Uncategorized

Karya Jurnalis dan Blogger di Anugerah Jurnalistik Aqua

Tanggal 18 April 2013 lalu, saya menghadiri acara Anugerah Jurnalistik AQUA (AJA2012). Bertempat di Museum Satria Mandala, Jakarta. Dihadiri para Blogger dan Media. Acara ini merupakan rangkaian dari hari jadi AQUA yang ke 40 tahun.

Sebagai sumbangsih AQUA dalam pelestarian lingkungan lingkungan hidup, khususnya masalah air. Maka AQUA mengadakan kompetisi untuk penulisan artikel, liputan televisi dan foto bertema Air dan Kehidupan

Karena media dan blogger sangat berpengaruh dalam peran serta pelestarian lingkungan terutama eksplorasi masalah air sampai pelosok. Maka ajang ini sangat diharapkan dapat memotivasi media dan blogger untuk termotivasi memberikan karya terbaiknya.

Saat itu di lokasi acara sempat hujan lebat, untung saja menjelang acara dimulai, hujan berhenti. Sehingga para kru segera memasang lagi lampion berisi lampu yang diapungkan di kolam dermaga mini belakang museum. Obor-obor pun dinyalakan tepat didepan panggung. Membuat nuansa air semakin terasa. Tak lama setelah registrasi, kami dipersilahkan panitia untuk menyantap makan malam serta menikmati suguhan musik dari Band katakita. Irama jazzy, dinner d dermaga kecil yang disinari obor, hmm…opening yang sangat manis.

Selain dihadiri media dan blogger, acara ini dihadiri pula oleh Menteri Lingkungan hidup, Prof.Dr.Balthasar Kambuaya MBA. Beliau memberikan sambutan. Menurut beliau, tanggung jawab pelestarian lingkungan hidup adalah untuk semua pihak. Terutama media, khususnya dalam masalah penyediaan air bersih bagi masyarakat. Media harus bisa memberikan informasi yang bersifat edukatif. Seperti, memberitakan sungai-sungai potensial di pelosok-pelosok. Juga memberikan informasi detail mengenai hambatan dan kekurangan dari sungai-sungai yang ada. Sehingga dapat dicarikan solusi untuk pembangunan dan pelestariannya.

Pimpinan AQUA, Parmaningsih Hadinegoro juga memberikan sambutan, bahwa AJA2012 ini bertujuan untuk memotivasi para media dan blogger untuk membuat karya yang terbaik dalam kontribusinya untuk pelestarian lingkungan, terutama air.

AJA2012 adalah even tahunan dan kali ini adalah yang ketiga kalinya. Berharap even ini dapat dilaksanakan setiap tahun agar karya para media dan blogger dapat menginspirasi masyarakat dalam pelestarian lingkungan dan air. Karena masyarakat butuh informasi aktual.

Malam semakin larut, akhirnya diumumkan para pemenang Anugerah Jurnalistik Aqua 2012 ini. Pemenang dari berbagai kategori adalah sebagai berikut :

I. Karya Tulis (Cetak dan Online)

1. Muhammad Hafil dari Harian Republika, Karya Sungai Pesanggrahan Dulu dan Kini Kualitas Sungai Pesanggrahan Lebih Baik Dibandingkan Sungai Lainnya di Jakarta/ Republika / 29 Agustus 2012

2. Purnama Catur Naommy Jaya Laksana dari Majalah Femina, karya Indonesia Kaya Air Bersih, Kok! 26 Mei-2 Juni 2012

3. Riski Maruto dari LKBN Antara Biro Sulawesi Tengah, karya Sumber Air Minumku Tercemar Merkuri? /LKBN Antara Biro Sulawesi Tengah / 18 Januari 2013

II. Karya Foto

1. Asep Fathulrahman, dari Antara, karya Krisis Air Bersih / Antara Foto (Banten) / 12 Agustus 2012

2. Desmunyoto P. Gunadi dari Jurnal Nasional, karya Pengharapan di Tengah Banjir / Jurnal nasional / 22 Januari 2013

3. Yudhi Sukma Wijaya, dari The Jakarta Globe, karya Membeli Air Mineral / The Jakarta Globe/27 Maret 2012

III. Liputan Televisi

1. Sufiani Tanjung dan Djunaedi Setiawan, dari SCTV, karya Sumur Bagi Warga Sumba / SCTV / 16 & 17 Des 2012 / Liputan 6 siang & Liputan 6 Pagi.

