Uncategorized

Sunday Sharing 2 , Blogpreneur

Walau ada banjir Jakarta, tetap semangat
Walau ada banjir Jakarta, tetap semangat

Jakarta, 19 Januari 2014 Sunday Sharing kembali digelar. Mengambil tema Blogpreneur Bertempat di Kantor detik.com lantai 2. Hujan yang tak henti sejak seminggu yang lalu hingga Sunnday Sharing berjalan tak menyurutkann langkah saya dan beberapa teman Blogger yang ingin menimba ilmu dari Narasumber kali ini Reza Gardino. Seorang Blogger detik yang lebih dikenal dengan sebutan Suami Malas. Blognya http://suamimalas.blogdetik.com dan pemilik Majalah Online Pria yomamen.com. Kenapa Reza mem-branding dirinnya suami malas? Karena Reza semasa mudanya sehabis kuliah lebih banyak sering di rumah utak atik apapun yang ada di dunia online, sampai menikah, Reza pun lebih memilih cari penghasilan dari dunia internet, sebagai web design, jasa SEO, penulis freelance dan lain-lain.

Jam 11.00 peserta yang hadir baru saya dan Narasumber Reza, ditemani tuan rumah Karel Anderson, ngobrol ngalor ngidul dulu.Tak berapa lama teman-teman yang lain pun mulai berdatangan. Acara dimulai dengan perkenalan Narasumber dan semua blogger yang hadir.

Reza Gardino a.ka Suami Malas
Reza Gardino a.ka Suami Malas

Reza membuka acara dengan menyebutkan poin-poin penting agar bisa menghasilkan dari blog, diantaranya :

Advertising , dengan memasang iklan di blog berupa banner, adsense dan lain-lain adalah cara paling mudah untuk menghasilkan uang. Asal prosedur diikuti dan dioptimasikan, iklan yang terpasang akan mengundang pengunjung yang banyak.

Sales, Blogger zaman sekaranng sudah banyak yang dilirik oleh brand atau perusahaan, sehingga sering diajak kerjasama untuk menjualkan produknya dalam sebuah artikel tulisan yang soft selling sehingga tidak secara langsung menjual, seolah sedang menuliskan sebuah opini tetapi ada missi untuk mengarahkan pembaca untuk mengetahui produk yang dikampannyekan secara halus. Kata Reza, kelebihan menjual produk via blogger itu ibarat menitipkan barang dagangan untuk dijualkan. Jadi kedekatan emosinya dapat. Beda dengan iklan di media yang mungkin saja akan dilewatkan begitu saja bagi yang sekilas membacanya. Kalau diulas blogger, akan ada nilai lebih dari apa yang ditulisnya.

Services, Melalui blog juga bisa membuka layanan jasa seperti, penerjemah, penyaluran SPG, Pembantu rumah tangga dann lain-lain. Reza membagi pengalaman ini sesuai dengan pengalamannya sendiri. Reza yang berlatar belakang pernah bekerja di lembaga penerjemahan, akhirnya membuka usaha penerjemahan sendiri dengan pemasaran melalui blog pribadinya. Begitu pula membuka usaha jasa penyaluran SPG dan Pembantu rumah tangga dilakoninya melalui online, tanpa tatap muka.

Apapun bisa teman-teman coba, banyak sekali ide bisnis yang bisa dilakukan via online, asal bisa mengolah dengan baik, menyasar pasar yang tepat dan punya optimasi blog sendiri agar banyak pengunjung dan punya passion kuat menjalaninya. Pasti ide itu akan berjalan. Kata Reza dalam presentasinya.

Social Entrepreneur, Keuntungan menulis blog tak hanya menghasilkan uang saja, kita bisa melakukan charity atau bekerjasama dengan pihak lain untuk melakukan program kemanusiaan yang dikemas sekreatif mungkin.

Freemium (Free + Premium), Membuka layanan tutorial ilmu yang dimiiki melalui kombinasi Free dan berbayar akan menarik pengunjung blog, awalnya bisa share tutorial gratis untuk trial, info lebih lengkapnya bisa mengenakan bayaran, jadi ini adalah trik berbisnis tapi memberi untung juga pada para pembaca karena kita memberi ilmu gratisan juga sebelumnya.

