Uncategorized

Streaming atau Download Video Tanpa Potong Pulsa Bukan Mustahil

Kenapa saya menuliskan judul sedemikian heboh? Karena entah kebetulan atau tidak, seminggu yang lalu saya sedang nyari-nyari film serial zaman saya sekolah di era 90an. Seperti serial Friends yang dibintangi Jennifer Aniston dan serial drama Indonesia yang hangat dengan kekeluargaan, seperti Keluarga Van Danoe, OB dan lain-lain. Pokoknya lagi kangen saja dengan suasana masa lalu itu. Nyari di youtube gak maksimal dan banyak yang gak ada. Dan sekarang dapat solusinya. Semua film itu sudah puas saya lahap.

Jadi ceritanya begini, 29 September lalu, pas saya browsing di timeline twitter, ramai teman-teman membicarakan soal nonton film streaming yang tak memotong pulsa atau paket yang ada. Wah menarik sekali, saya coba klik informasi dari link yang dibagikan teman tersebut. Dan saya mendapatkan informasi, bahwa untuk nonton streaming tanpa sedot pulsa atau memotong paket ini mudah caranya. Aktifkan Paket Freedom Combo all-in-one dari IM3 Ooredoo, kemudian download aplikasi iflix di App Store atau Google Play untuk mendapat benefit STREAM ON, bebas streaming video tanpa kuota.

Saya langsung mengunduh iflix di smartphone saya. Karena saya memang sudah memakai IM3 Ooredoo dan mengaktifkan paket Freedom L, maka saya bisa langsung menonton film-film yang ada di iflix. Paket L saya pilih biar awet dan cukup untuk keperluan online saya.

Surprise! Banyak banget film-film favorit saya, mulai dari Hollywood, Asia dan film-film kartun kesukaan saya. Buat pencinta drama Korea dan Jepang ada juga lho, di iflix.

Saya nonton film-film kesukaan ini tak perlu browsing-browsing sembarangan lagi, biar aman dari virus atau spyware. Cukup dari iflix saya sudah puas menikmati banyak film, nonton bisa dari mana saja, bahkan ketika di jalan. Oh ya, nonton via iflix ini, bisa disambungkan ke TV dan laptop. Luar biasanya lagi, jika ingin menonton offline, bisa di-download dulu. Keren, ya? Manjain banget.

Siapa pun kalau mau nonton film favorit, gak perlu lagi beli VCD atau DVD bajakan, download sembarangan dari situs-situs yang belum tentu aman atau nonton di youtube yang kadang buffering atau susah-susah nyewa DVD film ke luar.

Terus, apakah iflix itu? Aplikasi yang dapat di-unduh di android atau IOS, bisa memainkannya jika pemakai Indosat Ooredoo. Kalau bukan pemakai Indosat Ooredoo, akan ada biaya yang harus dibayarkan.

Dalam iflix terdapat ribuah film dan serial drama televisi yang ngetop dari zaman ke zaman sampai sekarang. Apa saja kelebihan-kelebihan menonton di iflix untuk pengguna IM3 Ooredoo? Ini, dia:

  •          Tanpa biaya untuk pelanggan IM3 Ooredoo
  •          Tanpa syarat untuk mendapatkannya, tidak perlu registrasi.
  •          Banyak film dan drama televisi pilihan, baik yang baru maupun yang lama.
  •          Nonton streaming atau download tanpa iklan yang mengganggu
  •          Cukup unduh aplikasinya dan bisa langsung nonton.

Film-film yang ada di iflix semua berbobot. Film yang lagi in misalnya, film Mr.Robot, First Run Exclusives dan masih banyak lagi. Serial drama pun ada, lho! Buat teman-teman pencinta drama korea pasti akan betah nonton ber-episode-episode. Mengingat film nya sangat total dan dimainkan tanpa iklan.

Sekarang, buat refreshing tak harus mahal. Tak perlu curi-curi nonton dari tempat atau fasilitas gratisan yang belum tentu halal. Cukup download iflix dan Stream On Terus dengan IM3 Ooredoo, hiburan dan tontonan gratis pun didapat tanpa batasan. Bisa menonton sepuasnya. Tak perlu biaya tambahan, yang penting batere handphone penuh.

Rasa kangen saya dengan berbagai film serial televisi dan beberapa film hollywood tuntas sudah. Saat stream on terus film yang saya tonton, biasanya muncul banyak inspirasi. Saat menunggu sesuatu, saat boring, tinggal buka iflix, hati pun terhibur karena banyak tontonan yang benar-benar saya suka.