2. Harfin Naqsyabandy dari Kompas TV, karya Mimpi Buruk Jakarta / Kompas TV / 24 Jan 2013 21.30 WIB / Berkas Kompas

3. Andi Muhyidin & Dwinanto dari Beritasatu TV, karya Citarum : Limbah Mengalir Sampai Jauh / BeritasatuTV / 24 & 25 Mar 2012 / Jurnal Siang

IV. Karya Blogger

1. Dahli Ahmad dari Bekasi, karya Kampung Jernih Sentuhan Tangan-tangan Kecil, Untuk Mengubah Dunia

2. Bryan Kridha Laksana dari Purwokerto, karya Masa Depan Air Dunia Masa Depan Kehidupan Kita

3. Windi Widiastuty dari Medan, karya Save The Water, Sebuah Pesan dari Alam Rahim

V. Penghargaan Khusus

1. Erwan Sani, dari Riau Pos, karya Bias Rezeki dari Bukit Sikumbang Pengelana Air, Pendekar Rimba / Riau Pos / 18 Nopember 2012

2. Aulia Nugraha Siagian dari Medan, karya Kaum Muda, Air dan Kehidupan

Bertindak sebagai Juri adalah :

1. Profesor Ibnu Hamad (Guru Besar Komunikasi UI)

2. Riri Riza (Sutradara Film)

3. Eko Maryadi ( Ketua Aliansi Jurnalis Independen /AJI)

4. Agus Sudibyo ( Ketua Komisi Pengaduan Masyarakat dan Penegakan Etika Dewan Pers)

5. Hariyanto (Fotografer Profesional)

6. Kristupa Siagian ( Fotografer Profesional)

7. Wicaksono Ndorokakung ( Wartawan dan Blogger)

Langkah upaya dan kontribusi AQUA sebagai perusahaan besar yang mampu implementasikan kepeduliannya melalui ajang Anugerah Jurnalistik AQUA ini, sangat berarti bagi beberapa pihak terkait. Yakni, dapat menginspirasi perusahaan-perusahaan lain untuk melakukan aksi nyata dalam kontribusinya terhadap lingkungan. Untuk masyarakat jadi mendapatkan edukasi dan informasi aktual tentang konservasi air di berbagai daerah. Dan untuk para jurnalis dan blogger, dapat mengaktualisasikan karyanya yang aktual dan terpercaya bagi orang banyak.

Rangkaian ulang tahun AQUA yang sangat penuh makna. Selamat Hari Jadi ke 40 untuk AQUA semoga terus dapat menginspirasi masyarakat dimanapun berada.

Acara ditutup dengan hiburan sulap dan hipnotis dari Romy Rafael. Semua terlibat dan interaktif. Benar-benar seru dan meriah.

Advertisements
Uncategorized

Ketika dikuasai Amarah, Berdamailah dengan Diri Sendiri

Jika sedang marah, seringnya kita ingin meledak-ledak melampiaskan kekesalan. Entah itu langsung kepada sumber yang membuat amarah atau kepada orang-orang disekitar kita yang akan menjadi korban pelampiasan amarah yang memuncak.

Dalam pikiran kita, menduga bahwa dengan melampiaskan kemarahan itu akan membuat hati plong dan menganggap selesai masalah. Hati plong, itu hanya sesaat. Alih-alih akan membuat hati plong, malah membuat masalah menjadi-jadi dan semakin bermunculan. Mengapa demikian? Karena dengan langsung melampiaskan kemarahan membabi buta. Hati akan tertutup untuk logika. Setiap masukan yang benar sekalipun dari orang lain, akan ditangkap salah. Dan kita akan merasa dihantui perasaan tidak enak terhadap orang yang menjadi korban pelampiasan kemarahan.

