Uncategorized

Saat Hamil Harus Aktif

Postingan ini adalah PR dari Teteh Nchie, sebagai persahabatan dan Silaturahim.

Alhamdulilah, di Tahun 2003 tepatnya sebulan setelah menikah, saya langsung dipercaya sama Allah SWT untuk diberinya amanah, kehamilan yang terdeteksi sangat jelas, kondisi sangat berbeda, karena mudah lelah, mual dan inginnya hanya malas-malasan, masih enggan untuk periksa, tapi saat itu suami membelikan test pack yang dibelinya di apotik.

Dengan Bismilah, surprise! ada dua strip merah disitu, akhirnya kami ke bidan dan diberikan suntikan vitamin penguat janin serta konsultasi apa yang boleh dan tidak dilakukan.

Saat hamil Dua Bulan pertama betul-betul mabok, morning sickness terasa sekali, yang namanya mual itu terasa dari bangun tidur sampai tidur lagi, sarapan pagi saya ekstrim, yaitu kedondong, mangga muda dan salak pondoh, wajib ada, jika tidak ada bisa gak sembuh mualnya, terus siangnya ingin makan rujak bebek (tumbuk) terus dan pedas, walau banyak yang larang tetep makan sembunyi-sembunyi, yang jadi musuh adalah bawang putih dan bakso langganan di depan kantor tempat saya bekerja, jika melihat atau mencium dua makanan itu, sudah deh keluar semua isi perut, aneh tapi nyata ya.

Walau di saat dua bulan pertama hamil saya mabok dan merana karena mual, saya tetap bekerja, dan jarak dari rumah ke kantor saat itu lumayan jauh, harus naik turun metro mini, dan masih pakai high heels disaat hamil 4 bulan, kadang teman-teman suka pada bawel nyuruh jangan pakai high heels, tapi saya bandel dan egp gitu, dan disaat hamil muda jika sedang pulang kampung ke kampungnya suami, jalan sangat rusak dan banyak lobang dalam, untuk mencapai rumah mertua harus naik ojeg, untunglah janin dalam perut begitu kuat, sehingga tak kurang suatu apapun.

Pada Bulan ketiga, saya mulai normal lagi, mual dan morning sickness tak terasa lagi, sudah doyan makan lagi dan tak begitu merasa kelelahan, justru disaat hamil saya semakin aktif, tak menjadikan alasan untuk bermalas-malasan atau memanfaatkan kehamilan untuk meminta ini itu dengan mengkambinghitamkan “ngidam” dalam kehamilan saya, tak ada istilah ngidam.

Saat hamil, rutin periksa ke bidan dan sesekali USG, makanan saat hamil tak berbeda dengan saat tidak hamil, hanya ada tambahan minum susu, dan menurut dokter susu untuk ibu hamil tak musti seperti di iklan-iklan, boleh susu apa saja tapi rekomendasi susu bubuk yang lebih banyak vitaminnya, dan tambahan lagi saya setiap hari makan satu sampai dua butir telur rebus.

Ketika hamil, jika dikendaraan umum pasti suka diprioritaskan oleh penumpang lain, dan jika duduk bersama wanita sebaya, suka diajak ngobrol dan berbagi pengalaman saat hamil, dengan orang yang baru dikenal sekalipun, ada juga mungkin pengantin baru, minta ijin pegang perut buncit saya ketika ngantri di bank, pingin ketularan katanya. Sungguh menyenangkan saat hamil itu ternyata.

Aktivitas dikantor tak pernah tergganggu, pekerjaan dirumah pun dilakukan sendiri, oh iya, ada cerita lucu nih tentang mitos saat hamil, ibu mertua sangat percaya sama mitos orang hamil harus pakai gunting kecil dan bawang putih yang digantung didalaman baju, katanya buat pengusir roh jahat, alamakkkk…….saya kan lagi musuhan sama bawang putih, akhirnya saya terpaksa pakai jika bertemu sama ibu mertua saya saja.

