftaran. Dan untuk Jakarta sendiri masuk 5032 video partisipan dari kota – kota terdekat, seperti Jabodetabek.

Dalam Press Conference Bebestar 2 ini hadir juga Prita Pratiwi, Psikolog Anak, memberikan penjelasan bahwa anak yang memperoleh dukungan dan memberikan kesempatan kepada anaknya untuk berekspresi, akan menumbuhkan kepercayaan diri anaknya di manapun berada termasuk di lingkungan baru sekalipun.

“Anak bisa diberikan asupan wawasan, diberikan pengalaman sejak dini dan asupan gizi yang sesuai kebutuhan fisiknya.” Tambah Prita.

Dalam kesempatan ini Ade Umiyana juga memberikan penjelasan “Bebestar 2 hadir karena berdasarkan riset yang dilakukan, banyak para orangtua yang tertarik dengan animo ajang lomba ini, mereka merasa bahwa melalui wadah Bebestar 2, terasa efektif dan mengena.”

Bagaimana dengan anak yang pemalu dan kurang rasa percaya dirinya? Prita memberi solusi dengan menelusuri dulu penyebab si anak menjadi pemalu. “Penyebab pertama, anak menjadi pemalu karena orangtua di rumah kurang komunikatif dan tidak banyak bicara. Yang kedua, anak terlalu banyak dimarahi, dikritik atau dibebani ambisi orangtua. Dua faktor ini akan menyebabkan anak merasa tidak percaya diri dan cenderung menarik diri.” Ungkap Prita.

Padahal, semua anak yang terlahir dikaruniai bakat yang beragam dan bisa menjadi bintang (Everyone’s a Star) dan bisa dipilih sesuai minat, yang diperlukan hanyalah bagaimana memupuk rasa percaya dirinya saja.

15 Bebestar 2 terbaik Jabodetabek akan tampil di Gandaria City pada tanggal 16-17 Nopember 2013. “Dalam acara ini Bebelac juga memfasilitasi banyak permainan seru dan bermanfaat bagi pengunjung dan masyarakat.” Pungkas Ade Umiyana Savitri, Marketing Manager Bebelac.


Dewan juri penilai

Saya sendiri melihat ajang Bebestar 2 ini sangat banyak unsur edukasinya, anak tak akan kaget ketika harus tampil di muka umum. Karena dari proses pendaftaran awal, anak dilatih tampil melalui video diteruskan audisi dan proses lanjutan yang bertahap. Apalagi dalam event Bebestar 2 yang berlangsung di Gandaria City Tanggal 16-17 Nopember ini beragam fasilitasnya, ada Photobooth, Bebegames, membuat prakarya dan arena bermain. Sehingga di sana, anak-anak bisa merasakan bebasnya berekspresi bermain sambil belajar. Juga menikmati penampilan 15 Bebestar 2 di panggung utama.

Uncategorized

Invitation, Get Earning From Blogging

Dear Sohib Blog,

Dengan segala hormat dan kerendahan hati, saya mengundang teman-teman Blogger untuk kopdar sambil lunch dan sharing mengenai dunia Blogging dan social media campaign yang dapat menghasilkan financial. Dalam hal ini, kita bertukar pengalaman, saling mengisi dan saling melengkapi. Kita sama-sama belajar, anggap saja kita sedang belajar kelompok ya.

Apa sih yang membuat saya termotivasi untuk berbagi? motivasinya hanyalah ingin berbagi secuil kebahagiaan saja bersama sesama blogger. Berdasarkan yang sudah saya alami, yang sudah saya dapat dan sudah saya ketahui, walau mungkin hanya secuil saja. Barangkali dapat memberi gambaran atau jalan juga bagi teman-teman yang ingin mencicipi penghasilan dari kegiatan Blogging. Diantara teman – teman mungkin sudah ada atau bahkan banyak yang sudah menguasai, tidak masalah, kita sharing bareng-bareng saja. Setiap blogger kan pasti punya tips yang berbeda, jadi tak ada salahnya saling mengisi, bukan?

Berikut informasi selengkapnya :

Acara : Kopdar plus sharing “Get Earning From Blogging”

Hari / Tanggal : Minggu, 17 Nopember 2013

Tempat : Kantor detik.com (Gedung Aldevco Octagon. Warung Buncit Raya No.75) Patokan : Pas depan Halte Busway Buncit Indah sebrang Pizza Hut.

Waktu : 11.00 s/d selesai

*Ada Lunch , Door Prize berupa Voucher Belanja dari idBlognetwork dan Merchandise dari Blogdetik. Terima kasih banyak kepada Blogdetik atas penyediaan ruangan dan konsumsinya. Juga idBlognetwor atas sumbangan door prize-nya. Semoga Allah SWT yang membalas dengan kebaikan yang lebih tinggi laagi amin.

