Uncategorized

Blogilicious Milad Jakarta

Fun dan lezatnya ngeblog yang dikampanyekan oleh idblognetwork sudah sangat maksimal, sudah terbukti ribuan blogger ikut serta dalam program yang diadakan idblognetwork yang melakukan terobosan baru untuk menambah nilai ekonomis blog yang kita punya.

panggung

Idblognetwork dapat merangkul potensi dari para blogger yang mampu menuliskan opini dan artikel yang dihubungkan dengan produk atau jasa dari advertiser yang ingin memakai jasa blogger untuk promosi barang atau jasanya.

Tak hanya itu, idblognetwork pun dapat menumbuhkan blogger blogger baru yang mendapat stimulasi dari kegiatan idblognetwork yang menjadi jembatan penghubung antara blogger dan advertiser, bahkan yang tadinya tidak pernah update blognya jadi rajin update dan optimalisasikan blognya kembali, dan yang tadinya tak punya blog jadi membuat blog walau tak ada kemampuan menulis atau buta sekali dengan kolom dasboard blog, berusaha untuk belajar, karena selain bisa mengembangkan wawasan menulis, melek teknologi, juga dapat berpenghasilan dengan mengerjakan job review yang diberikan idblognetwork, juga memasang Banner iklan yang diberikan.

Tak ada yang tak mungkin saat kita merasa tak bisa, pasti akan bisa jika mau belajar dan berusaha untuk mencapai apa yang kita inginkan, selain ingin punya kemampuan menulis, optimalisasikan blog, tahu sedikitnya atau garisbesarnya teknologi yang bisa menunjang agar blog kita layak untuk diisi dengan karya bagus dan mendapat reward selain nama baik juga menghasilkan uang tentunya.

Dari 7 rangkaian Roadshow Blogilicious ke kota kota besar seperti Surabaya, Makassar, Medan, Yogyakarta, Palembang, Bandung, dan terakhir adalah Jakarta, yang bertajuk Blogilicious Milad Jakarta, yang bertepatan dengan hari Ulang Tahun Depok Blogger ke 2, Blogilicious Milad Jakarta diselenggarakan di Gedung Telkom Jalan Sisingamangaraja Kebayoran Baru Jakarta pada Tanggal 25 dan 26 Juni 2011.

Idblognetwork benar benar tak hanya mengajak blogger untuk melakukan kerjasama bisnis advertise, namun memberikan ilmu tak terbatas dalam dunia internet dan blogging bagi siapapun, baik yang sudah menjadi member maupun yang belum, dalam roadshownya Blogilicious Milad Jakarta yang dihadiri para blogger juga yang bukan, telah merangsang generasi baru untuk melek teknologi dan optimalisasikan blognya, berikut kesimpulan ilmu yang didapat dari acara Blogilicious Milad Jakarta Tanggal 25-26 Juni 2011.

1. Risa Amrikasari memberi ilmu bermanfaat dalam membudayakan etika dalam menulis blog, Mba Risa menyampaikan bahwa tulisan kita di blog yang diakses banyak orang dan oleh siapapun, membuat blogger harus bisa menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menerapkan aturan tertulis maupun tidak tertulis dalam hal menulis atau mengisi blog.

Aturan tertulis tentunya berkaitan dengan implikasi hukum dari tulisan yang dipublikasi melalui blog. Sejumlah aturan hukum menjadi alat pemaksa bagi para pengguna internet agar lebih berhati hati dalam menulis di blog. Dalam hal ini ada UU ITE, UU Pers, dan KUHP. Untuk melindungi kekayaan intelektual blogger atau pengguna internet ada undang undang bidang HAKI.

Aturan tidak tertulis tentunya menyangkut kesadaran blogger dalam menulis, harus sadar akan etika dan tahu mana yang patut juga yang tidak, dan tidak menerapkan prinsip bahwa “Ini blog saya, mau menulis apa, mau diisi apa itu hak saya.” Karena blog dibaca banyak orang, mau tak mau blogger harus menerapkan etika dalam menulis.

mb-ajeng 2. Raden Ajeng, twitternya @Ajengkol, Blogger yang famous dan sangat kompeten dalam dunia internet serta blog, mengajak kita untuk optimalisasikan blog menjadi berkualitas dengan konten yang bermutu agar isi blog selain bermanfaat buat pembaca, juga agar bisa terindex atau dikenal oleh Google, karena jika blog kita dikenal oleh google dengan baik, otomatis banyak peluang untuk memperoleh penghasilan dari blog dengan cara monetise blog.