Ada lagi mitos, katanya membeli baju dan perlengkapan bayi saat usia kehamilan masih jauh dari bulannya melahirkan sangat tidak disarankan, karena takut ada sesuatu hal yang tak diinginkan, saya sih menyikapi dan menduga secara logis saja, jika memang sudah kodratnya selamat ya akan baik-baik saja, jika tidak, ya mungkin sudah takdir, yang penting kitanya harus hati-hati.

Dan saya melabrak mitos itu, saya nekad beli baju-baju bayi dan perlengkapan bayi jika sedang jalan-jalan, secara mencicil dari usia kehamilan saya 5 bulan, pas usia kehamilan 7 Bulan, saya cuci semua baju dan perlengkapan bayi serta disetrika agar higienis dan ditaruh di lemari khusus, sebagian popok, kain pernel, gurita, dan sarung tangan serta kaki bayi dimasukin ke tas bayi, persiapan jika terasa mau melahirkan, tinggal jinjing, tak repot lagi, apalagi saya waktu itu jauh dari keluarga karena semua keluarga di bandung dan keluarga suami di Cirebon.

Ternyata persiapan itu banyak ditiru saudara dan teman, sebab dengan cara begitu akan meringankan beban saat persiapan melahirkan, jadi pas hari H nya lahiran, tinggal mengurusi biaya lahiran saja, karena yang lainnya sudah siap dari jauh hari.

Menjelang kelahiran, sudah diprediksi dokter bahwa saya akan melahirkan pada Tanggal 20 Maret 2004, saya akan melahirkan di Bandung agar disana banyak yang mengurusi dan dekat orangtua, suami sudah mau mengantarkan saya tiga minggu sebelum Tanggal 20 Maret, tetapi saya super ngeyel, pake ngambek segala, bahwa saya inginnya pulang ke Bandung seminggu sebelum Tanggal 20 dan saya belum mau ambil cuti, tidak mau berlama-lama dirumah sebelum lahiran, itu alasannya.

Perkiraan dokter meleset ternyata, dari Tanggal 20 Maret yang diperkirakan, disaat saya sedang menyusun laporan keuangan dan proposal proyek untuk bos ke Malaysia, ada teman yang berteriak, saat lihat rok belakang saya ada bercak darah, spontan seisi kantor semua heboh, nyuruh saya pulang, ada yang nelponin suami supaya jemput dari kantornya, saya tidak panik, nyantai selesaikan laporan dan naik ke ruangan bos, teman-teman tambah mengomel karena khawatir, akhirnya kepala divisi, menyarankan supaya saya diantar sopir dengan seorang teman bernama Mba Nurul langsung ke rumah sakit.

Ternyata suami sudah sampai duluan di Rumah Sakit Ibnu Sina Jl.Kyai Thapa Grogol, diperiksa masih pembukaan dua, saat itu jam 10 pagi, diperkirakan jam 16 baru lahiran, melahirkan dengan cara normal, dalam waktu 15 menit saja bayi sudah keluar dengan mengejan tak putus-putus serta baca doa dan membayangkan teman-teman lain aja bisa kenapa saya tak bisa lahiran? akhirnya terkumpullah semangat itu yang mempermudah lahirnya Sekar.

Ekstrim lagi, saya tak mau menunggu, ketika keluarga dari Bandung menjemput, saya ingin ke Bandung saat itu juga, menginap semalam di rumah sakit, langsung ke Bandung, dengan duduk selama empat jam dengan bekas 8 jahitan, semuanya pada kaget dan berdecak-decak jengkel karena kenekadan saya, walau nekad tapi sudah saya perhitungkan bahwa semuanya akan baik-baik saja.

Kelancaran saat saya melahirkan rupanya karena saat hamil saya banyak gerak dan aktif, juga efek makan telur rebus dan susu setiap hari membuat bayi Sekar saat itu sehat.

Alhamdulilah ya Allah telah Kau anugerahkan limpahan berkah karunia yang menjadi amanat dari Mu, Subhanallah akan aku jaga amanahMu ini sebaik-baiknya dengan segenap jiwa raga.

