Uncategorized

Perjuangan dari wanita untuk negeri

Memasuki Bulan Agustus, hati saya serasa berbunga bunga dan ada tersirat perasaan bangga bahwa saya sedang hidup di negeri sendiri yang punya identitas juga kedaulatan sendiri, walaupun kenyataannya masih banyak hal yang belum memuaskan hati rakyatnya dari segala aspek, namun masih banyak sisi positif yang bisa kita lihat dari Negeri ini.

Mari sejenak kita abaikan dulu segala protes, demo dan ungkapan ketidakpuasan itu, serta mencibir kepada negeri sendiri, kita tumbuhkan lagi semangat nasionalisme yang didasari keimanan dalam hati, agar semangat membangun dan menjaga kedaulatan negeri tetap terpelihara sampai akhir hayat.

Kita lebih baik pikirkan masa depan anak cucu cicit kita dimasa yang akan datang, bagaimana caranya agar mereka punya iman dan ketaqwaan yang luhur, punya etika dan budi pekerti yang baik serta punya ilmu pengetahuan bermanfaat agar dapat membangun pribadi yang baik, tangguh, dan bisa berbuat sesuatu untuk negeri ini, dengan cara apapun bentuknya.

Negara yang baik, yang punya identitas serta maju dalam berpikir berawal dari pribadi pribadi manusia didalamnya, untuk membentuk pribadi pribadi yang baik dan berkualitas itu tentunya yang sangat berperan adalah seorang ibu dirumah.

Seorang ibu dirumah yang bisa memberi pandangan tentang hidup ketika bercengkrama dalam rangkulan kehangatannya, akan terekam kuat pada pemikiran anak, maka sebagai orangtua khususnya ibu, mari kita tanamkan nilai nilai luhur dalam hidup bermasyarakat, tanamkan keimanan dan sikap berusaha peroleh ilmu pengetahuan yang luas kepada anak, cari tekhnik agar anak mau belajar lebih fun dan tidak membosankan agar motivasi nya untuk belajar tak pernah habis.

Sesibuk apapun seorang ibu, apalagi ibu bekerja, luangkan waktu untuk memanjakan keluarga dengan masakan sendiri, bersama sama membahas minat anak, lakukan pendekatan kepada anak secara terbuka dan bersahabat ketika dapat masalah, sehingga anak akan merasa mendapat limpahan kasih sayang, jauh dari kekangan dan kelak terhindar dari mencari jati diri yang salah diluar sana.

Terlihat sepele memang andil perjuangan seorang ibu bagi mencetak generasi muda, namun pelaksanaannya betul betul memerlukan wawasan, ketanggapan dan kepekaan, jadi peran ibu dalam mencetak generasi muda berkualitas sangat diperlukan disamping ayah sebagai orang tua juga, serta guru disekolah.

Negeri Indonesia yang sudah punya kedaulatan sendiri, punya identitas sendiri juga punya kekeyaan alam, budaya dan ragam lainnya, mari kita jaga dan kita kelola dengan baik dari mulai sumber daya manusia nya, yaitu dari rumah, dengan mendidik anak anak kita agak kreatif, inovatif, beriman dan ber etika.

Jika sudah kita mulai dari situ, insya Allah segala hal yang sudah tak aneh lagi yang benar2 sudah bikin kita kecewa dari petinggi dan yang mengatas namakan wakil rakyat bisa berkurang dan bisa dirubah secara bertahap oleh generasi mendatang.

Mari kita berhenti sejenak untuk mencaci, protes dan ungkapkan segala kekecewaan itu sejenak, kita harus benar2 cari solusi tepat dan bertindak yang patut untuk mengurangi masalah kemerosotan segala hal di negeri yang kaya raya ini, semua kuncinya adalah dari kita, sumber daya manusia, dan kita sebagai orangtua khususnya ibu, wajib mendidik anak dirumah agar bisa menjadi generasi yang baik agar bisa mengelola negeri ini menjadi baik, makmur dan bermartabat tinggi.