Worldwide Opportunity, Reza selain sudah banyak menghasilkan berbagai penghasilan dari blog, juga memperoleh pengakuann sampai Asia, gagasan yang dibuatnya untuk sebuah situs pinjam buku dari siapapun yang diolah melalui http://pinjambuku.org berhasil masuk finalis sebagai salaah satu dari total tiga peserta Indonesia. Reza dan tiga temannya bisa tampil dan menjadi nominator di ajang Startup Asia di Tahun 2012 lalu. Berawal dari blog berlanjut ke berbagai celah yang bisa melebarkan sayap untuk meningkatkan karya.

Reza pun dengan rendah hati menyatakan Teman-teman bisa gali kemampuan masing-masing yang dimiliki, tinggal buat sekreatif mungkin dan fokus berkarya, pasti bisa melakukan semua yang sesuai harapan.

Freelance Blogger, Reza juga memberikan gambaran bahwa blogger bisa bekerja paruh waktu, bisa dikerjakan dimana saja, misalnya menjadi penulis lepas di sebuah media, penerbit atau institusi. Atau bisa juga mengelola berbagai sosial media orang lain atau sebuah perusahaan yang fungsinya menjaga kelangsungan konten website atau sosial media perusahaan tersebut.

Suasana Sunday Sharing 2
Suasana Sunday Sharing 2

Selanjutnya, Reza memberikan materi teknis, menurutnya kegiatan blogging harus dibarengi dengan pengetahuan dalam menggunakan sosial media lainnya seperti Facebook, Twitter, Youtube, Instagram, Path dan lain-lainnya, karena secara langsung akan menunjang penyebaran link tulisan kita. Selain ngeblog, kita pun jangan lupa untuk gaul di dunia nyata. Jangan hanya ngeblog. Dari pergaulan dunia nyata akan banyak inspirasi berharga dan jadi penyeimbang kegiatan online.

Tips Menulis Blog dari Reza Gardino

Hindari Teknik Hard News

Untuk penulisan di blog, menurut Reza hindari gaya penulisan Hard News Kalau kita menulis gaya penulisan ini, tidak ada bedanya dengan situs berita online mainstream media. Gunanya blogger dalam menuliskann artikel atau berita, bisa memperlambat waktu tayang berita dengan maksud memberi celah untuk mencari data atau informasi dari segala arah agar validitas berita atau artikel yang dimuatnya benar-benar aktual, nyata dan dapat dipertanggungjawabkan. Tak terpatok press release atau ikut-ikutan berita yang simpang siur. Tulisan bisa dilengkapi dari berbagai sumber.

Jadi teknik penulisan di blog agar punya nilai tambah dari berita atau artikel yang disampaikan. Sebaiknya memakai teknik Feature Stories, Reza yang berpengalaman menjadi jurnalis disebuah majalah cetak, sering memakai teknik Feature Stories. Selain lebih lengkap dan bisa mendeskripsikan segala kejadian lebih detail, teknik ini bisa memberi nilai tambah karena konsep 5W 1H pada Hard News harus di depan sedangkan di Feature Stories menyebar jadi tak ada patokan atau pakem untuk membuat tulisan selengkap dan semenarik mungkin. Walau bagaimana blogger pun harus bisa menuliskan berita/konten dengan lengkap dan beritanya terverifikasi.

Buat Enganged dengan Pembaca

Ketika membuat judul blog, buatlah semenarik mungkin dan hadirkan konten blog dengan ceruk-ceruk (kedalaman makna) yang bisa digali. Tulis berita yang sedang marak dengan sudut pandang yang unik dan bisa membuat penasaran banyak pembaca. Sehingga pembaca akan membaca sampai selesai.

SEO (Search Engine Optimation)

Pada sessi ini, saya mendapat sesuatu hal yang baru karena selama ini, untuk mempelajari dan menerapkan SEO biasanya saya hanya ingin mengejar tulisan saya supaya terus ada di posisi teratas. Dengan cara optimasi kata kunci yang sedang diangkat. Ternyata hal ini tidak sepenuhnya benar. Menurut Reza, saat kita mau mengaplikasikan SEO, harus dimulai dengan mencari kata kunci yang belum dioptimasikan orang lain. Baru kita optimasi. Sehingga akan punya nilai tambah tersendiri. Tidak tabrakan dengan media atau blog siapapun yang telah jauh mengoptimasinya. Bisa dimulai dengan pencarian kata kunci di Adwords lalu klik Tools.