Dan Bayi yang lahir pada Tanggal 02-03-2004 itu adalah Anggraini Sekartaji

Buat Teteh Nchie Hani, makasih banyak sudah diberikan PR yang menyenangkan ini, walau saya mengerjakannya telat 🙂

Advertisements
Uncategorized

Ketika Cokelat Membunuh Jenuh

Pada suatu ketika, berkas-berkas yang berserakan dan menumpuk dimeja kerjaku kian hari kian menjenuhkan dan hampir saja membuatku ingin meraupnya dan melemparkan semuanya ke tempat sampah dibawah meja, cepat-cepat sadar diri, aku makan dan hidup dari mengurusi semua tumpukan berkas itu.

Segera ku telaah semua, ku bolak balikan semua berkas itu, namun hanya dengan merenungi tak akan selesai urusan dengan berkas itu, tapi jenuh itu benar-benar tak bisa dikompromi.

Pergi sebentar ke pantry, lihat locker peranti makanku di sana, ah waktu tak bisa berlalu begitu saja dengan diiringi kejenuhan, kuraih si Gerhana Cokelat dan kutuangkan serbuk cokelat plus milk non fat, kuseduh panas-panas, aroma cokelat itu nikmat menyatu dengan pemandangan tempat si cokelat itu tertampung.

Kutaruh berdampingan dengan keyboards, akhirnya mood ku kembali, dan mulai bersahabat dengan semua berkas-berkas yang bertumpuk itu, dan si cokelat berkata ” Kau tak perlu risau, karena aroma dan pemandanganku akan menemani sepanjang harimu ditempat ini, dan berkas-berkas itu mari kita hadapi bersama, agar kau tak kehilangan periukmu.”

Aku pun tersenyum pada si Gerhana Cokelat yang bertengger dekat keyboards itu.

Uncategorized

Rahasia Bugar Bunda Yati 72 Tahun : “Ngeblog”

Hari Rabu Tanggal 21 Desember 2011 kulihat status Mba Jumialely sedang otw ke Pamulang dari Medan, tak kusia-siakan untuk mengajaknya bertemu, karena kebetulan rumah saudaranya Mba Lely ini satu kecamatan dengan tempat tinggal saya.

Jadilah kami menentukan Pamulang Square dan hari Jumat pulang kerja untuk bertemu, karena teman yang lainnya tidak bisa ikut dengan alasan kejauhan tak masalah kami cuma berdua rencana kopdarnya, yang penting bertemu sebab Mba Lely Tgl 24 nya akan ke Kalimantan.

Hari yang ditentukan tiba, pulang kerja aku langsung ke Pamulang Square, kukira yang bersama Mba Lely adalah ibu atau eyangnya, aihhh ternyata Blogger juga, namanya Ibu Yati Rachmat,yang baru kutahu beliau tinggal di Pamulang juga, aku kurang mengenal Bunda yati ini karena ngeblog di Blogspot dan belum pernah Blogwalking.

Acara kopdar saat itu sangat menyenangkan, selain ketemu si bu guru cantik Mba Jumialely, juga surprise banget ketemu Bunda Yati Rachmat yang energik dan awet muda, awalnya saya menduga usia Bunda ini baru 60 atau 62 tahunan, taunya sudah 72 tahun, setiap obrolannya sangat inspiratif, tak pernah luput dari senyuman serta banyolan yang intelek, ketika ngobrol bersama mba Lely, aku perhatikan bunda ini rasa ingin belajar dan tak ingin kalah dengan yang muda nya begitu semangat, selalu cari tahu bagaimana cara membuat html untuk banner, widget, tanya tutorial untuk pengembangan blognya dan semangat untuk mengejar hal-hal baru di dunia blogging.

Sambil ngobrol kita makan di food area, Bunda juga ngobrol soal blog sama Sekar lho, dua blogger dari lain generasi yang jauh berbeda, tertua dan termuda he..he….