Advertisements
Uncategorized

Masjid Raya Bandung

Setelah was was tidak dapat membagi waktu dihari sabtu dan minggu dengan berbagai acara yang pantang untuk dilewatkan, ternyata saya berhasil membagi waktu itu untuk semua urusan yang kuanggap penting itu, memang benar ya, yang namanya waktu dan kesempatan itu sangat berharga dan pantang sekali untuk dilewatkan, walau jadwal ketat asal kita bisa manage pasti kesampaian, dan saya paling tidak punya kamus “tidak ada waktu” dalam hidup saya.

Hari Minggu saat mau berangkat Reuni SMA di Bandung, ternyata dari Pamulang sampai Bandung waktu masih menunjukkan jam 9 Pagi, tanpa menunda akhirnya saya dan Sekar mampir ke Masjid Bandung Raya yang terletak di Alun alun Jalan Asia Afrika sekitar 300 meter dari Gedung konferensi Asia Afrika.

Masjid Raya Bandung diresmikan pada 4 Juni 2003 oleh Gubernur Jabar pada saat itu HR Nuriana.

Murah meriah untuk wisata ke Masjid Raya Bandung ini, selain ada dua menara kembar yang masing masing memiliki 20 Lantai, dari puncak menara ini kita dapat melihat pemandangan kota Bandung yang dikelilingi gunung, subhanallah……

Menara dibuka setiap hari sabtu dan minggu, untuk dewasa dikenakan tarif Rp.2000,- dan untuk anak anak Rp.1000,- murah meriah bukan? kalau ke Bandung jangan lupa mampir kesini. Tempatnya sangat strategis, yaitu pusat kota Alun Alun Bandung.

200px-mesjid_agung_bandung

img1156a

img1155a

img1158a

View salah satu menara dari lantai 20 Masjid Raya Bandung

img1163a

View Kubah dari atas menara yang terletak diantara 2 menara

img1157a

Pemandangan Kota Bandung dari Puncak Menara Masjid

img1153a

Masjid Raya Bandung, walau terletak dipusat kota dan dikelilingi mall yang banyak namun tidak mengurangi rasa khusyu beribadah kepada Allah SWT dan merasakan agungnya masjid ini.

Uncategorized

Temani anak belajar

Bagi orangtua sudah pasti ya, sesibuk apapun mereka akan menyempatkan diri untuk menemani anaknya yang masih kecil untuk belajar, biasanya anak anak yang perlu ditemani belajar dari TK sampai SMP.

Setiap anak memang bermacam macam karakter, ada yang suka ditemani ada juga yang bisa lebih konsentrasi belajar sendiri, namun pada masa masa perkembangan anak memang ditemani belajar itu perlu, untuk mengetahui apa kurikulum dan kapasitas si anak dalam memahami apa yang diajarkan disekolah.

Mengapa anak perlu ditemani saat belajar disaat masih kecil? karena tanggung jawab pendidikan anak bukan hanya tanggung jawab guru di sekolah semata, di rumah pun orang tua patut berperan serta demi kemajuan nilai akademik serta kualitas intelektualnya.

Agar menemani belajar bersama anak terasa tidak membosankan juga tidak membuat si anak kagok, jengah dan bosan, perlu trik agar moment menemani anak belajar terasa menyenangkan buat si anak maupun orang tua, bisa dicoba tips ini :

1. Saat anak akan belajar, diperiksa dulu apa yang tadi dipelajari anak di sekolah, jika ada PR upayakan anak mengerjakannya langsung saat pulang sekolah, jadi malam hari bisa dipakai waktunya khusus untuk belajar.

2. Setelah tahu apa materi yang telah dipelajari anak pada hari itu, orangtua bisa mengajak anak untuk bersama sama mempelajari dan mengajak mengerjakan soal dari sesuatu yang telah dipelajari itu bersama sama, tetapi tidak saling contek, setelah selesai, baru disamakan jawabannya, sudah tentu jawaban orangtua yg betu kan? maka jika jawaban anak salah, orang tua bisa memberi tahu jalan dan solusi bagaimana caranya untuk mendapatkan jawaban yang benar, dari sini anak tidak akan merasakan tekanan pada saat belajar, malah ada perasaan semangat saat berkompetisi bersama orangtuanya saat mengerjakan soal.