Mengapa hal ini perlu diterapkan? Menurut Reza, posisi artikel kita yang diatas di situs google tak akan gunanya jika tidak ada orang yang mencari, sebaliknya, jika untuk branding memang berguna.

Update posting sangat berpengaruh dalam penerapan SEO, karena semakin update akan semakin allert, Spider Google akan selalu mendatangi blog yang sering update, ketika ada posting baru, spider ini akan membaca dari kiri ke kanan isi tulisan yang baru di updatenya.

Pengulangan kata kunci dalam sebuah tulisan pun jangan sampai berlebihan karena akan menurunkan nilai artikel. Anchor Text dalam link tulisan juga sangat memengaruhi cepat lambatnya sebuah tulisan ter-indeks dalam google.

Dalam mengaplikasikann SEO juga sangat penting dalam memberikan nilai tambah pada artikel yang dibuat. Karena Google pun walau robot, tetap bisa membaca jika tulisan kita hasil jiplakan yang diubah kalimat atau paragrafnya. Buatlah tulisan yang original dan unik serta banyak nilai tambahnya. Kata Reza menutup sessi Sunday Sharing-nya.

Suasana Sunday Sharing kali ini, walau terhalang banjir Jakarta, namun teman-teman blogger tetap semangat dan terasa fokus karena peserta yang ikut tak terlalu banyak. Diskusi pun hidup, banyak yang sambil berbagi pengalaman dan ilmu masing-masing. Misalnya Harnes Situmorang yang suka beternak domain, Bang Aswi pencinta sepeda yang disosialisasikan melalui blog, Hanni yang rela mengeluarkan kocek jutaan rupiah untuk belajar SEO di sebuah institusi dan lain sebagainya.

Acara diselingi makan siang yang disediakan oleh detik diselingi obrolan yang menginspirasi. Sangat menyenangkan dan bermanfaat. Terima kasih atas ilmunya Reza Gardino dan terima kasih untuk Blogdetik yang membuat kami selalu dapat hal baru dalam kegiatan ngeblog di Blogdetik.

Advertisements
Uncategorized

Menulis Normatif itu Seperti Melakukan Spa

Mulai Tahun 2010, dunia blog mulai dilirik brand, agency komersil dan advertiser untuk digandeng dalam suatu kerjasama. Blogger akan di hire untuk melakukan campaign produk atau jasa perusahaan yang meminangnya. Dengan honor sesuai pasaran yang berlaku. Tak hanya perusahaan, tokoh masyarakat pun kerap menggunnakan jasa Blogger untuk mendongkrak elektabilitas dan kredibilitasnya. Blogger berlomba-lomba menaikkan kualitasnya untuk menarik perhatian calon advertiser. Dan pundi-pundi pun berhasil diraupnya dari hasil bekerjasama tersebut. Salahkah? Tidak. Mengapa? Itu hak Blogger, idealisme dan kebijakan yang diambilnya itu hak sepenuhnya Blogger.

Menurut saya pribadi, melihat fenomena bahwa Blogger mendapatkan banyak keuntungan secara materi, itu adalah bonus. Sebuah keuntungan yang segelintir saja dari banyak keuntungan yang lainnya. Jika mendapatkan penghasilan dari ngeblog atau mendapat hadiah dari hasil lomba menulis blog, itu hanya sebuah bonus tak terduga tetapi bukan berarti butuh gak butuh ya, usaha untuk mendapatkannya sah sah saja, karena siapa sih yang gak mau dapat hadiah dari hasil usaha dan karya sendiri?

Karena Blogger sibuk dengan orderan menjadi Buzzer, di hire untuk melakukan sebuahh campaign dari advertiser, kadang menjadi lupa dan kurang menikmati keuntungan menjadi blogger secara normatif. Saya pribadi merasakan hal tersebut. Keuntungan normatif yang seharusnya dapat dinikmati sepenuhnya terlindas oleh deadline pekerjaan nge-buzz yang tiada henti. Ibarat indahnya musik klasik yang dimainkan di tepi jalan yang penuh lalu lalang kendaraan serta hiruk pikuk orang. Sehingga kehadiran musik klasik itu tak terindahkan.