Bunda makan spaghetty tabur keju, aku tanya, Bunda makan gak dipantang ya? gak takut kolesterol? dijawabnya dengan senyum, selama ini Bunda happy bebas makan apa aja yang penting takarannya pas dan tidak berlebihan buat yang mengandung lemak, dan sejak SMA, Bunda suka makan lalaban dan rempah mentah, paparnya sembari menyuapkan sendok terakhir spaghetty nya, dan bunda juga makan peyek kacang lho, wih gigi bunda masih keren.

Aku penasaran, selain takaran makanan, apalagi sih resep obat awet muda bunda? Dijawab lagi dengan semangat, “Kalau bunda gak browsing dan nulis blog, udah stress dan gak sehat dari dulu Ni, dengan ngeblog juga Bunda bisa mengasah daya ingat menjadi lebih baik di usia 72 tahun ini.” Katanya dengan tetap tersenyum.

Bunda selain punya blog di Blogspot, http://goodcrab-personal.blogspot.com juga punya blog tutorial untuk belajar Bahasa Inggris di http://yaticancerina.wordpress.com wihhh huebattttt Bunda ini, dan aku tanya kenapa yang di blogspot namanya goodcrab , dengan enteng bunda menjawab “That is my style life” bikin tambah kagum deh aku.

Selain ngobrol soal blog, kami bertiga ngobrol tentang anak jalanan dan perlunya pendidikan bagi kaum dhuafa serta kalangan tidak mampu, si bu guru cantik bercita-cita suatu saat akan mendirikan sekolahan bagi kalangan tidak mampu, amin mudah-mudahan tercapai ya bu guru, dan Bunda Yati yang tadinya aktif mengajar Bahasa Inggris anak-anak di lingkungan rumahnya secara free of charge tetap ingin berbagi juga dengan semua orang yang berada diluar jangkauannya melalui share ilmunya di blog, bunda Yati ingin sisa waktunya berguna untuk orang banyak, karena sekarang keempat anak bunda sudah punya rumah masing-masing dan bunda mengisi waktu dengan menulis blog dan sesekali ikut kopdar, tapi tak melewatkan juga untuk bercengkrama dengan cucu-cucu bunda.

Kopdar yang berkualitas dan menyenangkan ini berakhir pada jam 20.30, kami kembali ketempat masing-masing dan membawa kesan yang tak terlupa. Terima kasih Mba Lely sudah pertemukanku dengan Bunda Yati yang inspiratif ini.

23122011001

Aku, Mba JumiaLely dan Bunda Yati Rachmat

Dua generasi Blogger 7 tahun dan 72 Tahun http://sekartaji.blogdetik.com dan http://goodcrab-personal.blogspot.com

Uncategorized

Kakakku Kekasihku

Tulisan ini adalah bagian dari #rantaicerita #PerkawinanDarah. Cerita ini ditulis oleh beberapa nama seperti @echaimutenan, @ari_dexter, @harrismaul, @juleahardy, @elafiq, @thianongnong, @aniRingo, @IndahJuli, @mataharitimoer dan @wkf2010. Cerita sebelumnya, bisa dilihat di sini. Selamat membaca.

Sejak kedekatan Diego dan Lasmi yang berlanjut walau tanpa pengetahuan orang lain, dan Lasmi sudah terjebak dalam perselingkuhan dari suaminya Dimas, mereka seolah tak peduli dengan keadaan dan realita, yang mereka rasakan hanya perasaan cinta dan tak mengijinkan perasaan itu pudar atau diambil alih realita.

Diego dan Lasmi, ditengah kebersamaannya dan hubungan terlarangnya masih selalu ingin mencari tahu, asal usul ibu mereka, karena kejadian dalam obrolan makan malam lalu, Lasmi sempat memaparkan bahwa ciri ibunya sama dengan ibu Diego, walau Diego sempat menduga Lasmi adalah adik tirinya, mereka tak lantas percaya sebelum menemukan bukti dan fakta yang kuat.