Advertisements
Uncategorized

Cerdas Memilih Kaca Film Mobil

Kaca film berfungsi sebagai pelindung pengemudi dari bahaya paparan sinar matahari yang merusak hingga kabin mobil atau tempat yang ditempati sehingga tidak panas dan nyaman. Fungsi utama ini tidak dimunculkan dan dilencengkan dengan isu-isu marketing yang rancu. Misalnya, promosikan kaca film anti penghalang sinyal atau GPS dan Kaca Film dengan keunggulan SPF (Sun Protector Factor) 1000.

Sebabnya brang-brand kaca film yang menyuarakan isu marketing rancu itu dikarenakan daya saing produsen kaca film di Indonesia berlomba-lomba ingin menempatkan produknya sebagai kaca film nomor satu kelas premium. Tapi tidak sesuai kualitas yang ditawarkan. Faktanya, kaca film tidak bisa dihubungkan dengan sinyal atau GPS karena mempunyai fungsi masing-masing yang tidak ada hubungannya. Sinyal atau GPS berhubungan dengan gadget yang digunakan dan posisi kendaraan berada di mana.

Sedangkan produsen yang mengunggulkan kaca film dengan mengunggulkan SPF 1000, sebenarnya sudah hal lazim dan tak menjadi faktor keunggulan karena sudah banyak brand kaca film yang memiliki SPF lebih berkualitas melindungi dari pukul 06.00-18.00.

Maka dari itu, pada 15 Oktober 2016 Solar Gard Indonesia mengundang Blogger, Vlogger dan Media di Camden Cafe untuk mengedukasi fungsi kaca film sesungguhnya dan sharing tip cara cerdas memilih kaca film berkualitas. Hadir pula narasumber dari motomobi dan Stephen Langitan.

Jadi, kaca film yang bagaimana yang sebenarnya yang berkualitas itu? Karena begitu banyak produsen kaca film di Indonesia ini yang klaim bahwa produknya nomor 1. Ada Solar Gard Premium yang punya tagline “The Ultimate Performance and Experience” dengan produknya LX Series yang sesuai dengan kualitas premium.

Diproduksi dengan LX Sputtering Technology yang mengandung 9 lapisan metal eksotis berbeda dan tersusun merata membentuk filter spectrally selective yang menghasilkan penolakan panas maksimal dengan kejernihan sempurna dengan ketebalam 3 mil (1mil=75 micron).

Dengan SPF 285, kaca film Solar Gard sudah lebih dari cukup melindungi penumpang dari paparan sinar UV dan sudah direkomendasikan oleh Skin Cancer Foundation.

PT Solar Gard Indonesia yang sudah eksis dan dipercaya masyarakat Indonesia sejak 1995, selain berkualitas, selalu inovatif dalam mengeluarkan produk-produknya. Tidak heran karena produk Solar Gard adalah salah satu main brand dari Saint Gobain Group yang dikenal luas selama 350 tahun di dunia. Wow! Selama Indonesia dijajah Belanda ya? Produk terdepan dengan bidang inovative material pun dihadirkan selama lebih dari 80 tahun dengan Brand Saint-Gobain SEKURIT.

William Stephanus Salim dari Solar Gard mengungkapkan fatka-fakta menarik Kaca Film Solar Gard yang selain memperindah tampilan juga bisa melindungi kulit dari paparan sinar ultra violet UVA & UVB hingga 99%, menolak infrared hingga 95% sehingga membuat mobil lebih dingin.

Solar Gard Premium juga membantu mencegah cepat pudarnya interior mobil karena tidak terpapar langsung sinar matahari. Warna-warna interior mobil akan lebih awet dan tahan lama. Anggaran ganti kulit jok dan lain-lain pun bisa ditekan.

Kelebihan lainnya, Solar Gard Premium ini bergaransi 5 tahun untuk semua kondisi seperti gelembung dan beberapa kerusakan lainnya dengan syarat dan ketentuan.

Kualitas Solar Gard ini terlihat dan terbukti saat dilakukan demo perbandingan dengan kaca film kompetitor. Kaca film Solar Gard tidak mudah meleleh dan tidak mudah terbakar. Juga tidak menimbulkan kaca mobil pecah karena menampung panas matahari yang ekstrim.

Uncategorized

Me VS Mami Refleksi Hubungan Ibu dan Anak yang Tak Pernah Akur

Sinopsis

Chef Maudy Wirasti (Cut Mini) dan remaja perempuannya, Mira (Irish Bella) tak pernah akur dalam kesehariannya. Selalu bertentangan pendapat dan perbedaan prinsipnya membuat keributan demi keributan mewarnai rumah mereka. Maudy, seorang single mom yang membesarkan anaknya seorang diri. Kesibukannya menjadi Celebrity Chef dan host acara di televisi membuatnya tak punya waktu untuk melakukan kebersamaan dengan anaknya.