Tahun 2014, tahun dimana saya mulai evaluasi diri dalam dunia blogging. Saya ingin melakukan perombakan sistem dalam membuat kebijakan ngeblog bagi diri saya sendiri. Ingin selaras antara memperoleh keuntungann secara materi maupun normatif. Karena keuntungan ngeblog secara normatif harus benar-benar dimanfaatkan, peroleh materi dari ngeblog seperti mempelajari mata pelajaran ekonomi di sekolahan dan peroleh hal-hal yang bersifat normatif seperti mempelajari pendidikann moral atau budi pekerti. Dengan menjalankan dua hal tersebut akan saling menunnjang dan tidak membuat blog kehilangan nyawa. Blog yang bernyawa adalah blog yang berisi artikel sesuai nurani, ditulis dengan kesenangan hati, bukan semata atas briefing atau instruksi atau komando dari pihak lain. Tetapi, menerima benefit secara materi pun jika rezeki tentu saja tak boleh ditolak.

Bagaimana cara menyelaraskan antara benefit materi dan normatif itu? Tentu saja dengan tetap memperkaya konten serta menyeimbangkan konten orisinal dan buzz 70:30, yang artinya sebisa mungkin konten orisinal pribadi kita lebih banyak dari pada konten untuk review produk atau jasa yang dipesan advertiser. Jika tak ingin kehilangan seluruh benefit ya harus ada usaha untuk konsisten melakukannya.

Apa saja keuntungan normatif dari kegiatan menulis blog yang tak boleh dilewatkan itu?

Menulis Untuk Solusi : Menuliskan sebuah opini, pemikiran bahkan curhat dalam sebuah platform blog akan tertuang sebuah ungkapan yang tidak mentah, dengan pertimbangan, tulisan yang akan dituangkan itu akan dibaca banyak orang sehingga mau tidak mau, kita harus mengolah kalimat sebaik mungkin. Walaupun curhat, akan bisa dikelola dengan bahasa yang lebih universal tetapi fokus ke pokok permasalahan. Dengan penjabaran masalah dalam sebuah tulisan, diibaratkan memperoleh ilmu filsafat yang dicari akar masalahnya, sebab akibat dan sampai menuju solusi terbaik dan mendekati kebenaran. Manfaatnya tentu saja dapat meringankan beban masalah yang dihadapi. Walau tak sepenuhnya menjadi solusi setidaknya bisa meringankan.

Tulisan Blog Sebagai Pengingat : Mempunyai tulisan inspiratif dalam blog pribadi, adalah sebuah investasi yang priceless sebuah harta karun yang bisa dimanfaatkan oleh siapapun. Bahkan penulisnya sendiri dikala membutuhkan pencerahan bisa menengok kembali tulisan yang dibutuhkan untuk memperbaiki mood saat itu. Bahkan disaat kita lupa akan suatu tujuan, saat melihat kembali isi artikel yang ada hubungannya, akan merasa diingatkan kembali.

Berbagi Manfaat : Mempunyai blog, bukan hanya untuk kepentingan dan keuntungan pribadi saja, saat kita mendapat banyak keuntungan, ada baiknya banyak berbagi juga kepada siapapun pembaca blog kita. Bisa berbagi pengalaman, tutorial, ilmu bermanfaat dan memberi akses untuk saling networking. Jika Gajah mati meninggalkann gading, Blogger mati meninggalkan tulisan. Tulisan bermanfaatnya akan menjadi warisan berharga sepanjang masa.

Riset dan Penemuan : Saat hendak menulis, blogger akan terlatih untuk melakukan riset dan mencari data akurat tentang apa yang akan dituliskan. Dari kegiatan ini, blogger akan mendapatkan sesuatu hal baru. Baik secara pemikiran sendiri atau melalui data yang diperolehnya, contohnya mendapatkan tulisan dengan sudut pandang baru dan memperoleh solusi dari isu yang sedang marak dibicarakan. Jadi bukan profesor saja yang bisa jadi penemu ya, Blogger juga bisa lho.