Kenakalan dan rasa mabuk asmara kedua insan ini seolah memanfaatkan kesempatan disela mencari bukti yang kuat tentang ibu mereka, hubungan terlarang itu tetap berlanjut dan intensitas dalam mengenal pribadi masing-masing lebih dalam, walau mencuri-curi, apalagi jarak sangat dekat karena tetanggaan, jika Lasmi punya sedu sedan selalu bercerita dan diskusi dengan Diego, begitupun sebaliknya.

Kadang Lasmi suka tak kuat ingin bercerita, karena walaubagaimana, Lasmi merasa harus menemukan kebenaran dalam benang kusut kisahnya bersama Diego. Akhirnya Lasmi menceritakan hubungannya dengan Diego pada sahabatnya Lita. Lasmi sengaja datang ke rumah Lita hanya untuk curhat disiang itu.

“Ya, ampun Lasmi, jadi selama ini ada yang kamu sembunyikan pada suamimu juga yang lainnya? Dan yang menjadi kekasihmu adalah kakak seibumu walau masih dugaan?!” Lita terbelalak dan sesaat spechless, lalu sesaat meninggalkan Lasmi yang duduk terpekur dikursi halaman belakang rumah Lita yang asri dan sunyi.

Lita menyodorkan segelas Juice bengkoang dingin, dan sama-sama minum untuk menetralisir ketegangan. Lasmi masih terdiam dengan tatapan kosong memandang pohon belimbing dihadapannya yang belum terlalu tinggi.

“Lasmi, sorry aku agak emosional sebab Lasmi yang kukenal tak seperti yang berada dihadapanku, sekarang lanjutkan ceritamu” Lita meraih tangan Lasmi yang semakin tak karuan.

“Lita, aku sungguh berperang bathin, bagaimana tidak? Aku bersuami, dan suamiku sedang ada masalah, harusnya aku dukung dan selalu dekat dengannya, selain itu aku pun menjalin hubungan terlarang bersama laki-laki yang diduga kakak seibu walau belum pasti, tapi perasaanku sungguh tak bisa dikompromi, aku benci situasi ini Lita!” Mata Lasmi mulai berkaca-kaca, dadanya tersengal saat berbicara.

Lita menghampiri kursi yang diduduki Lasmi dan memeluknya, seketika tangis Lasmi meledak dipelukan Lita, tak peduli….yang penting beban itu ingin ia muntahkan saat itu juga. Tangis Lasmi mulai reda dengan masih sesenggukan, mulai melepaskan pelukan Lita “Lit, aku mencintainya!”

“Lasmi, lebih baik tenangkan diri dulu ya, sudah waktunya sholat Ashar, lebih baik kita sholat dulu yuk, siapa tahu hatimu lebih tenang.” Ajakan Lita disambut anggukan Lasmi.

***

Malam itu Diego gelisah, selain menahan kerinduan karena sepanjang hari itu tak melihat Lasmi, juga memikirkan bagaimana cara menata hatinya yang campur aduk, antara ingin mencari bukti bahwa Lasmi adalah adik seibunya, kebencian terhadap pengkhianatan ibunya kepada ayahnya, rasa cinta yang tak terbendung kepada Lasmi yang bersuami, dan ingin segera menikahi Lasmi bagaimanapun caranya.

Malam semakin larut, sunyi dan detak jam dinding disamping tempat tidur Diego seolah menyuruhnya untuk segera memutuskan apa yang harus dilakukannya, foto ibunya yang mirip Lasmi diraihnya, dipandang dan segera ditaruhnya dalam laci sebelah tempat tidur. Diego terus memikirkan dan meremas rambutnya lalu menelentangkan setengah badannya ditempat tidur, menatap langit-langit kosong.

Sms-sms Diego hari itu belum ada yang dibalas Lasmi, telepon pun tak diangkat, mondar mandir di jendela melihat ke arah rumah Lasmi pun tak nampak batang hidungnya, akhirnya Diego pun keluar rumah, pergi mencari jawaban atas kegundahannya, entah ingin segera mencari bukti tentang apakah antara ia dan Lasmi punya hubungan darah? Atau mencari jalan supaya hubungan tetap berlanjut dan segera menikahi Lasmi.