3. Disela sela belajar, orangtua bisa menyisipkan kisah orang orang sukses baik disekitar kita maupun dimana saja, yang gampang dikenal anak juga anak merasa kagum dengan kesuksesan seseorang itu yang didapat karena rajin belajar.

4. Jika dirumah ada beberapa orang anggota keluarga dan kebetulan sedang kumpul, bisa belajar dengan permainan cerdas cermat, selain bisa mengasah otak anak juga hal ini bisa seru seruan kan?

5. Acara weekend sedang tidak kemana mana, manfaatkan waktu sesekali untuk mengajak anak mempelajari IPA , Biologi di rumah dengan praktek bikin stek pohon jambu, bagaimana cara menanam pohon dan memberi pupuk yang baik serta dijelaskan darimana pohon itu dapat makanan dan bisa tumbuh tinggi, atau ketika memasak di dapur bisa mengajak anak untuk membedel Ikan mas yang akan jadi menu hari itu, organ tubuh dalam dan luar ikan kita jelaskan fungsinya.

6. Untuk belajar mata pelajaran Budi Pekerti pun bisa dilakukan dari rumah, dengan contoh contoh nyata yang dilakukan sehari hari, hubungan realationship dalam lingkungan keluarga dan masyarakat, bisa dipraktekan langsung, misalnya ketika ada tamu datang, biasanya ada anak yang suka melihat saja tanpa menyapa atau sebaliknya ada juga yang suka cari perhatian didepan tamu dan over acting, nah kita kita bisa langsung mengarahkan anak untuk ikut menyambut tamu dan mengakui tamu orangtua sebagai tamunya juga, dengan mengarahkannya untuk menyalami sambil menyapa dan senyum serta menghargai tamu dengan tidak bersikap seperti melihat orang asing, lama lama akan terekam dalam benak dan hatinya dan akan terbiasa sampai kelak.

Banyak sekali keuntungan dan manfaat menemani saat belajar dengan anak kita, selain daya belajar anak dapat terkontrol juga bisa mengasah otak kita juga sebagai orangtua yang sudah lama tidak menyimak mata pelajaran semasa sekolah, karena sudah disesaki oleh pekerjaan kantor, rumah tangga, masak, belanja, arisan, dan sederet problema hidup.

Jangan salah, dalam buku paket pelajaran SD banyak sekali ilmu yang tidak kita dapatkan saat SD di jaman kita sebagai orangtua lho, ya mungkin kurikulum sama aja dasarnya tapi banyak yang dikembangkan, banyak sekali kemajuan ilmu nya, jadi biar imbang dan kita pun up to date dengan pelajaran pelajaran anak naka kita, kita pun harus mau ikut belajar, agar dapat menjawab pertanyaan pertanyaan anak disaat mereka tidak mengerti.

Sebagai orangtua, kita tidak hanya mengandalkan pengalaman dimasa lalu saja untuk diterapkan pada anak saat belajar, namun bisa kita ambil juga dari berbagai sumber dan bahan ajar yang sesuai era pada masa sekarang, bukan anak saja yang wajib belajar namun orangtua pun harus mau belajar.

Uncategorized

Temu Blogger Menuai Inspirasi

Hari Minggu Tgl 11 Juli 2010, masih dalam suasana long weekend, ada khabar bahwa Dot’s Semarang atau dblogger dari Semarang mau kopdar di Blok M , namun beralih ke Plaza Semanggi, akhirnya aku datang juga ditemani my little angel seperti biasanya.