Sosialisasi : Kegiatan sosial seperti charity, membentuk komunitas yang punya satu kesamaan, wadah untuk menyalurkan bantuan kepada sesama melalui koordinasi dalam tulisan blog bagi yang lintas jaraknya tidak terjangkau dan masih banyak lagi.

Mengasahh Kemampuan: Sebagai analogi, blog bisa berfungsi sebagai asahan pisau. Setiap kemampuan menulis yang kita miliki akan terus terasah jika sering berlatih. Dari yang tidak bisa menjadi tahu segala hal, dari yang gaptek menjadi bisa utak atik template, karena kebutuhan maka kita akan dipaksa untuk belajar melakukannya.

Jangan lupa untuk menulis dari hati, karena dengan menulis hal-hal normatif, kondisi tubuh dan pikiran seolah sedang melakukan spa dengan segala hal yang membuat diri serta pikiran menjadi rileks.

Intinya, dengan predikat sebagai Blogger Konsisten, kita dapat membuktikan bahwa kita punya karya nyata dan dalam lingkup kehidupan bermasyarakat, dalam lingkungan apapun, predikat sebagai blogger setidaknya mendapat tempat tersendiri, walau profesi utamanya mungkin tak cemerlang tetapi dengan berkarya melalui kegiatan blogging, auranya terasa beda. Ada isi yang kaya makna.

Uncategorized

Kilas Balik dBlogger5th

Komunitas Blogger pertama yang saya ikuti, berawal dari saling blogwalking dan berkomentar di blogdetik, saling add Yahoo Messenger dan kopdar seru.

Melihat begitu intens pertemuan kami, akhirnya semua sepakat untuk membentuk komunitas dBlogger.

Saya ingin cerita dBlogger masa lalu, ketika sosial media belum begitu booming, kami masih mengandalkan media konvensional seperti Yahoo Messenger. Tetapi kekompakan sangat terasa, kepedulian antarmember juga mengikat batin kami. Tidak ingin mengganggu pekerjaan masing-masing, disepakati ada conversation semua member setiap Jum’at Jam 16.00. Bisa saling tukar pikiran, becanda, saling bully atau OOT. Dari sinilah keeratan terjalin, semua seperti saudara, jika ada yang membutuhkan saling membantu, seperti jika ada kepahitan, nikahan, lahiran, ulangtahun dan lain-lain semua ikut peduli dan saling menguatkan. (Lap Air Mata)

dBlogger tak hanya peduli dengan sesama member saja, dari sini lahir program Gerakan Berbagi yang digagas oleh Lies Surya dan Ari Bicara. Semua member dBlogger menyisihkan rezekinya setiap bulan sebesar Rp.10.000 untuk donasi rutin per bulan kepada siapa saja dan dimana saja. Walau terpisah dari dBlogger tapi digagas oleh member dBlogger dan selalu mendukung kegiatan charity dBlogger.

Bahkan ketika dBlogger membuat proyek buku bareng “Kenangan Masa Kcilku” seluruh royalty didonasikan 100% untuk charity. Ini penampakan bukunya :


Tak hanya itu, ada juga program sederhana tapi mampu engaged loyalitas member-member. Seperti pemilihan King and Queen dBlogger, arisan (masih berjalan sampai sekarang), kopdar rutin dan jadwal kontributor yang rutin bergantian mengisi blog dBlogger dengan keahlian masing-masing member. Ada yang blogger kuliner, fashion, gadget, tekno, sastra dan lain sebagainya. Sehingga terasa hidup dan berwarna.

dBlogger ingin mengepakkan sayapnya dan terbang lebih tinggi, hingga di ulang tahun ke 2 dBlogger mampu membuat gebrakan. Dengan dukungan sponsor dan media partner Blogdetik, dBlogger bisa merayakan ulang tahun ke 2 di Gandaria City, sebuah mall besar di kawasan Jakarta Selatan. Mendatangkan bintang tamu Raditya Dika, penulis buku Ondry Widyatmoko dan Band Abdul and the coffee theory. Dengan undangan lintas komunitas ; Depok Blogger, Kompasiana Community, Bikers, Dot Semarang, Blogger Bogor, Blogger Banten, dBlogger Surabaya, Blogger Indramayu, Anging Mamiri, Komunitas Bundaran HI dan lain sebagainya. Dengan rangkaian charity Safety Riding roadshow ke lima sekolahan SD di Jabodetabek. Saya mewakili SD Budi Mulia Bintaro. Melakukan kampanye bahwa naik motor harus pakai helm sekalipun dekat jaraknya, dengan pembagian helm gratis.