Mba Ajeng juga memperkenalkan SEO (Search Engine Optimalization), yang merupakan cara legal untuk dapat terindex google , Yahoo dan mesin pencari lainnya.

Yang memengaruhi SEO ada beberapa cakupan diantaranya : Page Rank, Alexa, Review, Backlink, Business Online.

Blog yang fokus dengan target tertentu bisa dengan menentukan Niche dan tema konten Blog serta memilih nama subdomain dengan keyword yang sesuai.

Mba Ajeng pun menyarankan kita untuk White SEO, yaitu selalu bertujuan baik dalam mengerjakannya, tidak melakukan plagiat juga kecurangan kecurangan karena akan merugikan kita sendiri dilain waktu, apalagi kini ada Google Panda yang dapat mengindex kecurangan yang kita lakukan yang menyebabkan posisi di google tertendang ke peringkat bawah.

3. Frenavit Putra dari Surabaya, twitternya @frenavit, Setelah Mba Risa dan Mba Ajeng memberikan ilmu etika ngeblog dan optimalisasi Blog, maka Mas frenavit memberikan ilmu bagaimana supaya Blog kita aman, karena Blog kita diibaratkan rumah yang memerlukan kunci keamanan dari para orang iseng yang ingin acak acak isi blog kita dengan tujuan tidak baik.

Setelah Blog kita berhasil dioptimalisasikan, blog kita sudah nampang dimana mana bahkan terindex dengan baik, security blog kita dari ancaman sebagai berikut harus kita waspadai :

Pembobolan, SQL Injection, Cross Site Scripting, Spaming Comments, Deface dan Dos Attack. Sedangkan Faktor Eksternal bisa dari Phising/Penipuan, Sniffing / Penyadapan dan SQL Injection.

Untuk mengamankan blog bisa dilakukan dengan sikap waspada , tidak hanya mengandalkan kemampuan program dan mesin, sikap waspada itu bisa kita lakukan dengan cara :

1. Ganti Username admin secara berkala untuk menghindari Brute Force

2. Gunakan Kombinasi huruf, angka dan spesial karakter untuk Username dan Password.

3. Ganti Username dan Password secara berkala.

Yang terakhir Mba Mubarika Darmayanti memperkenalkan idblognetwork yang memberi definisi blog monetizing dengan merubah sesuatu menjadi uang, yang memberikan kesempatan kepada blogger untuk berpenghasilan dari melakukan review yang disarankan bercerita menyampaikan opini, pengalaman, interest ke satu situs.

Potensi blogger adalah yang punya segmen khusus , sejumlah penggemar, karakteristik, mindset dan pola sikap yang sama.

Brand/advertiser dapat memanfaatkan blogger untuk menyampaikan pesan komersial secara halus.

idblognetwork menitikberatkan pada blog yang mempunyai karakter serta konten yang personal adalah lebih punya peluang.

b2

Bagaikan sebuah keluarga besar

Dengan rangkaian acara Blogilicious Milad jakarta ini, begitu lengkap ilmu yang didapat serta keeratan dan kekeluargaan sesama blogger dan tim idblognetwork benar benar terjalin indah, tak hanya itu, idblognetwork berhasil memancing kreativitas anak bangsa dimanapun berada.

Acara Blogilicious Milad Jakarta ditutup dengan acara ulang tahun Depok Blogger yang kedua, dimeriahkan para Blogger idol yang percaya diri dan kemampuannya boleh diacungi jempol, acara ini sangat mengakrabkan dan memberi banyak manfaat baik secara individu maupun sosial

ultah-deblogger

Ulang Tahun Depok Blogger ke 2 sebagai penutup acara Blogilicious Jakarta Pada Tanggal 26 Juni 2011.

Advertisements
Uncategorized

Sahaja Cinta

DRAFT

Kisah seorang yang bersahaja bernama Ali, yang berprofesi sebagai guru dan wirausahawan muda, yang selalu teguh prinsip dan bijaksana dalam bersikap dikala situasi apapun, hal ini tertanam dari pengaruh didikan orangtua dan keluarganya yang juga bersahaja.