Bersambung……….Cerita ini akan dilanjutkan oleh @IndahJuli Blognya http://www.pendopotatito.com/

Uncategorized

Taxi Mobile Reservation dari Blue bird

Siapa yang tak kenal taxi dengan logo burung berwarna biru ini, jika kemana-mana atau ditawari mau naik taxi apa, pasti kebanyakan jawabanya Blue Bird aja, karena merasa sudah familiar dan taxi ini terkenal kenyamanan dan kepastian tarifnya, untuk argo Blue Bird memang terpercaya.

Dengan Slogan “Life is So Easy” tepat sekali untuk layanan baru yang Blue Bird persembahkan.

Kini melakukan terobosan baru dalam kemudahan menggunakan transportasi ini, selain nyaman, juga mudah mengaksesnya, dengan aplikasi Taxi Mobile Reservation pada Iphone, Android dan Blackberry, para konsumer/pelanggan bisa mengetahui dimana posisi taksi yang akan menjemputnya melalui peta digital yang sudah tersedia dalam smartphone, layanan ini baru tersedia untuk wilayah Jakarta.

Untuk mendapatkan aplikasi ini, bisa langsung download dari android market dan untuk Iphone sudah tersedia Appstore apple.com, website http://www.bluebirdgroup.com atau bisa juga download melalui Quick Reader (QR) Code, dengan mengaktifkan QR Code dengan perangkat kamera smartphone dan menempelkan ke QR Code bergambar logo burung.

Pertumbuhan dan kemajuan Blue bird terbilang pesat, terbukti berawal dari hanya 25 unit taxi, sekarang di usianya yang ke 39 sudah menaungi lebih dari 22.000 unit armada dengan 33.000 pekerja dan 8.5 juta penumpang dalam satu bulan di seluruh Indonesia.

Bluebird memang pantas telah meraih lebih dari 60 penghargaan sebagai sarana transportasi terbaik berbagai versi, karena selalu mempertahankan qualitas dan kenyamanan pelanggan, selain itu terobosan mutakhir yang menghubungkan dunia online dan transportasi ini, sangat membantu pelanggan dalam efisiensi waktu dan membantu mempercepat pekerjaan, karena dukungan transportasi Blue Bird yang begitu handal dan terpercaya.

Dalam kepentingan apapun sudah pasti efisiensi segalanya akan terpenuhi, karena jarak tempuh dengan transportasi ini bisa diperkirakan dengan tepat dan membantu dalam keputusan menentukan waktu perjalanan yang akan dilalui ke tempat tujuan, karena bisa terdeteksi melalui aplikasi Taxi Mobile Reservation pada perangkat smartphone Iphone, Android dan blackberry.

Hidup benar-benar mudah, sesuai slogan Blue Bird “Life is so easy”

Uncategorized

On Off (Pesta blogger 2011)

Entah mengapa, saya kurang sreg sama nama acara Pesta Blogger yang diganti jadi On Off, kurang mewakili gitu, menurut pribadi sih, tapi tujuan utama dari acara ini kurang lebih sama dengan tahun-tahun lalu, untuk silaturahmi antar bloggers dan para onliners dari manapun.

Acara tahunan ini baru dua kali saya hadiri, lumayan banyak sekali manfaatnya, selain bertemu banyak teman juga banyak hal yang bisa dipetik, mulai dari wawasan online, informasi dunia online serta banyak hadiah yang dibagikan free buat setiap pengunjung, pokoknya sangat menyenangkan.

Tahun ini diadakan di Epicentrum walk Rasuna said Tanggal 3 Desember 2011, yang menjadi Chair Woman acara akbar tersebut adalah Aulia Halimatusadiah, seorang enterpreneur yang sukses di dunia online yang juga seorang penulis buku dan Blogger.