Jadi, apa yang harus dilakukan saat kita sedang dikuasai amarah? Jika kita sedang berjalan atau sedang mengendarai kendaraan, lebih baik menepi dan berhenti dulu, jika sedang berdiri coba duduk. Tarik nafas dalam-dalam lalu keluarkan perlahan. Diam sesaat. Jangan berbicara dulu. Kalau ada minuman minumlah dulu agar tenang dan adem. Jika orang yang membuat marah ada dihadapan kita, alihkan dul pandangan kearah lain dan sebisa mungkin jangan bicara dulu. Setelah tenang, barulah berbicara duduk bersama. Membahas masalah yang terjadi dengan kepala dingin dan titik beratkan pada mencari solusi. Bukan mengungkit kesalahan berlarut-larut. Karena kalau sampai berlarut-larut, akan timbul dendam.

Kemarahan jangan sampai dipendam sendiri, dalam artian harus digali sumber kemarahan itu sendiri. Mengumpulkan fakta penyebabnya dan berembuk dengan pihak yang terkait masalah ang dihadapi.

Jika masih tidak siap untuk berembuk dan membicarakan masalah yang menjadi sumber kemarahan, kita bisa berdialog dengan diri sendiri. Cari waktu untuk menyepi dulu. Bisa di kamar, di taman belakang atau di teras rumah. Jika masih di kantor, bisa ke halaman belakang kantor sebentar sekadar merenung sesaat. Berdialog dengan diri sendiri. Kenapa aku bisa menyimpan kemarahan sampai berlarut-larut? Kenapa aku sulit memaafkan rang yang membuatku marah? Apa untungnya jika terus menerus marah? Tentu saja capek dan jika kemarahan ini berhasil diredam. Suatu saat permasalahan akan datang silih berganti. Apakah aku harus menglang terus sikap marah yang tak mengenakan itu? Demikianlah dialog yang dlakukan dengan dri sendiri.

Biasanya, setelah berdialog dengan diri sendiri, kita akan menemukan sebuah pencerahan hati, pikiran yang jernih dan kelapangan dada dalam menerima kenyataan. Logika kita akan bermain dengan baik. Sehingga kita tak akan terbawa larut dalam kemarahan sekalipun kita sudah di dzalimi. Tetapi kita akan menemukan hikmah serta menyembulkan makna tersembunyi dari masalah yang kita hadapi. Memang wajar kita marah. Marahlah dengan bijak dan tak menimbulkan masalah baru.

Uncategorized

Indosat Super Wi-Fi Partner Kerja Setia saya

Sudah lebih dari belasan tahun saya menjadi pegawai dibeberapa perusahaan swasta sebagai Akunting. Ingin rasanya saya mempunyai usaha sendiri yang bisa membuat saya bekerja lebih fleksibel. Juga bisa menciptakan lapangan pekerjaan untuk orang lain.

Tetapi saya belum cukup berani melepas pekerjaan saya, mengingat saya masih belum cukup terpenuhi untuk mengumpulkan modal untuk usaha yang akan saya rintis. Namun menunggu dan menunggu saja sampai saya mapan, hanyalah menjadikan cita-cita saya itu hanya ilusi. Maka, dengan keberanian dan komitmen untuk membagi waktu antara pekerjaan utama saya yang belum saya lepas dan rintisan usaha membuka usaha media kreatif. Akhirnya terlaksana juga. Usaha ini digagas oleh saya dan 3 teman yang punya satu misi dan visi.

Mengerjakan usaha ini adalah sambilan disamping pekerjaan kami yang utama. Kami semua masih terikat dengan pekerjaan di perusahaan masing-masing. Tetapi kami konsisten dan berkomitmen untuk menyempatkan serta membagi waktu untuk usaha media kreatif yang tengah kami rintis tersebut.

Pekerjaan saya di kantor saat ini sedang menuntut untuk banyak diluar. Baik bertemu klien atau sekadar mengurus dokumen-dokumen pekerjaan yang harus di tindaklanjuti dengan instansi diluar. Jadi keseharian saya kadang di gedung perkantoran lain, di kantor notaris bahkan kafe dan mall.

Media Pad selalu saya bawa sebab sewaktu-waktu ada beberapa dokumen yang harus diemail dari sana.