Bertemu langsung dengan sahabat di dunia si maya punya dunia memang sesuatu yang paling menyenangkan, selain tambah sahabat nyata juga bisa bertukar ilmu dan wawasan serta sudut pandang baru, apalagi teman teman dari Dot’s Semarang begitu semangat dan antusias dalam merajut kebersamaan komunitas dengan dunia luar dan rasa ingin tahunya yang luar biasa membuat aku terbawa semangat saat ngobrol bersama mereka.

Walau ada kesalahan teknis aku sempat kelewat turun dari bis Mayasari sampai ke RSCM, ha..ha….ha…maklum, perjalanan cukup jauh dari Pamulang Tangerang ke Plaza Semanggi , membuat aku keder karena psssstttt aku ketiduran di bis hi..hi..

Akhirnya dengan secepat kilat aku minta berhenti di RSCM dan cabut lagi naik taxi ke tujuan, duhhhh gak enak bener sama teman teman yang udah nunggu dari siang maafkan daku ya teman teman.

Suenenggggg banget selain ada 7 orang dblogger Semarang Afiq, Choky, Hamdun, Amar, Igas, Firman dan Andrew Juga ada mas kw, eyang dan Fandhie.

1

4

6

2

Soalnya udah lama juga gak ketemu mas kw, eyang dan Fandhie, makanya ngobrol seru banget, udah gitu asyik bener cuap cuap sama 7 teman dari Semarang yang semuanya begitu friendly dan punya misi yang kekeluargaan banget, udah jauh jauh dari Semarang nyempatin kopdar, Nice to meet you ya friends.

img1064a

img1066a

Jika ada kopdar jangan ragu untuk gabung teman teman, sebab dari sana banyak sekali ide dan inspirasi yang bermunculan, bukan hanya tentang blogging namun tentang hidup juga pertemanan dan persahabatan di dunia maya akan terasa nyata.

Uncategorized

Bahasa Daerah kok dihilangkan?

Awal tahun ini 2010, ketika Sekar menyiapkan buku pelajarannya untuk esok harinya, buku paket dan lks basa sunda yang seharusnya dibawa untuk jadwal saat itu tidak dibawanya, saya tanya kenapa tidak dibawa? Sekar menjawab katanya pelajaran Basa Sunda diganti pelajaran Budi Pekerti.

Karena Sekar sekolah di Pamulang yang dibawah naungan daerah provinsi Banten, maka ada mata pelajaran Bahasa Sunda.

Kalau mau tambah mata pelajaran kenapa pelajaran Basa Sunda dihapus? Bathin saya.

Saya agak kecewa, karena mata pelajaran bahasa daerah yang dapat memperkaya khasanah budaya bangsa serta jati diri bangsa kok ditiadakan? saya bukan kecewa karena saya punya darah Sunda lho, tetapi sangat disayangkan, negara lain saja yang ingin kaya akan budaya bisa sampai nekad klaim budaya negara lainnya dan maksa maksa modifikasi budaya hasil ciptaan negara lain agar dibilang itu adalah budayanya sendiri.

Bahasa daerah apapun yang ada di Indonesia, memang tidak begitu menarik untuk dipelajari anak anak jaman sekarang, ada pelajarannya saja sudah merasa berat untuk mempelajari, apalagi sama sekali ditiadakan, apa tidak akan menimbulkan tenggelamnya Bahasa daerah kita itu?

Padahal dengan adanya bahasa daerah, selain dapat memperkaya wawasan budaya juga dapat memperkaya hasil karya sastra, seni dan etika, karena selain kita mempunyai bahasa nasional, juga mempunyai aneka ragam budaya dan bahasa yang bisa mempersatukan.

Kenapa bahasa dan budaya yang berbeda bisa mempersatukan persatuan bangsa? padahal sudah jelas berbeda kan? karena bahasa daerah mencerminkan budaya dan identitas warga darimana dia berasal, dan tingkah laku serta tata krama yang baik dari masing masing daerah yang digunakan dalam bersosialisasi antar sesama bangsa walaupun berbeda, akan terasa sikap saling mengakui dan menghargai, karena disaat sama sama tidak mengerti bahasa dan kebudayaan masing masing, akan ada diskusi dan saling bertanya mengenai bahasa dan budaya yang berbeda itu dalam bahasa Indonesia.