Suatu waktu, Ali terkena fitnah yang berdampak pada kehidupannya yang drastis jatuh, karena kredibilitas dan citranya diturunkan oleh segelintir orang yang tidak suka, karena sikap Ali yang punya prinsip dan mengedepankan logika serta melakukan upaya penyelesaian secara kepala dingin, maka emosi dan tindakan bodoh tak ia lakukan, meskipun dia dijauhi bapak kandungnya juga sebagian orang yang percaya fitnah itu.

Berkat keteguhan dan upaya Ali yang bijaksana, dan selalu menempatkan sikap yang tepat terhadap segala kejadian, dia pun memperoleh ganjaran kebahagiaan dan solusi yang mencerahkan.

Novel ini bukan hanya menceritakan kesahajaan Ali, ada kisah cinta Ali dan kisah pelajaran hidup yang patut direnungkan, seperti menceritakan bagaimana seorang guru seharusnya mendidik muridnya, bukan hanya dengan memberi pelajaran sekolah saja namun memberi contoh yang baik dengan tindakan etika dan budi pekerti, serta memancing kreativitasnya agar kaya akan karya, mengajar dengan cinta, bukan karena profesi atau mencari nafkah semata, sungguh Ali adalah guru yang kaya hati.

Bisa jadi cermin untuk para guru dimanapun berada agar sosok Ali bisa dicontoh dalam mempersiapkan generasi penerus, bukan hanya dicekoki pelajaran teori dan praktek tanpa makna, jiwa dan hati.

Dalam sebuah kalimat Ali dalam novel ini, saat ia terpojok oleh perlakuan tidak semestinya dari orang orang yang tidak suka, ia mengatakan tak perlu menuntut orang lain baik terhadap kita, perbaikilah dulu diri sendiri, kalimat ini benar benar saya suka.

Jika ingin membeli buku ini bisa melalui http://www.leutikaprio.com

Uncategorized

Cerita Bersama Blogdetik

Tiga tahun yang lalu, secara tak sengaja, saat boring dikantor, klik berita berita di Internet, dan nyasar ke detik.com, setelah kenyang dengan berita berita, nyoba klik blogdetik, tidak langsung bikin, cuma lihat lihat blog blog artis dan yang ada di kolom yang waktu itu namanya masih Blog Pilihan.

Hari kelima setelah sering mengunjungi Blogdetik, baru bikin blog dengan judul Fight Never Ending, banyak yang mengira kisah keributan atau pertengkaran, padahal Fight disini analogi dari usaha keras dalam hidup.

Terus terang, saat itu saya bener bener gaptek, namun lama lama karena sering klik sana sini, coba sana sini, akhirnya bisa, dan sosialisasi saat ngeblog terasa begitu hidup, dari mulai dari saling komen, saling email dan tukeran ID YM sampai no Hp bersama Blogger detik lainnya, agak canggih deh saya saat itu, kenapa makin canggih he..he…karena banyak ilmu yang didapat dari teman teman yang sama sama ngeblog di Blogdetik, tiap ada yang mentok atau tidak bisa setelah dicoba sendiri, minta tolong deh sama teman teman.

Masih ingat saat aku upload foto, belum tahu kalau ukuran foto yang di upload harus disesuaikan ukurannya dengan halaman postingan, main publish aja, aduh itu foto sampai nutupin kolom widget, teman teman yang kenal mungkin maklum saat itu, tapi yang baru berkunjung, sampai ada yang komen begini “Mba kurang besar ini fotonya” ha..ha…kalau ingat itu saya pingin ketawa sendiri, belum lagi saat copas kode html award dari teman, aku minta tolong easy buat bikinin kode html nya, easy kirim kode nya via YM, saya copas , dan sebagian chatingan aku sama easy terkopas di widget, spontan easy dan aku ngakak di YM, duhhh ampun saat itu.

Dua bulan kemudian ngeblog di Blogdetik, saya dan teman teman sepakat melakukan kopdar, kopdar pertama saat itu bersama Husin dan Rizkysutji di Mall Kalibata, kopdar kedua sekalian pembentukan Komunitas Dblogger bersama Eyang Anjari, Mas KW, Julie, Ella, Iman, Husin, Dedi Naff, mulai saat itu sering lah kami kopdar, selain kopdar kami pun sepakat melakukan aksi berbagi dalam Gerakan Berbagi.

Akhirnya saya merasakan hubungan dengan semua teman Blogger detik bagaikan dalam satu keluarga, jika ada yang sedih atau tertimpa musibah, saling menghibur, jika ada yang kesusahan saling membantu, dan kami saat itu ada conference YM rutin satu minggu sekali setiap hari Jumat, sekarang sudah tidak lagi karena masing masing kesibukannya sudah makin bejibum.