Ketika saya menjemput tamu di Mall Pondok Indah 2, Senin lalu. Karena tamu kantor saya itu tahunya Mall Pondok Indah yang dekat ke kantor saya. Jadi sekalian makan siang disana sambil berdiskusi kecil. Tiba-tiba teman saya Julie yang menjadi rekan kerja diusaha sampingan pembuatan media kreatif, telepon saya dan meminta revisi proposal even untuk sebuah rumah sakit. Karena ada yang harus ditambahkan.

Dan harus diemail pada saat itu juga. Secepat mungkin. Karena Julie bilang, jika sampai telat sedikit, manajemen Rumah sakit tersebut akan lama lagi untuk review proposal.

Dengan sigap, saya langsung ambil media pad, buka dokumen proposal dan menambakan poin yang di informasikan oleh Julie. Email saat itu terkirim sangat cepat. Padahal saat itu saya lupa mengisi pulsa untuk memperpanjang masa paket Indosat Internet bulanan saya. Setelah saya cek, ternyata di Pondok Indah Mall 2 ada jaringan Indosat Super wifi. Yaitu Indosat SUPERWIFI EAP-SIM (Extensible Authentication Protocol-SIM) adalah teknologi WI-FI terbaru dari Indosat yang memungkinkan pelanggan Indosat bisa meng-akses internet di handset atau tablet melalui WI-FI hotspot Indosat dengan menggunakan SIM CARD Indosat. Tanpa menggunakan username maupun password.

Senangnya, karena saya dapat menuntaskan pekerjaan lain disaat saya sedang menemani tamu juga. Jadi tamu saya tak merasa terganggu atau terabaikan karena saya sangat cepat dalam mengerjakan hal urgent yang harus dilakukan pada saat itu. Mengapa hanya bermodalkan Sim Card Indosat yang masih aktif bisa terkoneksi dengan cepat dengan internet melalui hotspot Indosat di Pondok Indah Mall 2 itu? Karena kebetulan media pad saya sudah langsung bisa terkoneksi tanpa harus ketik username dan password. Kecepatan Indosat Super Wifi inipun bisa berlari dengan kecepatan sampai 20 mbps. Jika ingin mendapatkan layanan Indosat Super Wifi seperti saya, bisa setting device yang kamu punya, nih caranya ada disini dalam masa promo kita gratis menggunakan layanan ini.

Ada satu lagi pengalaman, saat saya akan pergi ke Bandung menghadiri acara keluarga. Saya naik kereta dari Stasiun Gambir. Setelah membeli tiket kereta beres, saya duduk sambil ceck handphone. Sudah ada empat kali misscall dari adik saya. Cepat-cepat saya telepon balik, ternyata memang sangat penting. Adik saya yang meminta tolong untuk dibelikan air ticket ke Medan beberapa hari sebelumnya, tiket elektronik tersebut belum saya email, sedangkan pemberangkatan adalah esok harinya. Sementara kereta sudah datang, saya tuntaskan dulu untuk email tiket elektonik tersebut dari dokumen Blackberry, saya email dan langsung sampai tak perlu lama loading. Alhamdulillah setelah itu baru naik kereta. Dan setelah saya browsing lokasi Indosat Super Wifi, Stasiun Gambir pun ada hotspot Indosat Super Wifi. Tak heran jika saya saat menirim email tersebut begitu cepat terkirim, padahal saya melampirkan attachment tiket elektronik.

Bagi yang mempunyai handphone tetapi belum mendukung oleh teknologi EAP-SIM, bisa juga menikmati layanan Indosat Super Wifi tetapi pelanggan harus mengisi Username dan Password. Caranya kirim SMS ketik SUPERWIFI kirim ke 363 (Gratis).

Oh ya Indosat mengadakan lomba menulis dengan hadiah utama Macbook PRO dan masih banyak hadiah lainnya, yuk buruan ikutan bisa daftar di sini jangan sampai nyesel lho.


Dan yuk kita pakai layanan Indosat Super Wifinya biar menulis lombanya tambah yahud.