Badai pun hadir juga dalam kehagatan itu, asalnya bermacam-macam, dari berbeda visi, konsep dan ingin menyampaikan pemikiran yang tidak mainstream sekalipun terjadi. Ini hal biasa dalam berkomunitas dan IMHO, ini adalah sebagai bentuk kepedulian dan rasa memiliki serta cinta mereka terhadap dBlogger. Karena saking pedulinya itu, sampai terjadi pergolakan, saya memandang hal ini wajar, diibaratkan dalam satu keluarga ketika mengingatkan atau memberi masukan tetapi aspirasinya belum dilaksanakan, jadi merasa ‘greget’, sangat manusiawi.

Dari tahun ke tahun kehangatan dan badai itu selalu datang silih berganti, tetapi tak menyurutkan kebersamaan. dBlogger, rumah pertama. Saat saya berada dalam puncak kegelisahan serta kecamuk, ingin dBlogger ini ada regenerasi, ingin semua member itu bergerak dan ambil bagian sebagai pencetus ide dan bukan hanya sebagai pengikut. Bukan hanya saya, Juli dan Asri saja yang menggerakkan dBlogger. Kami ingin ada regenerasi seutuhnya. Maka saya dan Juli sepakat untuk Cool down, memilih meninggalkan dulu dari kepengurusan dBlogger maupun dari kepembinaan. Sedih? Pasti. Tetapi dengan jalan begini regenerasi akan tercipta. Sehingga memaksa dBlogger generasi baru untuk melangkah sendiri tanpa campur tangan atau bayang-bayang kami yang seharusnya sudah duduk manis melihat adik-adik berkembang dengan gayanya sendiri. Dengan catatan tidak melupakan sejarahnya.

Setelah melihat ada perubahan baik yang signifikan, mereka bisa melangkah sendiri, terbukti dengan suksesnya 30 Hari Ngeblog Non stop, kepengurusan dibawah kepemimpinan Alfan Renata, Melly, Maria dkk saya lihat cukup berhasil. Walau masih banyak kekurangan tetapi masih dianggap wajar yang penting ada kemauan untuk belajar. Akhirnya saya kembali ke rumah pertama saya dBlogger hanya ingin menjadi bagian utuh dari komunitas yang lahir di 11 Januari 2009 ini. Perasaan tak dapat dibohongi, saya memang tak bisa pergi dari dBlogger.

Harapan saya terhadap dBlogger, agar menjadi komunitas yang lebih kreatif, mandiri, penuh kepedulian, saling support dan open terhadap komunitas lain dan tidak mempermasalahkan hal sepele yang menyebabkan perpecahan. Satu lagi, jangan lupakan sejarah dan missi dasar dBlogger yang konsep utamanya adalah Berbagi Bisa berbagi ilmu, materi atau apapun bagi yang membutuhkan. dBlogger diharapkan menggalakkan lagi kegiatan charity-nya. Tagline dBlogger Social Creative Community semoga bisa lebih konsisten lagi.

Ulangt ahun dBlogger ke 1, di Panti Asuhan Yayasan Amal Wanita


Ulang tahun ke 2 di Gandaria City

Sumber Foto : Fitri Rosdiani
Sumber Foto : Fitri Rosdiani
Rangkaian acara Safety Riding Campaign ke SD Budi Mulia Bintaro
Rangkaian acara ultah ke 2, Safety Riding Campaign ke SD Budi Mulia Bintaro

Ulang tahun ke 3 di Panti Asuhan Yayasan Amal Wanita dan Pisa Cafe Mahakam


Ulang tahun ke 4, Sunny Valley Cafe, detik.com


Dalam kesempatan ini, saya ucapkan Selamat Ulang tahun yang ke 5 untuk dBlogger, semoga menjadi komunitas yang selalu menginspirasi.