Oh ya, saat itu jika ada yang lama sekali belum update postingan, suka saling mengingatkan, kadang sengaja dikasih PR dan PR itu berantai kemana mana, lumayan juga nambah nambah backlink ya he..he….

Dari 2008-2011 telah banyak yang saya dapat dari Blogdetik, baik ilmu dan wawasan, teman, sahabat, kegiatan kegiatan bermanfaat, aksi sosial, networking, juga hadiah hadiah kontes menulis, bisa bikin buku dan monetise blog saya, itu karena Blogdetik is the BEST.

Naluri manusia pada diri saya muncul, saya maruk, bikin lagi Blog di beberapa Blog gratisan lain, ada 3, walau saya disalah satu Blog gratisan selain blogdetik itu beberapa kali postingannya masuk headline, juga mendapat banyak teman baru, entah kenapa, Blogdetik bagaikan rumah inti, tempat saya pulang, selalu betah dan merasa nyaman, insya Allah tetap setia dengan Blogdetik.

Ini foto salah satu kopdar Blogger detik, bersama orang orang di belakang Blogdetik di Rumah Pak Budiono, Juragan Detik.com Tahun 2009 silam , Priviledge banget buat saya.

n1333233570_30064204_28992

Foto ini di hunting di Pamulang, 06 Februari 2009

Foto foto kopdar yang lainnya ada disini

Dengan Blogdetik, saya jadi punya personal brand yaitu Fight Never Ending hehehe…….

Uncategorized

Self Publishing beri nilai tambah untuk penulis

Sebagian besar orang sudah pasti ingin mewujudkan karya sekaligus berbagi cerita atau ilmu yang ia punya melalui wujud sebuah karya yang dibukukan, yang terbayang pertama saat terbersit ingin membuat buku, pasti suatu jalan yang panjang, proses yang melalui berbagai prosedur serta menanti schedule untuk disunting naskahnya oleh penerbit, belum lagi membuat MOU kedua belah pihak antara penulis dan penerbit, konsultasi yang intens dan dua arah dengan penyunting naskah, dan lain sebagainya.

Apabila ingin segera mewujudkan impian itu, ada alternatif lain yaitu, menerbitkan buku melalui self publishing, dengan kecanggihan teknologi, sekarang kita tak perlu bertatap mata dengan tim penerbitan self publishing, hanya dengan komunikasi via email, dalam beberapa waktu kita bisa raih apa yang kita impikan.

Jangan merasa tidak berkualitas saat menerbitkan buku melalui self publishing, biarpun begitu, kita tetap menjaga kualitas isi tulisan serta materi yang terdapat pada buku itu, meski menerbitkan buku melalui self publishing, kita tetap harus berusaha bagaimana caranya agar buku yang kita buat itu tak kalah kualitasnya dengan yang diterbitkan oleh penerbit besar atau ternama.

Bagaimana agar kualitas bisa sama atau bahkan lebih unggul dari buku yang diterbitkan oleh penerbit? tentu saja dengan mengoptimalkan segala kemampuan yang kita miliki dengan cara :

1. Mengoptimalkan segala kemampuan kita agar buku yanmg kita terbitkan tersebut mempunyai isi yang banyak dicari dan tentu saja berguna untuk orang banyak.

2. Periksa naskah yang kita buat , dari segi tata bahasa, gaya penulisan, ejaan yang benar, penempatan tanda baca, penggunaan kata gabungan serta kata ulang yang tepat.

3. Selaraskan cover buku dengan isi, agar cover dapat mewakili isi buku.

Dengan memerhatikan 3 hal pokok diatas, bukan hal mustahil, buku dari self publishing pun akan berkualitas, malah dengan self publishing akan semakin menambah nilai bagi penulis, karena penulis mengerjakan semua prosesnya sendiri, mungkin yang tidak ia kerjakan hanya proses cetaknya.

Disaat ia harus mengerjakan semua itu, penulis dengan otomatis harus paham bagaimana menulis dengan tata bahasa yang benar, kalaupun ada beberapa gaya penulisan alay, tetapi bisa diselaraskan dengan gaya nulis si penulis itu, sehingga naskah itu bisa dipahami pembaca, intinya penulis yang baku atau alay harus bisa menyiptakan naskah yang akan diolah menjadi buku itu betul betul enak dibaca.