Uncategorized

Mengenal Asean Blogger Community Chapter Indonesia

Asean Blogger Communty Chapter Indonesia yang dideklarasikan di Indonesia pada Bulan Mei 2011. Dengan para Deklarator Djauhari Oratmangun, Hazairin Pohan, Aris Heru Utomo, Iman Brotoseno, Amril Taufik Gobel, Eko Eshape, Blontak Poer, Gempur, Kuku TW, Mubarika, Farid (Dikutip dari Web Asean Blogger ) sudah sangat familiar bagi saya. Karena anggota dan pengurusnya adalah teman-teman saya juga. Diantaranya ada Mba Ajeng, Kak Indah Juli dan lain-lain. Saya tertarik dan melihat betapa hebatnya komunitas ini. Karena bisa membentuk komunitas berskala luas. Yaitu dapat menampung berbagai aspirasi para blogger dari belahan negara dalam lingkup Asean.

Dengan demikian terbentuklah Asean 2015 Community yang merupakan komunitas berbasis negara Asean. Dan berdasarkan pada tiga pilar, diantaranya politik keamanan, ekonomi dan sosial budaya. Respon blogger antar negara Asean menjadi terwadahi untuk saling berbagi informasi, diskusi dan saling menyalurkan aspirasi terkait segala hal yang berhubungan dengan Asean. Untuk mengenal lebih jauh dan jika berminat menjadi anggota, dapat mengunjungi situs Asean Blogger Saat ada gathering Asean Blogger Community di Bali, saya sempat diundang untuk mewakili komunitas detik Blogger. Sayang sekali saat itu saya tak bisa hadir karena ada satu urusan yang tak bisa ditinggal. Saat itu saya hanya puas melihat tagar #ABC saja yang berseliweran di twitter. Ada rasa sesal tetapi urusan pekerjaan lebih menuntut keberadaan saya.

3 kali saya mengikuti even offline Asean Blogger Community (ABC) yang pertama, saat buka puasa bersama di Museum Mandiri dengan talkshow yang menghadirkan narasumber dari para traveller. Tentu saja tema ini sangat bermanfaat dan berwawasan, apalagi saya suka travelling. Disana juga saya mengenal lebih banyak lagi teman dari lintas komunitas.

Even yang kedua adalah saat pemutaran film dokumenter dari Papua. Bertempat di ruang serbaguna Departemen Luar negeri. Menonton film tersebut jadi tahu betapa banyak tempat dan sumber potensial yang belum banyak diketahui. Salah satunya di Papua ini. Jadi tahu pula betapa masalah sosial di Papua menjadi PR besar bagi pemerintah untuk melakukan upaya pembangunan baik secara mental warganya juga secara infrastruktur lingkungannya.

Dan yang ke tiga adalah gathering ABC Chapter Indonesia bersama kaum difabel yang mengusung tema Kepedulian terhadap kaum difabel dan Penderita HIV AIDS bertempat di ruang serbaguna Departemen luar negeri. Disini cakupan pergaulan komunitas ABC Chapter Indonesia membuktikan pergaulan yang luas dan tanpa sekat. Kepedulian yang diusung sangat mempererat tali persahabatan dengan sesama. Saya senang sekali terlibat disini. Karena saya merupakan bagian dari panitia acara ini. Banyak pelajaran dan menambah pengetahuan ketika bergabung dan melakukan kerjasama untuk menyelenggarakan even ini.

Pada 9 Mei 2013 yang akan datang, saya kembali mendapat undangan, kali ini sebagai peserta. Untuk berkumpul dengan lintas komunitas dari dalam negeri dan negara-negara Asean lainnya. Bertempat di Kota Solo Jawa Tengah. Senang? Tentu saja. Gathering saat ke Bali yang tak jadi saya ikuti akan terbayar dengan acara di Solo nanti. Saya ingin mengenal lebih dekat para anggota Asean Blogger Community Chapter Indonesia. Serta ingin berkenalan lebih jauh dengan para blogger dari belahan negara Asean lainnya. Mudah-mudahan tidak ada kendala atau aral melintang sehingga saya dapat mengikuti acara ini dengan lancar. Semoga saya dapat berpartisipasi dalam mendukung langkah kegiatan Asean 2015 Community.