Kondisi ini membuat mereka sering beradu pendapat dan berselisih paham. Mira bahkan kerap menyalahkan ibunya yang terlalu sibuk dan punya asumsi inilah pemicu perceraian dengan ayahnya.

Klop ketidak kompakan itu dengan seorang ibu bawel gak ketulungan vs anaknya yang agak ngeyel dan bersikap semaunya.

Suatu hari Uci (Nenek Buyut) Mira dari pihak ayahnya sakit keras dan ingin bertemu Mira. Tak mungkin Mira yang masih remaja pergi sendiri ke Payakumbuh tempat tinggal Uci nya. Akhirnya Maudy mengantar Mira ke Payakumbuh. Tapi, di tengah perjalanan mereka ditinggal travel yang mengantarnya. Terpaksa mereka melakukan perjalanan darat. Di tengah perjalanan, mereka bertemu dengan backpaker bernama Rio (Dimas Aditya) penampilan Rio menarik perhatian Mira, sedikit menghibur dari kebawelan ibunya sepanjang jalan.

Dalam perjalanan, mereka bertiga mendapat masalah karena mobil yang mereka tumpangi menabrak kerbau seorang penduduk bernama Pak Zainuddin, dari sini terjadi dialog yang mengundang tawa. Pak Zainuddin dengan logat minangnya yang kental dan Maudy yang tanpa titik koma terlibat perdebatan yang tiada habisnya karena kerbau yang mati.

Akhirnya kesepakatan diterima bersama, diselesaikan secara adat dengan mendatangi rumah Pak Jorong dan keesokan harinya mereka membeli kerbau bersama di pasar. Prosesi adat jual beli khas minang yang unik dijalankan sampai selesai.

Maudy, Mira dan Rio menginap di rumah Pak Zainuddin sebelum melanjutkan perjalanan ke Payakumbuh. Dari sinilah keakraban Mira dan Rio terjalin, mereka jalan-jalan ke Pusat Kota Bukittinggi, di dekat Jam Gadang ada yang mengawasi mereka. Rio tak boleh terlibat hubungan dekat oleh pria misterius yang mengawasinya itu.

Maudy pun melihat gelagat Rio dan anaknya yang mulai dekat, berusaha memisahkan tetapi Rio tetap mengikuti mereka dan berniat mengantarkan sampai Payakumbuh.

Sepanjang perjalanan ditemui insiden-insiden sperti perampokan dan menemui seorang perempuan yang mau melahirkan, dari kejadian-kejadian ini hubungan ibu dan anak itu mengalami refleksi dan berusaha saling memahami satu sama lain. Mira mulai melunak ketika melihat perempuan yang melahirkan.

Apakah ibu dan anak ini menjadi baik hubungannya? Bagaimanakah sesampainya mereka di Payakumbuh? Dan siapa pria misterius yang mengawasi mereka sepanjang perjalanan? Tonton saja film ini yang akan beredar di bioskop mulai 20 Oktober 2016.

Review

Film produksi MNC Pictures ini sangat menghibur, dengan genre komedi ini, Cut Mini terlihat tampil maksimal. Menurut Cut Mini, ia merasa tertantang justru pas berdialog dengan tokoh Zainuddin, warga yang tertabrak kerbaunya. Karena jago menimpali dialog dengan spontan.

Sepanjang film berlangsung, penonton disuguhi pemandangan indah Bukittinggi, Ngarai Sianok dan beberapa bagian Sumatera Barat. Irish Bella terlihat bisa mengimbangi akting Cut Mini yang matang.

Disutradarai Ody Chandra Harahap, Me VS Mami terasa mengalir walau ceritanya ringan. Pemunculan komedi dan pemandangan alam Sumatera Barat menambah nilai plus film ini selain inspirasi hubungan ibu dan anak yang digali lebih dalam. Memuat pesan moral yang disampaikan dalam adegan-adegan dan dialog yang enak diikuti.

Pas untuk tontonan remaja dan keluarga. Bisa menikmati landscape Sumatera Barat, mengetahui adat istiadatnya dan hiburan yang asyik dari film ini.