Jika penulis masih kurang pemahaman dalam mewujudkan karya yang baik dan berkualitas, bisa tanya referensi teman yang sebelumnya sudah menerbitkan buku self publishing, atau cari info dari internet dan tanya mbah Google, saat ini Blogger yang sudah menerbitkan buku secara self publishing adalah Bang MT.

Jadi, penulis yang menerbitkan buku secara self publishing harus bisa menyunting naskahnya sendiri, menjadi editor sendiri, merancang desain cover yang cocok dengan isi naskahnya, mau mengurus no ISBN, memasarkan dan mempromosikan bukunya sendiri, negosiasi dengan pihak yang kompeten untuk memaksimalkan nilai buku yang kita buat, sampai memperluas distribusi buku tersebut.

Dengan begitu, penulis akan mendapatkan banyak hal, banyak ilmu baru dan tentunya banyak relasi dari upaya menerbitkan buku secara self publishing, karena apa yang telah dilakukan penulis menimbulkan :

1. Penulis bisa menjadi editor

2. Penulis bisa desain cover

3. Penulis tak kerja dua kali karena harus beberapa kali konsultasi dengan editor lain, karena naskahnya sendiri ia sunting sendiri.

4. Penulis banyak berhubungan dengan pihak konsumen, distributor dan pihak legalisasi buku, jadi melalui proses ini penulis tahu betul seluk beluk pendistribusian buku serta pengurusan ISBN yang sebenarnya tak memakan biaya banyak juga tak sesusah yang kita bayangkan sebelumnya.

5. Penulis bisa terlatih menjadi marketing karena promosikan bukunya sendiri melalui mulut ke mulut atau media.

Sudah tentu, walau menerbitkan buku secara self publishing, tidak serta merta kita seenaknya asal terbit, mentang mentang tidak ada yang mengedit, menyunting naskah kita, jadi semaunya asal menjadi buku, karena kualitas yang kita ciptakan, akan berdampak terhadap respon pembaca , untuk membuat karya selanjutnya dalam jangka panjang.

Mari berkreasi dan berkarya, serta raih impian segera, seperti kata pepatah, Jika ada kemauan pasti ada jalan, jangan terlalu lama menunggu, karena waktu tak bisa menunggu.

Uncategorized

Malam Yang Indah di Jakarta Fair

Masih ingat dua belas tahun yang lalu saat saya bertugas ke Malaysia untuk dua tahun lamanya diIndustri Plastik forming untuk kemasan kemasan makanan dan barang elektronik, saat itudi Jakarta sedang ada perhelatan Pekan Raya Jakarta (PRJ) yang sekarang lebih trend dengan Jakarta Fair (JF), saat itu bos saya heboh ingin ikut serta buka stand di Jakarta Fair, karena tahun lalu sempat meraup sukses, jualannya laku dan orderan lancar, rupanya orang Indonesia dan pengusaha Indonesia banyak yang tertarik menggunakan kemasan plastik yang dibuat oleh perusahaan tempat saya bekerja ini, selain kualitas baik juga memang di Indonesia belum banyak Industri semacam itu.

Akhirnya, bos saya itu selain setiap tahun ikut partisipasi dalam even itu, juga bicara dari mulut ke mulut kepada customer dan rekan supplier di Malaysia, saya saat itu belum banyak tahu tentang PRJ ini, karena banyak yang tanya, maka saya cari tahu lewat browsing dan mereka pun mengangguk angguk mendengar penjelasan saya yang apa adanya, akhirnya ikut juga partisipasi di tahun depannya.

Gimana perasaan saya saat itu? sudah pasti bangga dong, akhirnya Indonesia jadi bahan perbincangan positif antar pengusaha Malaysia melalui ajang Jakarta Fair saat itu, dan promosi saya yang apa adanya dan modal nekad hanya dari browsing dan cerita teman teman di tanah air, mampu hipnotis mereka untuk partisipasi saat itu.

Dengan adanya event Jakarta Fair yang tak pernah putus setiap tahunnya yang biasanya diadakan selama satu bulan dari pertengahan Juni sampai Juli ini, begitu menumbuhkan roda perekonomian bangsa dari kalangan besar sampai kecil.

