Uncategorized

Batik Indonesia dimata dunia

Kekayaan budaya bangsa yang bersahaja, karena setahuku batik sangat berwibawa dan setiap orang minimal punya satu buah batik untuk acara acara resmi seperti ke undangan atau acara santai.

Sampai sampai suka ada image bahwa jika memakai batik pada saat acara formal atau semi formal akan kelihatan lebih ber etika dan bersahaja.

Seiring berkembangnya dunia fashion dan industri pakaian modern seperti Jas, Tuxedo, Hem dan kemeja millenium, Batik sempat tergeser keberadaannya, sempat beredar rumor bahwa Batik itu kuno, kalau pakai Batik diidentikkan dengan emak emak dan babeh babeh yang berumur, kadang motif batik selalu di image kan buat motif daster emak emak.

Para petinggi dunia pada konferensi APEC 1994 di Istana Bogor

Tapi heiiii…….lihatlah aku sempat salut sama perancang busana Iwan Tirta pada tahun 1994 saat Konferensi APEC di Istana Bogor, dia memerlukan waktu cukup lama untuk mendesign Batik sejumlah petinggi dunia mulai dari Bill Clinton, Nelson Mandela, Goh Cok Tong , Sultan Hassanal Bolkiah, Mahattir Mohammad dan ke 13 Negara lainnya.

Batik masing masing pemimpin di design sesuai ciri khas negara masing masing gambarnya, mencerminkan semboyan dan motto masing masing negara namun tak meninggalkan kesan aslinya Indonesia dan dibuatnya Batik tulis, keuletan Iwan Tirta patut diacungi jempol, dan seluruh anggota APEC itu kagum dan bangga mengenakannya.

Nelson Mandela pejuang rakyat Afrika berbangga ria dengan batik kita

Rudi Borgenheimer president PT Mercedes Benz Indonesia pun suka Batik kita

Waktu bergulir, setelah diklaim negara tetangga baru kita seperti kebakaran jenggot wira wiri protes bahwa batik adalah milik kita dan kekayaan budaya bangsa Indonesia anehnya sendirinya yang empunya malah ogah ogahan pakai Batik dan melirik sebelah mata, nah…nah….lho????

Saat UNESCO lembaga internasional bergengsi mengukuhkan bahwa Batik adalah warisan budaya negara Indonesia, barulah kita berbangga ria pakai batik, entah karena ikut ikutan, euforia atau memang menyadari bahwa sepatutnya kita mengakui dan berbangga hati terhadap Batik yang sudah mengangkat martabat bangsa Indonesia dimata dunia.

Mudah mudahan kita berbangga memang karena pengakuan dari hati dan berniat tulus untuk melestarikan dengan cara :

1. Memakainya dan mengenalkan kepada siapa saja dalam situasi yang tepat

2. Berkreasi dan padu padan dengan tampilan yang modern

3. Mendukung lembaga atau sekolah yang menyelenggarakan kegiatan membatik agar tidak tergeser dengan menjamurnya print batik, karena nilai seni batik tulis sangat ciri khas Indonesia.

4. Taat anjuran, jika ditempat kerja pada saat tidak pakai seragam, mending pakai Batik yah.

5. Perkenalkan dan banggakan Batik pada anak atau adik atau ponakan kita.

Semoga dukungan untuk melestarikan Batik tulis dapat muncul idea idea dari 200 juta lebih penduduk Indonesia, dan sponsorship juga bisa membantu tulus untuk terselenggaranya pelestarian Batik Tulis itu, tidak hanya itu kita sebagai rakyat Bangsa Indonesia bertanggung jawab bersama untuk menjaga dan melestarikannya dalam berbagai aspek, baik produksi, kreasi dan konsumsi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s