Uncategorized

Throwback Shopping Online 2015

Belanja online memang selalu menarik. Saya termasuk sering belanja via online, mulai dari perlrngkapan digital untuk keperluan aktivitas blogging, makanan dan pakaian. Selain hemat waktu, energi dan ongkos, saya juga termasuk suka memanfaatkan fasilitas kemudahan. Jika sudah ada yang mudah, kenapa harus berbelanja ke mall? Sementara waktu untuk pergi ke mall bisa dipergunakan untuk mengerjakan hal lainnya yang lebih penting.

Di antara beberapa barang yang saya beli tersebut, ada beberapa barang yang benar-benar saya butuhkan dan saya sukai. Misalnya, Printer. Buat saya yang kebanyakan melakukan pekerjaan di rumah, saya sangat membutuhkan printer, untuk mencetak MoU, invoice, presentasi dan makalah. Barang ini sudah lama saya butuhkan tapi gak tau kenapa mulai tergerak beli baru di 2015. Pertimbangannya, saya baru sadar kalau nge-print dokumen seperti MoU, invoice dan lain-lain tak baik jika dilakukan di warnet atau rental komputer. Ini kan privacy banget. Kebetulan ada diskon di sebuah toko online dan tanpa pikir lama saya langsung beli. Tenang deh sudah ada printer sendiri.

Saya juga membeli MicroSD untuk kamera saku. Karena yang lama ketinggalan di hotel sewaktu ke Bali. Kalau kamera saku gak pakai memory eksternal, pastinya gak bakalan bisa motret banyak. Nantinya malah terhambat jika harus menangkap moment yang menarik dan memerlukan resolusi bagus. Akhirnya barang ini saya dapatkan dengan mudah juga dengan membeli online tanpa harus ke luar rumah.

Yang berkesan lagi, hasil belanja online di 2015 saya banyak membeli Cardigan aneka warna. Dengan bobot badan saya yang sudah bisa dikatakan gemuk, saya lebih suka menutupi kegemukan badan ini dengan cardigan yang longgar, panjang dan bermodel. Lumayanlah kekurangan agak tertutupi dan jujur saja, belanja online di tahun 2015 didominasi membeli cardigan. Tapi cardigan favorit saya yang warna merah maroon ini. Selain bisa dipakai untuk acara resmi bisa juga buat santai.

Bagaimana dengan teman-teman? Apakah punya cerita tentang barang-barang yang dibeli di Tahun 2015 secara online? Pasti banyak cerita menarik juga seperti yang saya ceritakan di atas. Atau malah lebih seru dari cerita saya. Sampai 29 Januari 2016 kemarin ada kompetisi #ShopeeThrowback  hadiahnya Samsung A8 dan Voucher Belanja lho! 

Kalau teman-teman mau tambah koleksi untuk segala keperluan, belanja aja di Shopee soalnya lagi ada cuci gudang. Barangnya masih sangat layak. Keuntungan #ShopeeCuciGudang kali ini, diskon sampai 90% ditambah FREE ongkos kirim dan voucher belanja. Kurang apa lagi, coba?

Buat memudahkan belanja setiap saat, download saja Shopee di smartphone. Bisa melalui Google Play Store atau Apple App Store. Prosesnya singkat dan efisien.

Advertisements
Uncategorized

Beli Kuota Paket Internet Sesuai Kebutuhan

Beli kuota internet sekian giga per bulan dengan biaya yang tidak kecil namun fungsional isi kuota tersebut saya tak pernah tahu, apakah terpakai semuanya, mulai data, SMS dan telepon? Kadang saya merasa kuota yang saya beli tak sesuai dengan pemakaian internet yang sebenarnya. Kadang merasa yang telah saya bayarkan terlalu besar untuk pemakaian kuota yang tak begitu banyak di smartphone. Tapi mau beli kuota yang pas-pasan pun takut kurang.

Sedang berpikir soal ini, saya merasa mendapat solusi pas di peluncuran paket Freedom Combo fitur dari IM3 Ooredoo Tanggal 13 Januari 2016 lalu di Gandaria City. Karena paket ini benar-benar transparan dan sangat mengerti kebutuhan setiap pelanggan. Gimana tidak? Setiap level pelanggan yang kebutuhannya berbeda bisa disesuaikan pemakaian kuotanya. Jadi, bisa milih besar kuota yang cukup untuk browsing, sosial media, telepon dan SMS tanpa harus kelebihan atau kekurangan.

Paket Freedom Combo ini diluncurkan dalam menyambut tahun baru, Pak Alexander Rusli sekalu Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo mengatakan bahwa paket ini sebagai bukti Indosat Ooredoo memperlakukan pelanggannya sebagai sahabat. Dengan cara memberi layanan yang transparan dan memberikan kepastian tarif yang jelas.

 

 

Paket Freedom Combo ini simpel dan terdiri dari beberapa pilihan paket, yaitu paket M, L, XL dan XXL. Semuanya dilengkapi jaringan data terkuat, unlimited bukan hanya internetan saja tapi SMS dan telepon pun unlimited dari paket ini, tidak ada batasan waktu dan tempat. Bisa digunakan di mana saja dan kapan saja.