Yang terutama, arena Jakarta Fair ini sangat memberi wadah bagi siapapun untuk memasarkan produk produknya, terutama produk dalam negeri, walau ada produk luar itu hanya beberapa saja, pengusaha dari belahan manapun punya kesempatan untuk mempromosikan lebih luas hasil usahanya, bahkan ajang ini bisa untuk mereka mendapat rekanan jangka panjang dengan konsumen yang datang.

Saya sendiri sejak 10 tahun terakhir tinggal di Jakarta, baru kesampaian Minggu Tgl 12 Juni kemarin ke Jakarta Fair yang terletak di JIEXPO Kemayoran, bersama teman teman Blogger sepulang dari training on sharing Blog di rumah salah satu teman Blogger juga.

Menyesal saya, kenapa tak dari dulu kesana, saya dan teman teman langsung berpencar, jepret sana sini, jajan kerak telor makanan khas Betawi, lihat lihat stand yang menjual produk bermutu dan harga yang kompetitif, walau tak belanja cukuplah buat referensi jika suatu waktu berkunjung lagi sudah ditandai itu stand produk yang di incar.

Karena kesana sore, jadi suasana Jakarta Fair malam hari yang meriah , lampu berkerlap kerlip dimana mana.

12062011014

Suasana Meriah dimalam hari Jakarta Fair

prj4

Panggung utama, yang sering menampilkan pertunjukan musik dari artis artis ibu kota

prj3

Gemerlap di Jakarta Fair 2011

12062011020

Bapak penjual Kerak Telor yang berjualan sejak Tahun 60an, jika tak sedang ada event Jakarta Fair biasanya si bapak ini berjualan di sekitar Monas, dengan semangat si Bapak menyebutkan bahan utama bikin kerak telor itu, terdiri dari beras ketan, Telur bebek, serundeng yang ditumbuk bersama cabe, garam dan penyedap rasa, begini nih bahannya :

12062011019

Ini Bahan untuk membuat Kerak Telor

12062011023

Jadinya seperti ini , Yummy………………..

Jakarta Fair, bukan sekedar tempat untuk belanja, namun banyak pembelajaran disana, dari mulai rasa Nasionalisme yang terasa, sangat membanggakan tentunya karena ciri Indonesianya begitu kental, hiburan yang selalu ada, pengetahuan tentang dunia pameran , dan kemeriahan yang ramah, hajatan akbar yang selalu menjadi buah perbincangan ini semoga sukses terus, dan bagi yang belum pernah kesana, siapa tahu Tahun depan masih bisa ya, terutama yang diluar Jakarta.

Uncategorized

Ketulusan yang tampak dihari itu…………

Sore sepulang kerja, seperti biasa saya menjemput Sekar yang mengaji di TPA yang tak jauh dari rumah, sambil menunggu bubar ngaji, saya duduk di bangku depan mesjid yang menghadap langsung ke jalanan, tampak melintas tiga wanita cukup dewasa dengan dandanan a la sanggul dan pakaian tradisional Jawa Tengah/Timur, lengkap dengan make up nya yang menor.

Sambil berjalan, mereka melenggak lenggokan tubuhnya dan dari raut mukanya sangat ceria sambil ngobrol dengan teman temannya, berhenti tepat didepan rumah samping mesjid, mereka bergoyang sambil diiringi musik dari tape recorder yang diselendangkan dibahu salah satu temannya, lagu campursari mengalun, mereka menari dengan percaya diri dan memberi salam ramah pada tuan rumah, tak berapa lama tuan rumah memberi satu lembar ribuan, mereka terima dengan sukacita dan berlalu, berhenti lagi disalah satu rumah masih dekat situ, namun langsung diusir, mereka pun berlalu.

Tak lama lewat dua orang yang nampaknya suami istri yang masih muda, suaminya membawa roda berisi botol, plastik dan koran bekas, si istri berjalan disampingnya dengan muka berseri, tanpa ada rasa beban atau malu, terpancar kebahagiaan di raut mukanya, seolah sedang melakukan sesuatu hal paling menyenangkan, sesekali mereka terlihat berbincang sambil melempar senyum, tak mereka sangka, di tengah jalan ada polisi tidur yang menghentak roda berisi barang bekas itu, spontan sebagian isi roda itu tumpah ke jalan, mereka langsung memungut bersama barang barang yang tercecer dijalanan itu tanpa ngedumel atau saling menyalahkan dan mereka melanjutkan perjalanannya lagi.

