Uncategorized

Jangan Abaikan Potensi Diri

Jejaring sosial memang sangat efektif mempertemukan teman lama. Sekalipun dengan yang sudah tak pernah kontak lagi. Alya, salah satunya. Dia teman kuliah saya yang beberapa minggu lalu janjian di chatting facebook lalu besoknya pas jam makan siang bertemu di sebuah Mall di kawasan Sudirman.

Alya masih tetap segar penampilannya walau sudah punya 3 anak. Kami ngobrol sambil menikmati makaan siang. Sedikit curhat, Alya terlihat kurang mensyukuri semua karunia hidup yang didapatnya. Rumah tangga sempurna, anak-anak yang lucu dan karir yang lumayan. Walau menjadi karyawan swasta biasa, tetapi cukup layak bagi dirinya.

Saya sempat menanyakan apa yang menjadi kegelisahannya, ternyata Alya merasa belum melakukan apapun menurutnya. “Ni, aku tuh merasa garing, tau, lihat teman-teman bisa punya pekerjaan yang bikin mereka happy juga bisa berprestasi didalamnya.”

Saya langsung menjawab rada tidak sabar, karena gemas dong, betapa Alya ini tidak tau berterima kasih akan semua nasib yang mungkin saja lebih baik, tak melihat ke bawah.”Al, kamu merasa bosann ya?” Aku tau cirinya kamu kalau lagi bosan suka begitu, lupa sama hal-hal yang kamu miliki, lupa sama kemampuan yang kamu pendam sampai nyaris terkubur.” Saya hampir ngos-ngosan menjawabnya, lalu saya seruput es jeruk yang sudah tinggal setengahnya lagi.

Alya nampak sedikit terkejut mendengar pertanyaan saya. Tapi dia bisa langsusng memahami apa yang saya maksud.

“Ini diluar kondisi kehidupanku yang stabil Ni, aku jujur ngerasa hampa tidak membuat suatu karya yang membanggakan dan sesuai jati diiriku. Yang ada nyawanya dan hal itu bermakna ketika aku buat.” Alya memberikan penjelasan.

“Al, selain rutinitas bekerja, kumpul sama keluarga dan teman-teman, pernah gak kamu menekuni hobi kamu di sela “me time” kamu?” Sadar gak? Kalau kamu itu terlalu sibuk melihat kelebihan dan prestasi orang lain, sementara potensi diri kamu terabaikan?” Saya bertanya panjang lebar.

Alya sedikit tercenung “Ya, aku merasa sok sibuk padahal masih banyak waktu kosong yang selalu ku sia-siakan, aku hampir lupa kalau aku mampu menjahit pakaian, dari mulai desain, membuat pola sampai finishing, bisa merajut dan menyulam.” Katanya berbinar.

“Ya sudah, tekuni lagi itu hobi menjahit, merajut dan menyulamnya, nanti ikutlah komunitasnya biar ada pengembangan. Siapa tahu bisa buka toko online atau butik untuk memasarkan karya-karyamu itu.” Saya memberi saran.

Good idea Ni, aku akan berusaha bangkitkan lagi hobi lamaku itu dan mungkin saja akan mengembangkannya disela waktu kerja dan keluarga. aku ternyata punya sesuatu yang bisa dimunculkan, yeahhh…” Ujar Alya dengan senyum mengembang.

Tak terasa, kami ngobrol melebihi waktu jam makan siang, tiga per empat jam dari jam makan siang kami lalui, segera menuju kantor masing-masing agak tergesa. Karena ya terlambat, tapi obrolan bersama Alya sangat menarik dan saya jadi ingat anak saya yang membandingkan dirinya dengan temannya yang pandai menyanyi dan menari. Sekar merasa dirinya tak punya kemampuan, padahal dia lupa, bahwa dirinya pandai menulis cerita, menggambar dan pidato dalam Bahasa Inggris.

Permasalahan Alya dan Sekar diatas memang memerlukan orang lain yang megingatkan potensi yang dimilikinya. Juga support dan memberikan jalan, baik informasi terkait atau ide.

Memang, saat kita terlalu sibuk memikirkan rutinitas dan cenderung melihat kelebihan serta prestasi orang lain, membuat kita tenggelam dalam kesibukan membandingkkan diri. Sehingga waktu tanpa terasa mulai terkikis oleh pikiran-pikiran yang tidak penting. Sampai lupa dengan potensi diri yang sebenarya dapat dimunculkan, dikembangkan dan dibagikan. Bahkan menjadi prestasi tersendiri.

Prestasi dalam arti karya kita dapat bermanfaat untuk orang lain, bukan hanya prestasi dengan piala saja. Jadi mari kita optimalkan potensi diri masing-masing tanpa sibuk memikirkan atau ingin menjadi seperti orang lain. Hidup ini adalah milik kita masing-masing, jadi jangan abaikan potensi diri masing-masing.