Dari hasil saling bertanya dan membahas budaya serta bahasa masing masing, maka akan timbul rasa saling memiliki dan keinginan untuk belajar bahasa daerah lain yang belum diketahui, bukankah hal ini yang disebut perbedaan yang menyatukan?

Contoh kecil, sewaktu saya posting yang di link ini, Idana sahabatku yang Bali asli, ingin sekali belajar bahasa Sunda, ketika chatting di YM pun banyak teman yang ingin belajar bahasa Sunda, akhirnya kita latihan secara langsung percakapan bahasa sunda di YM, walau mereka salah salah ngucapin tapi ada rasa memiliki, walau teman saya itu orang Riau, Bali, Kalimantan atau Sulawesi, tetapi merasa memiliki juga bahasa Sunda, karena Bahasa Sunda juga adalah bahasa milik bangsa Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Kesimpulannya, walaupun kurikulum anak SD sekarang menghilangkan pelajaran Bahasa Daerah, entah itu bahasa daerah manapun, yang jelas kita sebagai orang Indonesia patut memelihara dan melestarikan budaya khususnya bahasa daerah masing masing.

Uncategorized

dia juga ciptaan Nya

Seringkali tanpa kita sadar, kita selalu menilai dan ingin memperlakukan buruk terhadap orang yang telah berbuat hal tidak baik dengan kita, seolah olah kita lah yang paling merasa baik dan patut mendapat perlindungan juga hak untuk membela.

Jika kita telaah secara jauh, ternyata orang yang telah berbuat buruk dan menyakiti hati kita itu , atau lawan kita adalah masih ciptaan Nya, yang berjenis sama, yang punya hak sama juga punya keinginan sama.

Keadilan adalah sesuatu hal yang bijak yang patut dimunculkan pada saat ada yang menyakiti dan disakiti, atau ketika ada yang merugikan dan dirugikan, yang salah harus diberi pelajaran dan yang benar harus dibukakan pintu maaf nya.

Jika sudah sakit hati, kadang nurani tertutup kabut hitam tebal dan siap mengeluarkan sambaran petir yang maha dahsyat terhadap lawan yg menyakitinya, sambil mengeluarkan angin sumpah serapah yang menuntut orang itu tak patut berada dimuka bumi ini lagi.

Padahal itu bukan hak kita untuk menghakimi diluar batas, segalanya perlu ditelaah lebih dalam, perlu dibicarakan secara kepala dingin dan juga perlu saling terbuka dan saling menyediakan kelapangan hati.

Sebaiknya orang yang telah berbuat hal tidak baik itu kita sikapi dengan cara yang baik , walau kenyataannya hati dongkol dan bola tennis bersemayam di leher kita, namun dengan sikap kita yang mampu meredam , menyelesaikan , berbuat hal terbaik dan mendoakan hal yg baik walau pada musuh kita sekalipun, dijamin hal ini akan berdampak baik dan tidak jadi boomerang buat kita.

Masalah akan terselesaikan tanpa pakai urat dan otot, si lawan jadi malu sendiri karena kita perlakukan dengan baik dan kita pun terhindar dari perbuatan mendahului Nya.

Dengan kita mendoakan musuh atau orang yg menyakiti kita dengan doa yg baik, maka dampaknya akan baik buat semuanya, tak ada istilah menang jadi arang, kalah jadi abu, yang ada malah berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah.

Untuk sikap lawan, musuh atau orang yang sudah menyakiti kita memperlakukan kita tetap tidak baik, itu kita serahkan saja sama Yang Kuasa, yang penting kita telah berlaku yang sepatutnya dan tidak melenceng dari aturan, karena kita juga harus ingat bahwa dia juga Ciptaan Nya yang perlu perbaikan dan punya kesempatan untuk lebih baik juga.