Melihat dua pemandangan yang melintas pada saat itu, saya begitu terenyuh dan tersentuh, karena mereka yang bekerja harus bercucuran banyak keringat, bersahabat dengan debu, siap menghadapi hujan, badai dan terik matahari, bahkan menghadapi bisikan dan lirikan orang orang yang berpapasan dengan mereka, sungguh pekerjaan yang sangat menguras energi juga mental, namun mereka tetap ceria dan tulus menjalaninya, dari mana saya tau bahwa mereka tulus dan ceria? saya lihat dari raut wajah dan cara mereka bersikap.

Mungkin pekerjaan itu bukan yang mereka inginkan namun kesempatan yang tak mereka punya untuk mendapat pekerjaan layak, sehingga pekerjaan itulah sebagai alternatif, semoga mereka selalu dilindungi Allah SWT dan mendapat rezeki yang banyak untuk memenuhi hidupnya.

Saya jadi merasa semakin bersyukur bahwa saya masih diberi kesempatan untuk bekerja yang lebih baik dan saya merasa tergugah untuk mengurangi dan menghilangkan sifat kurang bersyukur yang sering berwujud dalam keluhan keluhan.

Lihat saja , betapa mereka ini tulus dan ceria :

pengamen

Pengamen yang tulus, ceria dan kuat mental.

Pemulung suami istri yang kompak dan ceria

Pemulung yang ceria dan kompak

Sungguh dua pemandangan yang melintas didepan mata saya saat itu seolah satu adegan di layar screen lebar yang dikasih dari Sang Pencipta untuk mengingatkan saya untuk bisa lebih memaknai kata Syukur itu.

Uncategorized

Sukses Bersama Indosat Mobile

img_0760

Membahagiakan tentunya, ketika provider yang kita gunakan menambah inovasi fitur dan meningkatkan layanan yang semakin memudahkan dalam segala aktivitas dimanapun, bahkan dapat mendukung sukses dalam pekerjaan karena komunikasi lancar tanpa hambatan.

Seperti Indosat, yang sejak awal saya memakainya dari tahun 2006 sampai sekarang, selalu mendapatkan berbagai benefit layanan yang mendukung aktivitas saya yang bekerja di kantor dan harus berhubungan dengan banyak orang juga keluarga, layanan Indosat, pilihan yang mudah dan murah karena banyak program paket ngobrol, sms gratis dan berbagai bonus yang sangat bejibum setiap saat.

poster-40cmx60cm-lores

Sekarang Indosat meluncurkan inovasi baru, yaitu Indosat mobile, yang memungkinkan kita bisa mudah terhubung dimanapun berada dengan orang orang yang berkepentingan dengan kita, dan untuk urusan pekerjaan, dengan Indosat mobile, seolah olah kita punya sekretaris pribadi, selain itu jika kita melakukan bisnis kecil kecilan atau besar, bisa dapatkan no Indosat sesuai keinginan kita, agar nomor nya mudah di ingat oleh customer maupun rekanan kerja kita.

Jadi bisa pilih nomor sendiri yang kita inginkan. No Indosat yang kita ingini dapat diajukan, nomornya sesuka kita, biasanya kita akan membuat nomor cantik supaya mudah diingat.

Buat semua kalangan baik pekerja, pebisnis, pelajar, mahasiswa dan umum yang punya seabrek aktivitas, ada baiknya menggunakan layanan paket Indosat mobile, karena selain sinyal kuat, pengalaman saya saat ada di basement parkiran di sebuah perkantoran dan mall, saya masih bisa terima telepon dan sms juga bisa telepon keluar juga sms keluar, jadi tak ada hambatan yang selalu menghadang urusan kita dimanapun, juga tarif murah ke operator lain, ini pengalaman saya, jika pakai provider lain jumlah pulsa yang hanya Rp.800,- tidak bisa untuk miscall atau say hi ke operator lain, tapi tidak dengan Indosat, walau pulsa tinggal titik penghabisan masih bisa buat miscall.

Untuk mendapatkan paket Indosat mobile sangat mudah , hanya tekan *888# untuk registrasi Prabayar, dan untuk Pasca bayar bisa dilakukan di Galeri Indosat.

Kemudahan itu akan kita dapatkan karena aktivitas untuk sms banking, data, sms, telepon dan melakukan berbagai registrasi online akan sangat dipermudah dalam satu paket yang benar benar meringankan, bisa hemat pulsa kan jadinya? sisa anggaran bulanan pulsa yang biasanya bisa saya tabung buat keperluan lain yang tak terduga.