Tahun 2011 ini terasa istimewa juga buat saya, karena Komunitas Dblogger tempat saya bernaung, membuka booth disana, dan alhamdulillah banyak pengunjung yang mendatangi booth kami untuk memperoleh informasi tentang kegiatan Dblogger dan bergabung.

Masa seperti ini enggan untuk berlalu begitu saja, selalu ngangeni

Di Booth Dblogger, budaya blogger yg tak pernah absen : Narsis 😀

Mudah-mudahan tahun depan bisa sempat lagi hadir di acara bermanfaat seperti ini.

Uncategorized

Selamat Ulang Tahun Indosat

Tak cuma omong kosong atau hanya membesarkan satu hal yang tanpa bukti, ketika saya merasa cocok dan mendapatkan kemudahan dalam menggunakan suatu layanan produk, tentu terjawab dengan tindakan, ya bukti bahwa saya telah merasa nyaman dengan sebuah provider yang memudahkan komunikasi dalam hidup dan aktivitas adalah ketika menggunakan produk tersebut dalam jangka waktu yang lama.

Saya pengguna provider Mentari dari Indosat sejak Tahun 2005, semua layanannya sebagian besar cukup memuaskan, baik dari segi aplikasi, bonus dan tarif, walau kadang ada kekurangan yang timbul, namun itu hal biasa, karena setiap produk apapun tak mungkin 100% sempurna.

Saat tertentu, ingin mencoba provider lain, setelah dicoba dan dipakai, poin kenyamanan versi saya bersama provider itu, lebih cenderung ke Indosat, karena sudah melekat dihati dan memudahkan aktivitas, seperti Mentari Club, yang bisa mobile banking dan masih banyak lagi.

Yang semakin saya cinta sama Indosat, secara kebetulan atau tidak, Indosat membuka jalan dan memberi kesempatan untuk mereview produknya, meliput acara launching produk barunya, ikut kegiatan-kegiatan bergengsi yang di sponsori Indosat, seperti Seminar Young On Top Bulan Juli 2011 lalu yang jika bayar, nominalnya lumayan, karena para Narsum orang-orang yang kompeten dan Top, juga dilibatkan dalam acara Gemerlap ulang tahun Indosat yang ke 44 kemarin malam.

Senang betul ketika Mba Zee, mengabarkan saya dan kelima teman blogger diundang menghadiri Galadinner di acara ulang tahun Indosat yang ke 44 tahun, di Jakarta Convention Center Balai Sidang Senayan Jakarta 30 Nopember 2011 kemarin yang disiarkan secara langsung di stasiun TV RCTI jam 8 malam.

Disana banyak bertemu teman blogger dan komunitas lain, serta menyaksikan penampilan artis-artis secara langsung, seperti Mulan Jameela, Ungu, Lyla, Soimah, D’bagindas, The Virgin dan Titi Sjuman yang diiringi Tohpati Orchestra.

Happy sekali walau tak dapat doorprize Gold 100gr, TV LCD dan HP, tapi cukup senang salahsatu teman kita Fransisca Asri dapat LCD TV, dan kami semua yang hadir selain Gala Dinner juga dapat Godie Bag berupa Jam Weker Indosat dan Flashdisk.

Indosat jika memberi dukungan tak pernah tanggung, buktinya ketika melakukan sponsorship pada Sea Games 2011, menjadi official partner telekomunikasi, dan bagi atlit berprestasi yang meraih emas, diberikan hadiah masing-masing sebuah Blackberry dan Indosat Unlimited yang diserahkan pada acara ulang tahun Indosat tersebut oleh pihak Indosat dan Menpora Andi Malarangeng.

FOTO Selengkapnya klik disini ya, sebab banyak gak mungkin di upload disini semua.

Bersama Fransisca Asri, Julie, saya dan Errawaty

Mba Zee, Julie, Alfan, Pak Dian Kelana, MT dan Mas Daru

Selamat Ulang tahun Indosat, Jaya selalu.