Daftar yang sudah konfirm :

1. Imawan Anshari 2. Yulia Rahmawati 3. Nurul Huda 4. Nathan Siraj 5. Edrida Pulungan 6. Dwina 7. Melly 8. Ferinaldy Bastari 9. Hanni Handayani 10. Haya Aliya Zaki 11. Wylvera Windayana 12. Elisa Koraag 13. Hendra Putra 14. Irwan Efendi 15. Sri Sugiarti 16. Fitri Rosdiani 17. Evryta 18. Fadlun Arifin 19. Reni 20. Agus Salim 21. Hanum Hapsari 22. Jay Boana 23. Riri Restiyani 24. Rudy Gaswan 25. Nanang Permana 26. Niko 27. Rangga 28. Dewi Sulistiawaty 29. Ernawati Siregar 30. Indra Hutapea.

Bagi yang cancel mohon beritahukan jauh hari sebelumnya, agar seat dapat diberikan kepada yang lain. Mohon maaf peserta hanya untuk 30 Orang.

Terima kasih


Uncategorized

Temukan Passion Berkarir Dengan Memahami Diri

Hidup untuk bekerja? Atau bekerja untuk hidup? Kadang siwer dengan paradigma tujuan kita mengisi hari dengan aktivitas yang bertujuan mencari penghasilan tersebut. Kita beraktivitas seolah tak ada ujungnya, pagi sampai sore atau malam berada di kantor, pabrik atau tempat kerja lainnya, besok paginya harus berangkat lagi. Waktu untuk keluarga dan diri sendiri sangat terbatas. Apalagi kalau ada lembur.

Tetapi itu adalah pilihan, bagi yang ingin mudahnya saja menjalani aktivitas mencari penghasilan tentu tak masalah walau terbatasnya waktu untuk diri sendiri dan keluarga. Tetapi jika suka tantangan, tentu saja gelisah dengan rutinitas yang dirasa memenjarakan dirinya dalam batas waktu yang entah sampai kapan akan mengungkungnya dalam keterikatan prosedur tempatnya bekerja.

Live must go on dan hidup perlu dipenuhi segala kebutuhannya, baik kebutuhan diri sendiri atau keluarga. Apapun pekerjaan yang kita lakukan selagi tak menyalahi prosedur, adalah baik. Karena ada usaha yang dilakukan, tak berpangku tangan atau menunggu keajaiban datang. Namun untuk menemukan passion dalam bekerja, tentu tidak mudah. Kadang, kita mendapatkan pekerjaan tak selalu sesuai harapan, impian dan menarik menurut selera kita. Jika tak ada pilihan, harus benar-benar berusaha menyukai pekerjaan yang ada, jika mau merubah nasib, harus mendalami passion kita semaksimal mungkin dengan usaha yang lebih keras. Selain berusaha, bertukar pikiran dan cari informasi aktual juga perlu. Saya sendiri selain ngobrol-ngobrol dengan teman tentang bisnis, karir dan seluk beluk manajemen perusahaan, suka cari info dari berbagai sumber juga.

Ketika saya browsing, very blessing saya menemukan blog bisnis ini. Yang isinya mengulas semua bidang pekerjaan dengan gaya bahasa ringan namun berisi. Mengungkap tips karir, bisnis dan teknik manajemen pekerjaan pada umumnya maupun secara online dengan perpaduan cerita dan fakta. Sehingga bayangan materi yang disampaikan dapat dicerna dengan mudah dan diserap dengan mudah. Ada unsur hiburan serta pragmatis dalam beberapa ulasan. Sehingga tidak membosankan membacanya. Biasanya saya jika blogwalking, akan selesai membaca di satu postingan saja, namun tidak dengan membaca blog bisnis ini. Saya ketagihan untuk membuka artikel ke artikel lainnya. Sebab saya merasa memetik manfaat dari ulasan-ulasan yang ada di sana. Euforia Vickynisasi yang sempat heboh juga dijadikan inspirasi oleh penulisnya, isinya diluar dugaan, saya kira akan sama alaynya, tapi isinya berbobot. Mengulas fakta dengan objektif.

Jujur, saya banyak terpengaruh dari opini opini yang ada dalam blog tersebut. Karena, berbagai sisi yang diulas, dapat membuat hati saya berkata Oh..iya..ya seharusnya kan memang begini, begitu… Apalagi tentang pekerjaan. Jadi dengan membaca sebagian ulasan di sana, saya mengerjakan pekerjaan yang sekarang tetap merasa percaya diri dan yakin akan nilai positifnya. Jadi, kesimpulannya memahami passion dan minat kita dalam bekerja, perlu memahami diri sendiri dahulu utamanya. Untuk perkembangan lainnya, jika kita sudah memahami diri, ke depannya akan mudah mencapai apa yang kita harapkan. Jadi apapun pekerjaan kita, harus tetap semangat dijalani.