Advertisements
Uncategorized

Jomblo.com Jejaring Sosial Buatan Indonesia

Kata Jomblo sudah melekat sebagai image yang negatif khususnya di kalangan anak muda. Jomblo suka dikaitkan dengan status yang merupakan jelmaan dari kutukan, sehingga siapapun yang menyandangnya akan merasa galau dan terpukul.

Jika menyikapi status Jomblo dengan kedewasaan serta pikiran terbuka, Jomblo bukan sebuah status yang harus diratapi. Walau definisinya juga masih belum jelas. Nah, bagi para Jomblo-ers dimanapun berada, kini ada wadah untuk menyalurkan kegalauan yang sebenarnya tak perlu terjadi. Ada situs jejaring sosial yang bisa mewadahi kreativitas mereka yang sebenarnya lebih penting di ekspos. Situs Jomblo.com sebuah jejaring sosial ( Social Network) karya anak Bangsa Indonesia, untuk Indonesia. Fungsinya lebih kurang sama dengan sosial media lainnya, untuk berinteraksi sosial, menemukan teman baru, menemukan komunitas dan kegiatan-kegiatan positif lainnya.

253d85dbe747fc3b63f2692f8de23e43_img-20140206-05306

Seperti yang diungkapkan Darrick Rochili, dari Jomblo.com dalam acara launching Jomblo.com Tanggal 6 Februari 2014 di Anomali Coffee Jalan Senopati Raya Jakarta. Anak Indonesia yang sedang Jomblo diharapkan tak menjadikannya kambing hitam untuk tidak berkarya. Sebenarnya Jomblo-ers dapat menjalani hidup sebaik-baiknya bahkan berkarya dengan baik. Kata Darrick.

Philip, Marketing Jomblo.com mengatakan Sebagai situs jejaring sosial yang akan dikonsentrasikan untuk wilayah Indonesia saja, memberikan kesempatan bagi siapa saja untuk networking, tak terbatas yang berstatus jomblo.Semua bisa gabung di di situs ini.

Fitur-fitur unik dikembangkan di Jomblo.com ini, misalnya kalau mau mencari grup atau komunitas yang satu minat, akan mudah dicari dengan masuk ke fitur yang diinginkan. Atau ketika ingin berteman dengan individu yang cocok, dengan konsep Profile Matching. Setiap individu bisa berkegiatan dan berinteraksi senyaman mungkin. Situs Jomblo.com bukan situs buat cari jodoh tetapi sebagai wadah untuk menyalurkan kegiatan positif para Jomblo-ers.

Jomblo.com bisa diakses oleh siapapun dan gratis. Jomblo.com juga masih bisa terintegrasi dengan Facebook dan Twitter.

Para penggagas Jomblo.com punya misi untuk mengedepankan sikap para Jomblo-ers agar lebih punya sikap positif, berkegiatan yang menghasilkan karya serta dapat menginspirasi banyak orang dengan karyanya. Jadi para Jomblo-ers tak boleh meratapi bahkan punya perasaan menderita, masih banyak kesempatan untuk meraih kesempatan serta membuat hidup yang menyenangkan. Pungkas Darrick.

Oleh-oleh dari Acara Launching Jomblo.com
Oleh-oleh dari Acara Launching Jomblo.com
Uncategorized

Peran Air Tanah Terhadap Kesehatan Ibu hamil, menyusui dan Bayi

Saat ini ada beberapa teman yang sedang hamil juga menyusui. Mereka sering sharing dengan saya baik ngobrol langsung maupun chatting via online. Mereka sharing ke saya karena saya pernah mengalami hamil dan menyusui. Biasanya ya berbagi cerita pengalaman dulu saat hamil juga menyusui. Apa saja yang harus dilakukan. Saya beberkan. Mulai dari konsumsi makanan bernutrisi, olah raga ringan, sampai mengatasi mual. Tetapi, ada teman saya keluhannya merasa mual sepanjang hari dan mudah lelah. Pengetahuan saya masih terbatas kalau sudah menyangkut medis. Akhirnya saya berusaha browsing untuk mencarikan solusi bagi keluhan-keluhan yang dirasakan teman yang sedang hamil dan menyusui. Mereka sudah saya sarankan sebelumnya, untuk mencari informasi di internet. Tapi mereka katanya tambah pusing kalau manteng di depan layar monitor atau gadget.

Sebagai teman yang baik, selain bisa berbagi cerita pengalaman masa hamil dan menyusui, juga harus bisa carikan informasi akurat dengan referensi para dokter yang kompeten. Karena keterbatasan waktu, akhirnya saya browsing dan mengambil intisari paparan para tenaga ahli di situs-situs yang ada hubungannya dengan ini. Dalam sebuah sumber terdapat paparan dari Prof.dr Johannes C.M SpOG (K), Ketua Himpunan Kedokteran Feto Maternal memang mengurusi Ibu Hamil dan si Janin yang dikandungnya. Di sana dijelaskan bahwa ibu hamil, melahirkan dan menyusui selain membutuhkan asupan bernutrisi serta olah raga juga membutuhkan komposisi air yang lebih banyak dari perempuan yang tidak hamil, melahirkan atau menyusui. Air merupakan komponen penting dalam tubuh agar semua organ tubuh berfungsi dengan baik.