Buat saya, cocok banget ambil paket L. Karena aktivitas di smartphone kebanyakan menggunakan fasilitas chatting WA, BBM dan penggunaan email. Sosial media Twitter, Facebook, Instagram. Sosial media sangat penting buat saya karena penunjang beberapa pekerjaan sebagai alat campaign. Jadi, dipastikan saya gak kekurangan kuota untuk aktivitas tersebut. Tapi, saya pun gak mau kelebihan kuota dan tak terpakai. Bisa mubazir jadinya kalau kelebihan tapi tak terpakai.

Paket Freedom Combo harganya mulai dari Rp.59.000,- dengan Kuota 1GB + 1GB (4G)  dan telepon serta SMS sepuasnya tanpa batas ke sesama Indosat. Mendaftar paket ini bisa melalui *123# atau melalui myCare.indosatooredoo.com.

Jadi, kalau sudah ada kemudahan dalam menentukan kuota sesuai kebutuhan tanpa ada hal mubazir atau takut kekurangan, tinggal langsung pilih saja yang sesuai. Ini solusi sekali tanpa harus ribet dan pusig memikirkan budget internet bulanan.

Uncategorized

Bedah Buku Prasasti Puskom Publik Sarat Ilmu Bermanfaat

Narasumber Bedah Buku : Ki-ka Dyah Palupi (Editor) Murti Utami (Kemenkes) Asmono Wikan (SPS) dan Kang Maman

Jakarta, 8 Januari 2016 – Saya sangat suka jika ikut acara bedah buku, apa lagi bukunya yang bermanfaat. Mendapat undangan bedah Buku Prasasti Puskom Publik di Kantor kementerian Kesehatan, saya tak berpikir dua kali. Langsung mengiyakan ke Mas Anjari yang mengundang. Buku ini mengabadikan semua perjalanan kinerja Puskom Publik Kementerian Kesehatan selama sepuluh tahun.

Drg. Murti Utami, selaku Kepala Puskom Publik menyatakan bahwa buku ini tak bermaksud untuk pamer tetapi sebagai peringatan untuk masa yang akan datang supaya senantiasa dapat merefleksikan diri terhadap kerja keras yang pernah dilakukan bersama.

“Buku Prasasti Puskom Publik ini berisi tiga komponen, yaitu Perjalanan berkarya selama sepuluh tahun, Pencapaian dan Penghargaan dari pihak luar.” Kata Ibu Murti.

Buku dengan 160 Halaman ini juga menampilkan berbagai sudut pandang dari berbagai pihak, membuktikan sikap terbukanya institusi Kementerian Kesehatan terhadap Media, Blogger, Netizen dan masyarakat umum. Puskom Publik juga selama bertugas selalu melibatkan pihak-pihak yang kompeten dalam bidang Public Relation sehingga kaya sudut pandang dan semakin kuat strateginya dalam melakukan berbagai pendekatan yang baik kepada masyarakat luas. Tua ataupun muda dapat terjangkau dan ada interaksi yang baik dan sesuai harapan.

Digantinya Pusat Komunikasi Publik menjadi Biro Komunikasi, tak membuat luntur semangat Ibu Murti dan tim nya dalam bekerja. Malah sangat menaruh harapan lebih baik lagi setelah bertransformasi menjadi Biro Komunikasi.

Dalam acara ini, hadir Kang Maman, panelis terkenal yang kerap muncul di layar kaca ini, memberikan tanggapan bahwa dengan adanya Buku Prasasti Puskom Publik, dapat memberikan referensi ilmu komunikasi dan Public Relation yang mempunyai ciri khas Indonesia.

“Sekarang masih kurang sekali ilmu Public Relation a la Indonesia. Kebanyakan mengambil referensi a la barat yang belum tentu sesuai dengan kultur kita. Dalam Buku Prasasti Puskom Publik ini, diharapkan akan memperkaya dunia ilmu komunikasi di negara kita.” Kata Kang Maman.

Asmono Wikan, Pemimpin Redaksi Majalah PR sekaligus Direktur Eksekutif pun hadir dan memberikan tanggapan, masukan serta opini tentang isi Buku Prasasti Puskom Publik ini. Menurutnya, terobosan Kemenkes dalam memberikan keterbukaan informasi bagi masyarakat melalui Puskom Publik memberikan keleluasaan serta hubungan yang harmonis. Dan memberikan transparansi yang mudah bagi pihak-pihak yang membutuhkan.

“Adanya majalah Mediakom sebagai Inhouse Magazine Kemenkes, memberikan banyak informasi akurat serta jembatan komunikasi kepada masyarakat melalui media. Ini sangat berdampak baik.” Kata Wikan.

Bersama Ibu Murti Utami, Ketua Puskom Publik kemenkes Periode 2011-2015

Tiga Srikandi yang merangkai prestasi dalam keterlibatannya di puskom Publik adalah Lily S Sulistyowati, Tritarayati dan Murti Utami. Mereka semua sepakat, bahwa Puskom Publik menjadi Biro Komunikasi bukanlah menjadi akhir perjuangan. Justru pergantian ini menjadi tonggak semangat baru dalam perjuangan selanjutnya.

Sangat sarat ilmu pengetahuan menghadiri acara ini, bukan saja tentang ilmu PR tapi lebih dari itu, paparan-paparan tiga Srikandi Puskompublik banyak memberikan energi positif tentang memimpin organisasi dari hati. Membuahkan prestasi yang dibangun dari hasil kerja keras, hubungan baik dengan semua pihak serta keterbukaan.