Uncategorized

Wonderful Life Film Inspirasi Bagi Para Orang Tua

SINOPSIS

Amalia (Atiqah Hasiholan), seorang ibu dengan kesibukan kantor yang tak pernah ada ujungnya, berusaha membuat hidupnya sempurna dengan segala upayanya. Termasuk ingin menjadikan anaknya pintar dalam hal akademis. Sikap ini menular dari pola asuh ayahnya yang mendidik anak-anaknya bersikap perfeksionis tanpa kompromi. Sampai adik Amalia yang hanya punya IP 3 dianggap pas-pasan dan ditekan terus oleh ayahnya sampai meninggal.

Amalia pun keras memaksakan anaknya Aqil (Sinyo) Berapa pun biaya dia keluarkan untuk menjadikan Aqil pintar, datang ke beberapa psikolog dan therapyst tapi hasilnya tetap, Aqil divonis disleksia, kondisi kesulitan membaca dan menulis. Tetapi Aqil punya bakat menggambar dan mewarnai. Sikapnya pun ceria dan normal.

Kakek Aqil tetap menyuruh Amalia mengobati Aqil, lalu Amalia membawa Aqil ke luar kota untuk mencari pengobatan alternatif. Hasilnya tetap nihil. Sebab pengobatan-pengobatan alternatif tersebut tak paham secara medis apa yang dialami Aqil. Hal ini membuat Amalia semakin tertekan. Kondisi pedesaan yang jauh dari mana-mana dan tidak ada sinyal provider, semakin membuat amarahnya memuncak.

Semua deal proyek di kantornya batal dan anak buahnya kecewa. Dalam perjalanannya bersama Aqil, Amalia mulai merasakan kesadaran. Bahwa apa yang dilakukannya adalah upaya yang kurang tepat. Sebab menurut psikolog yang pernah didatanginya, Aqil tidak dapat diobati. Tapi bisa membuatnya baik-baik saja dan mempunyai kelebihan dalam bidang yang diminatinya. Dengan cara tidak melakukan penekanan, memfasilitasi bakat yang sesungguhnya dan harus banyak senang=senang, seperti bermain bersama, travelling bersama dan ikut terlibat dalam kesukaan Aqil, yaitu menggambar.

Tak disangka, dalam perjalanan Amalia dan Aqil, mereka menemukan titik balik hubungan yang lebih erat dan saling memahami. Dari kekerasan hati Amalia dan semua peristiwa di perjalanan itu, membuat Amalia sadar, bahwa hal terpenting adalah membuat anaknya bahagia dan fokus ke solusi dengan keadaan anaknya yang disleksia. Amalia semakin berpikir logis dan mengambil keputusan tidak mencari-cari pengobatan alternatif lagi. Melainkan selalu mendampingi Aqil dalam sisi-sisi kehidupannya.

Amalia merasakan hikmah yang besar dan mendapatkan sesuatu yang lebih berharga dari pada idealisme yang dipaksakan. Ia pun lebih fleksibel dalam bersikap pada lingkungan pekerjaannya.

 

REVIEW

Film yang diangkat dari kisah nyata ini, tak hanya mengandung inspirasi bagi orang tua yang punya anak disleksia saja tapi untuk semua orang tua yang terlalu sibuk dengan berbagai urusan. Selayaknya tak menuntut anak-anak sesuai ambisi orang tua. Biarkan anak mengalir sesuai minatnya. Orang tua hanya mengarahkan.

Pesan moral lainnya, dari film ini menyiratkan pesan jelas bagi siapa pun untuk menyadari pentingnya kehadiran orang-orang yang dicintai dari pada memenangkan ego sendiri tanpa berpikir panjang terhadap keadaan orang di sekitarnya.

Sikap penerimaan yang ikhlas tapi berusaha semaksimal mungkin dalam memecahkan berbagai persoalan adalah lebih baik dari pada menghakimi keadaan.

Saya beruntung bisa ikut acara nonton bareng ini dan salut dengan Sari Ayu Martha Tilaar dan Visinema Creative, and Co yang mengkampanyekan Gerakan Be Wonderful Movement melalui film Wonderful Life ini. Karena membuat film tak sekadar hiburan, ada misi sosial untuk mengajak perempuan-perempuan Indonesia untuk melakukan perubahan-perubahan berarti dimulai dari kehidupan keluarganya. Dengan menciptakan keadaan yang lebih baik untuk memperoleh keharmonisan yang relatif.

Nonton bareng Komunitas “Sahabat Cewek” dan Lintas Komunitas 8/10 di Senayan City Jakarta

Jangan lewatkan film ini, akan tayang di seluruh bioskop mulai Tanggal 13 Oktober 2016. Jangan lupa bawa tisu, karena akan berderai air mata di beberapa sesi film ini hehehe.