Pada Wanita menurut Angka Kecukupan Air 2004 membutuhkan Asupan Air sebanyak 2 L, sedangkan pada Ibu hamil wajib menambah 300 ml sehari dan juga dilihat dari kondisi-kondisi lainnya misalkan Suhu Ruangan, Aktivitas, dll. Kondisi ibu hamil yang keadaannya tergantung pada kondisinya. Misalnya, suhu tubuh, cuaca atau banyak sedikit aktivitas yang dilakukannya. Ibu hamil membutuhkan air bukan hanya untuk dirinya sendiri, janin yang terdapat dalam kandungannya membutuhkan cairan sebagai perantara masuknya sumber nutrisi melalui plasenta. Selain itu, produksi cairan untuk air ketuban yang cukup akan menentukan kualitas janin. Dalam trimester 2-3 terdapat regulasi siklus cairan ketuban, sehingga asupan air yang masuk sebaiknya mencukupi untuk ibu hamil dan janinnya.

Setelah kenyang mencari informasi tentang kebutuhan cairan bagi ibu hamil, saya ingin adil sama teman saya yang memerlukan informasi bagi ibu menyusui. Masih menurut Prof Johannes dkk, komponen yang ada pada ASI terdiri dari 87-90% cairan. Ibu menyusui tentunya membutuhkan asupan cairan yang lebih banyak lagi dari yang tidak menyusui. Lebih kurang 785ml/24 jam cairan harus masuk dalam tubuh. Maka, jika ingin air ASI volumenya meningkat serta kualitasnya bagus, cairan yang dikonsumsi harus mampu mencukupi agar produksi air ASI lancar dan cadangan air untuk bayi yang sedang masa ASI eksklusif terpenuhi dengan baik.

Bagaimana dengan air pada janin? Komponen tubuh janin 70-90% adalah air, selain itu, janin juga punya penyimpanan cadangan air diluar tubuhnya. Yakni ketuban. Dalam ketuban terdapat cadangan nutrisi untuk pertumbuhan serta perlindungan janin.

Dari sekian referensi yang saya dapat dari hasil browsing, ternyata komponen air sangat dibutuhkan dan sangat penting bagi ibu yang sedang hamil, melahirkan dan menyusui. Karena tanpa air, fungsi tubuh yang lainnya tidak akan berjalan. Tidak akan ada penyerapan nutrisi dan zat yang dibutuhkan oleh tubuh. Bahkan keluhan mual tak berkesudahan yang dialami teman saya dapat diatasi dengan minum air putih yang cukup. Karena dehidrasi akan memicu timbulnya rasa mual.

ASI, tanpa cairan yang cukup, akan menghambat proses produksi ASI, baik volume maupun kualitasnya. Maka kebiasaan minum air putih harus dtingkatkan terutama bagi ibu hamil, melahirkan dan menyusui. Cairan yang dibutuhkan sumbernya bisa dari berbagai minuman, bahan makanan yang mengandung air.

salah satu sumber air yang baik adalah air yang bersumber dari air tanah langsung. Air tanah terbagi menjadi Air tanah dangkal dan Air Tanah dalam. Air Tanah dalam sudah melalui proses penyaringan mineralisasi perlindungan secara alami, air tanah dalam stabil karena tidak mudah berubah oleh kontaminasi dari permukaan tanah.
Air tanah dalam berasal dari air hujan yang menyerap jauh ke dalam lapisan-lapisan tanah dalam. Selama perjalanan air di dalam tanah, ada penyerapan yang membuat air tanah mengandung zat dan mineral penting yang dibutuhkan oleh tubuh manusia.

Jadi intinya, jika ibu yang sedang hamil, melahirkan atau menyusui, ada baiknya konsumsi air dalam jumlah yang cukup mineralnya karena akan membantu pertumbuhan janin dalam tubuh ibu hamil dan akan menumbuhkan kualitas ASI pada ibu menyusui.

Bersyukur saya bisa bantu cari referensi kebutuhan utama ibu hamil dan meyusui dari internet juga sumber lain, ternyata ada bagian yang terpenting yang selama ini terabaikan, yaitu cukup konsumsi cairan dan selama ini kebanyakan malas minum air putih yang banyak. Mudah-mudahan dengan adanya informasi ini, para ibu dapat membiasakan minum air putih yang baik agar memperoleh lebih banyak manfaatnya.

f04cfe22a70994584a7e4c6b34abf177_aqua-pl